Tahun Ular Kayu, Sucor Group dan Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan Investasi di Pasar Modal

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 28 Januari 2025 | 09:37 WIB
Tahun Ular Kayu, Sucor Group dan Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan Investasi di Pasar Modal
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Suara.com - Memasuki tahun ular kayu, menjadi momen refleksi untuk merencanakan langkah finansial yang cerdas. Elemen kayu dikenal sebagai simbol pertumbuhan dan inovasi, yang mendorong untuk melihat peluang di sektor-sektor yang sedang berkembang. 

Melihat hal ini Sucor Sekuritas, Sucor Asset Management, dan Bank Mandiri mengumumkan inisiatif sinergi strategis yang bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi investor dan meningkatkan inklusi keuangan di Tanah Air. 

SEVP International Banking & Financial Institution Banking Bank Mandiri Abu Santosa Sudradjat mengatakan sebagai bentuk komitmen Bank Mandiri dalam mendukung pengembangan pasar modal Indonesia, melalui Kerjasama serta pengembangan fitur Rekening Dana Nasabah (RDN) berbasis API, Bank Mandiri tidak hanya memberikan kemudahan bagi investor tetapi juga memberikan akses ke berbagai peluang investasi

"Dengan adanya API RDN ini, proses pembukaan RDN dapat menjadi lebih efisien" kata Abu dalam keterangannya dikutip Selasa (28/1/2025).

Dalam kolaborasi yang inovatif ini, Sucor Sekuritas akan meluncurkan fitur Rekening Dana Nasabah (RDN) berbasis API bersama Bank Mandiri. Selain itu Sucor Sekuritas juga mengumumkan peluncuran fitur terbaru, E-IPO yang kini tersedia dalam aplikasi SPOT, Dengan fitur E-IPO di aplikasi SPOT, investor dapat menikmati berbagai kemudahan, khususnya untuk berpartisipasi dalam penawaran saham perdana (Initial Public Offering). 

Fitur inovatif ini dirancang untuk menyederhanakan dan mengoptimalkan transaksi di pasar modal, memberikan kenyamanan dan efisiensi yang lebih besar bagi investor dalam mengelola portofolio mereka.

Selain itu, penunjukan Bank Mandiri sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) untuk produk-produk unggulan Sucor Asset Management menegaskan komitmen Bank Mandiri dalam memperluas jangkauan solusi investasi bagi masyarakat Indonesia.

"Sinergi ini memungkinkan kami untuk menghadirkan produk-produk reksa-dana yang berkualitas kepada para nasabah, mendukung pengelolaan portofolio yang optimal, dan memperkuat daya tahan serta daya saing pasar keuangan Indonesia," tambah Abu.

Sinergi antara Sucor Sekuritas, Sucor Asset Management, dan Bank Mandiri sejalan dengan visi yang lebih luas untuk menciptakan ekosistem keuangan yang kokoh dan inklusif. Dengan menggabungkan keahlian dan sumber daya mereka, ketiga institusi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan investor yang terus berkembang dan berkontribusi pada pertumbuhan jangka panjang pasar modal Indonesia.

“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia. Peluncuran fitur Rekening Dana Nasabah (RDN) bersama Bank Mandiri dan fitur E-IPO dalam aplikasi SPOT menghadirkan kemudahan dan efisiensi bagi investor, sekaligus mendukung inklusi keuangan. Kami percaya kerja sama ini akan memberikan dampak positif yang signifikan dalam mendukung pertumbuhan sektor keuangan dan memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di kancah global.” Ungkap Bernadus Wijaya selaku CEO Sucor Sekuritas. 

Selain itu menurut Jemmy Paul Wawointana selaku Presiden Direktur PT Sucorinvest Asset Management mengatakan dirinya percaya bahwa sinergi ini akan memberikan dampak positif bagi investor di Indonesia dengan memperluas akses terhadap produk investasi berkualitas dan layanan yang lebih efisien. 

"Kemitraan dengan Bank Mandiri sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) bukan hanya memperluas jangkauan produk kami, tetapi juga menjadi bagian dari sinergi strategis yang lebih luas antara Sucor Group dan Bank Mandiri," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BI Lirik Penggunaan AI untuk Tarik Investor Global

Bos BI Lirik Penggunaan AI untuk Tarik Investor Global

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2025 | 08:35 WIB

Polemik iPhone 16, Kemenperin Akhirnya Sanksi Apple Buntut Tak Kunjung Bangun Pabrik di Indonesia

Polemik iPhone 16, Kemenperin Akhirnya Sanksi Apple Buntut Tak Kunjung Bangun Pabrik di Indonesia

Tekno | Senin, 27 Januari 2025 | 20:30 WIB

Kemenperin Bongkar Nilai Investasi Pabrik Apple ke Indonesia, Ternyata Cuma Rp 3,2 Triliun

Kemenperin Bongkar Nilai Investasi Pabrik Apple ke Indonesia, Ternyata Cuma Rp 3,2 Triliun

Tekno | Senin, 27 Januari 2025 | 20:14 WIB

Terkini

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:28 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:18 WIB