Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

Ini Cara Nawakara Tingkatkan Keamanan di Tempat Kerja

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 11 Februari 2025 | 16:18 WIB
Ini Cara Nawakara Tingkatkan Keamanan di Tempat Kerja
Pembangunan budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Suara.com - Setiap tahun pada tanggal 12 Januari - 12 Februari diperingati sebagai Bulan K3 Nasional. Bulan K3 Nasional menjadi momen penting bagi perusahaan untuk meningkatkan kesadaran akan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Tujuannya jelas yakni menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, nyaman, mencegah kecelakaan kerja, mencegah penyakit akibat kerja, serta mengurangi potensi kerugian operasional.

Dengan menerapkan prinsip kepatuhan terhadap Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) kita dapat mewujudkan Zero Fatality & Zero Accident, perusahaan tidak hanya melindungi karyawannya, tetapi juga menjaga kelangsungan bisnis agar tetap produktif dan efisien.

Penerapan K3 bukan sekadar mengikuti regulasi atau memasang peringatan keselamatan di area kerja. Tantangan terbesar terletak pada bagaimana memastikan pengawasan dan kepatuhan K3 berjalan secara efektif dan konsisten. Tanpa sistem pemantauan yang ketat dan strategi pengamanan yang solid, potensi risiko tetap ada. 

Di bulan K3 ini, Nawakara pun melakukan berbagai upaya dan kegiatan terkait untuk meningkatkan kesadaran K3 di setiap project yang dijalankan.

Head of Risk & QHSE Nawakara Nurhadi Budi Kurniawan menjelaskan bahwa untuk mencapai Zero Fatality & Zero Accident Top Manajemen Nawakara berkomitmen untuk selalu memenuhi persyaratan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang ditetapkan di seluruh lokasi kerja baik yang terdapat dalam kontrak kerja maupun tidak dan berusaha melampauinya.

“Sesuai dengan Visi dan Misi Nawakara, dan selaras dengan tema bulan K3 tahun 2025 Nawakara melaksanakan Quiz K3, Health Talk, Pemasangan Banner, HSE News dan berkontribusi dalam acara Bulan K3 di setiap lokasi kerja sebagai media untuk meningkatkan kesadaran karyawan terkait K3. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan setiap Karyawan Nawakara dapat memahami pentingnya K3 dalam kegiatan kerja (on the job safety) atau kegiatan di luar jam kerja (off the job safety),” jelas Nurhadi ditulis Selasa (11/2/2025).

Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bukanlah sekadar formalitas. Banyak perusahaan menghadapi tantangan dalam menjaga kepatuhan terhadap standar Health, Safety, and Environment (HSE), terutama ketika tidak ada sistem yang benar-benar terpadu untuk mendukung pengawasannya.

Tanpa langkah yang tepat, risiko kecelakaan kerja dan kerugian operasional bisa meningkat, berdampak pada keselamatan karyawan serta produktivitas bisnis.

Salah satu tantangan terbesar adalah kurangnya pemantauan real-time terhadap aktivitas kerja. Dalam banyak kasus, kecelakaan terjadi bukan karena pekerja lalai, tetapi karena tidak ada sistem yang mampu mendeteksi potensi bahaya lebih awal. 

Selain itu, keterbatasan tenaga pengawas K3 yang berpengalaman juga menjadi kendala. Tidak semua perusahaan memiliki tim khusus yang bisa secara aktif memastikan setiap prosedur keselamatan dijalankan dengan benar.

Tantangan lainnya adalah kurangnya integrasi antara tenaga pengamanan dan teknologi pemantauan. Banyak perusahaan masih mengandalkan metode manual dalam mengawasi kepatuhan K3, padahal teknologi seperti video surveillance, sensor deteksi bahaya, dan sistem keamanan berbasis AI dapat membantu mengidentifikasi pelanggaran K3 secara lebih efektif.

Tanpa sistem keamanan yang terpadu, insiden yang seharusnya bisa dicegah justru berujung pada kecelakaan yang merugikan perusahaan maupun karyawan. Mengatasi tantangan ini membutuhkan pendekatan yang lebih modern dan komprehensif.

Solusi keamanan terpadu yang menggabungkan tenaga profesional dan teknologi canggih menjadi kunci untuk memastikan implementasi K3 yang optimal.

Bayangkan jika kecelakaan kerja bisa dicegah sebelum terjadi dengan sistem yang memantau aktivitas secara real-time, mendeteksi potensi bahaya, dan mengambil tindakan pencegahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jamin Keselamatan Pekerja, PP Presisi Catatkan Nol Kecelakaan Kerja

Jamin Keselamatan Pekerja, PP Presisi Catatkan Nol Kecelakaan Kerja

Bisnis | Minggu, 02 Februari 2025 | 13:29 WIB

WNI Muhammad Rizharul Fakih Meninggal Terjepit Logam 2 Ton di Jepang

WNI Muhammad Rizharul Fakih Meninggal Terjepit Logam 2 Ton di Jepang

News | Senin, 27 Januari 2025 | 11:19 WIB

Industri K3 Bakal Jadi Penggerak Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Industri K3 Bakal Jadi Penggerak Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Rabu, 25 September 2024 | 17:14 WIB

Terkini

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:16 WIB

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:13 WIB

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB