Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

Saham BREN Lagi Murah, Sempat Sentuh Level Terendah

M Nurhadi

Senin, 10 Februari 2025 | 10:54 WIB
Saham BREN Lagi Murah, Sempat Sentuh Level Terendah
Barito Renewables Energy (BREN)

Suara.com - Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) kembali mengalami tekanan pada sesi I perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin, 10 Februari 2025. Saham BREN sempat menyentuh level Rp 6.050, yang merupakan titik terendah dalam tiga bulan terakhir. Hal ini menjadikan harga saham BREN lebih murah dibandingkan dengan rata-rata harga biasanya.

Pada pukul 09.17 WIB, saham BREN tercatat berada di posisi Rp 6.300, atau mengalami penurunan sebesar 10,32%. Volume perdagangan saham BREN pun cukup tinggi, dengan 56 juta saham ditransaksikan dalam 15.400 kali frekuensi perdagangan, dan total nilai transaksi mencapai Rp 366 miliar.

Namun, seiring berjalannya waktu, saham BREN semakin melemah. Pada pukul 10.15 WIB, saham BREN bahkan sempat mengalami longsor hingga menembus level Rp 6.000, yakni ke posisi Rp 5.850.

Penurunan harga saham BREN ini sebenarnya bukanlah hal yang baru. Sebelumnya, pada perdagangan tanggal 5-7 Februari 2025, saham BREN selalu ditutup di zona merah.

Penurunan terparah terjadi pada Jumat, 7 Februari 2025, di mana saham BREN anjlok hingga 19,94%. Kondisi ini sangat kontras dengan performa saham BREN pada awal tahun ini, di mana pada 8 Januari 2025, saham BREN pernah menyentuh level tertingginya sepanjang tahun, yakni Rp 10.650.

Selain tekanan di pasar saham, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) juga menghadapi tantangan lain. Perseroan baru-baru ini mengeluarkan pernyataan resmi terkait dikecualikannya saham BREN dari indeks acuan investasi global, MSCI. Menurut manajemen BREN, pengecualian tersebut terjadi di luar kendali perseroan. Meskipun demikian, keputusan ini dinilai turut memengaruhi sentimen negatif investor terhadap saham BREN.

Analis pasar menilai, penurunan harga saham BREN dalam beberapa pekan terakhir dipicu oleh berbagai faktor, termasuk sentimen negatif dari pasar global, ketidakpastian ekonomi, serta keputusan MSCI yang mengecualikan BREN dari indeks acuannya.

Meskipun BREN telah menunjukkan performa yang kuat di awal tahun, tekanan yang berkelanjutan ini membuat investor semakin berhati-hati.

Ke depan, investor akan memantau langkah-langkah strategis yang akan diambil oleh manajemen BREN untuk mengembalikan kepercayaan pasar dan memperbaiki performa sahamnya.

baca juga

Sementara itu, pasar saham domestik diharapkan dapat pulih dari tekanan yang terjadi, meskipun tantangan global masih menjadi faktor risiko yang perlu diwaspadai.

Dengan kondisi saat ini, BREN perlu membuktikan ketahanannya dalam menghadapi volatilitas pasar, sambil terus berupaya meningkatkan kinerja operasional dan keuangannya untuk menarik kembali minat investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham Bank-bank Jumbo Hingga Himbara Kebakaran, Bos BTN Duga Ini Penyebabnya

Saham Bank-bank Jumbo Hingga Himbara Kebakaran, Bos BTN Duga Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 10 Februari 2025 | 09:41 WIB

Pandu Sjahrir Digadang-gadang Jadi Bos Danantara, Saham TOBA Langsung Meroket

Pandu Sjahrir Digadang-gadang Jadi Bos Danantara, Saham TOBA Langsung Meroket

Bisnis | Kamis, 06 Februari 2025 | 17:16 WIB

Daftar Saham Aguan yang Terdampak Kasus Pagar Laut, Apa Saja?

Daftar Saham Aguan yang Terdampak Kasus Pagar Laut, Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2025 | 19:43 WIB

Ojol Muhammadiyah Mulai Eksis! Grab-Gojek Buru-buru Merger

Ojol Muhammadiyah Mulai Eksis! Grab-Gojek Buru-buru Merger

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2025 | 17:55 WIB

Pemegang Saham Setuju! Grab dan Gojek Mau Merger Tahun Ini

Pemegang Saham Setuju! Grab dan Gojek Mau Merger Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2025 | 14:42 WIB

Terkikis Pagar Laut! Saham PIK 2 (PANI) Milik Aguan Anjlok 45 Persen

Terkikis Pagar Laut! Saham PIK 2 (PANI) Milik Aguan Anjlok 45 Persen

Bisnis | Senin, 03 Februari 2025 | 11:31 WIB

Terkini

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

×