Harga BBCA Anjlok, Cek Penyebab dan Analisis Sahamnya Hari Ini

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 30 Januari 2025 | 11:08 WIB
Harga BBCA Anjlok, Cek Penyebab dan Analisis Sahamnya Hari Ini
Gedung Bank Central Asia (BCA) di Jakarta, Rabu (28/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pada pembukaan pasar, Kamis (30/1/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan, dengan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi salah satu kontributor utama dalam pelemahan ini. Saham BBCA tercatat turun sebesar 2,60% pada awal pembukaan sesi I dan menguat 1 persen pada pukul 11.00 WIB.

Analisis Penyebab Koreksi Saham BBCA

Penurunan harga saham BBCA dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

1. Aksi Jual Investor Asing : Dalam sepekan terakhir, saham BBCA mengalami net sell oleh investor asing sebesar Rp2,25 triliun setelah rilis laporan keuangan.

2. Tekanan pada IHSG : Secara keseluruhan, IHSG mengalami tekanan jual yang signifikan, yang turut mempengaruhi pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBCA.

Rekomendasi untuk Investor

Meskipun terjadi koreksi, beberapa analis tetap memberikan rekomendasi positif terhadap saham BBCA:

- Ciptadana Sekuritas mempertahankan rekomendasi "beli" dengan target harga Rp11.600 per saham, mengingat proyeksi kinerja keuangan yang solid dan potensi dividen yang menarik. 

- Analis RHB Research, David Chong , juga memberikan rekomendasi "beli" dengan target harga Rp11.100 per saham. 

Baca Juga: Naik Terus-terusan, BEI Stop Sementara Perdagangan Saham LINK

Selain itu, strategi "buy on weakness" disarankan dengan area beli di sekitar Rp9.200, dan cut loss jika harga turun di bawah Rp9.000. Jika level Rp9.000 bertahan, ada potensi kenaikan menuju Rp9.400–Rp9.500 dalam jangka pendek. 

Penurunan saham BBCA pada 30 Januari 2025 dipengaruhi oleh aksi jual investor asing dan tekanan umum pada IHSG. Namun, dengan fundamental perusahaan yang kuat dan prospek kinerja yang positif, saham BBCA tetap menarik untuk dipertimbangkan. Investor disarankan untuk memantau level support kunci dan mempertimbangkan strategi "buy on weakness" sesuai dengan profil risiko masing-masing.

Desclaimer: Artikel ini semata-mata hanya menyajikan data dan perkiraan pasar. Segala keputusan dan risikonya ada di tangan Anda sepenuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI