Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Syarat Free Float Naik, Saham CBDK Dilepas Rp157,5 Miliar

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:12 WIB
Syarat Free Float Naik, Saham CBDK Dilepas Rp157,5 Miliar
Ilustrasi (Foto Istimewa).
baca 10 detik
  • BEI akan menaikkan batas minimal saham publik (free float) dari 7,5% menjadi 15% efektif mulai Maret 2026 untuk meningkatkan likuiditas.
  • PT Tunas Mekar Jaya telah mendivestasi saham CBDK senilai Rp157,5 miliar melalui transaksi pada Februari 2026.
  • Divestasi ini mengurangi porsi saham PT Tunas Mekar Jaya di CBDK dari 1,37% menjadi 0,93% pasca aksi jual.

Suara.com - Rencana Bursa Efek Indonesia (BEI) memperketat aturan main bagi para emiten diprediksi bakal berdampak besar.

Mulai Maret 2026, otoritas bursa bakal mengerek batas minimal saham publik atau free float dari semula 7,5 persen menjadi 15 persen.

Kebijakan strategis ini bertujuan untuk mendorong kualitas perdagangan saham agar lebih likuid serta membawa bursa domestik mendekati standar internasional.

Langkah ini diharapkan mampu menarik minat investor global yang sangat mempertimbangkan kemudahan keluar-masuk (liquidity) dalam sebuah instrumen saham.

Salah satu emiten yang tengah menjadi sorotan dalam penyesuaian aturan ini adalah PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK). Hingga Januari 2026, komposisi kepemilikan saham publik di emiten ini tercatat masih berada di angka 12 persen.

Artinya, CBDK masih memerlukan tambahan porsi saham yang beredar di masyarakat agar tidak melanggar ketentuan baru yang akan berlaku efektif bulan depan. Situasi ini pun tampaknya mulai diantisipasi melalui pergerakan kepemilikan di level pemegang saham.

Divestasi PT Tunas Mekar Jaya Senilai Rp157,5 Miliar

Di tengah rencana penyesuaian free float tersebut, PT Tunas Mekar Jaya dilaporkan telah melepas sebagian porsi kepemilikannya di saham CBDK.

Berdasarkan laporan resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 20 Februari 2026, aksi divestasi ini dilakukan untuk merealisasikan nilai investasi.

baca juga

Berikut adalah detail transaksi penjualan saham tersebut:

  • Tahap Pertama (12 Februari 2026): Penjualan sebanyak 17,5 juta lembar saham.
  • Tahap Kedua (18 Februari 2026): Penjualan sebanyak 7,5 juta lembar saham.
  • Harga Penjualan: Seluruh saham dilepas pada harga rata-rata Rp6.300 per lembar.
  • Total Nilai Transaksi: Diperkirakan mencapai Rp157,5 miliar.

Pasca transaksi tersebut, hak suara PT Tunas Mekar Jaya di CBDK menyusut dari semula 1,37 persen (77,5 juta saham) menjadi hanya 0,93 persen (52,5 juta saham).

Laporan tersebut juga menegaskan bahwa PT Tunas Mekar Jaya bukanlah pemegang saham pengendali di emiten tersebut.

Dengan standar free float yang lebih tinggi, emiten diharapkan memiliki tingkat likuiditas yang jauh lebih sehat. Hal ini tidak hanya menguntungkan dari sisi volume perdagangan harian, tetapi juga meningkatkan kepercayaan investor institusi baik lokal maupun asing untuk masuk ke saham-saham dengan fundamental yang kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?

OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:48 WIB

267 Emiten Belum Penuhi Ketentuan Free Float 15 Persen, Siapa Saja?

267 Emiten Belum Penuhi Ketentuan Free Float 15 Persen, Siapa Saja?

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 08:51 WIB

BEI Gembok Saham WIKA, Ini Alasannya

BEI Gembok Saham WIKA, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 07:23 WIB

IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Ini Jadwal Resmi Bursa dan Analisisnya

IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Ini Jadwal Resmi Bursa dan Analisisnya

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 07:30 WIB

BEI Rombak Total Aturan Main Usai Tabir Gelap Saham RI Dibongkar MSCI

BEI Rombak Total Aturan Main Usai Tabir Gelap Saham RI Dibongkar MSCI

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:46 WIB

Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?

Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 16:58 WIB

Terkini

Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan

Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:30 WIB

BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ

BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:19 WIB

Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam

Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:53 WIB

Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!

Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:42 WIB

BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan

BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:39 WIB

Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT

Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:23 WIB

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:20 WIB

Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura

Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:18 WIB

PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia

PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:18 WIB

Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?

Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:24 WIB

×