Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Usai 1 Persen Saham Negara Masuk, Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 25 Mei 2026 | 16:05 WIB
Usai 1 Persen Saham Negara Masuk, Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN
Usai 1 Persen Saham Negara Masuk, Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN. Foto ist.
baca 10 detik
  • Danantara Sumberdaya Indonesia resmi jadi BUMN mulai 25 Mei 2026.
  • Pemerintah siapkan sistem ekspor SDA satu pintu berbasis digital.
  • Batu bara, CPO, dan ferro alloy jadi fokus utama pengawasan ekspor.

Suara.com - PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) resmi menyandang status Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai hari ini, Senin (25/5/2026). Perusahaan anyar tersebut bakal memegang peran strategis sebagai pengelola tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) nasional melalui sistem satu pintu.

Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria memastikan proses perubahan status DSI telah rampung setelah kepemilikan saham negara sebesar 1 persen resmi masuk ke perusahaan tersebut.

“Hari ini kan sudah menjadi BUMN kan, karena kan prosesnya harus ada 1% saham milik negara kan dengan kuasa khusus. Hari ini sudah menjadi BUMN ya,” ujar Dony di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Meski begitu, pemerintah masih memfinalisasi mekanisme ekspor yang akan dijalankan oleh DSI. Menurut Dony, detail skema operasional bakal diumumkan setelah seluruh tahapan penyusunan selesai.

“Yang pasti sudah menjadi BUMN, kemudian nanti detailnya akan disampaikan,” katanya.

Langkah pemerintah membentuk Danantara Sumberdaya Indonesia sebelumnya sempat memunculkan perhatian publik setelah beredarnya dokumen Pengesahan Pendirian PT Danantara Sumberdaya Indonesia dengan Nomor SK AHU-0039765.AH.01.01.Tahun 2026 tertanggal 19 Mei 2026.

Dalam dokumen tersebut, status awal perusahaan masih tercatat sebagai perseroan swasta nasional tertutup dengan jangka waktu tidak terbatas. Pengesahan dilakukan melalui notaris Jose Dima Satria di Jakarta Selatan.

Namun pemerintah menegaskan status tersebut hanya merupakan fase awal pembentukan badan usaha sebelum resmi berubah menjadi BUMN strategis pengelola ekspor SDA.

CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani sebelumnya juga memastikan transformasi status DSI tinggal menunggu penyelesaian administrasi.

baca juga

“Ini segera akan menjadi BUMN dan pada dasarnya memang ini kan fase awal,” ujar Rosan dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat.

Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN. Foto ist.
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN. Foto ist.

Pemerintah menargetkan Danantara Sumberdaya Indonesia menjadi pusat seluruh transaksi ekspor komoditas strategis nasional. Mulai Juni 2026, perusahaan akan menerapkan sistem pelaporan tahap awal sebelum seluruh transaksi ekspor diwajibkan masuk ke platform digital terintegrasi milik Danantara dalam waktu tiga bulan.

Rosan mengatakan pemerintah juga membuka komunikasi intensif dengan kalangan dunia usaha seperti Kadin, APINDO, dan asosiasi industri guna memastikan masa transisi berjalan mulus tanpa mengganggu aktivitas ekspor nasional.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan pembentukan DSI merupakan hasil kajian lintas kementerian selama lebih dari satu tahun.

Menurut Airlangga, penataan ekspor SDA sudah sangat mendesak lantaran komoditas berbasis sumber daya alam menyumbang sekitar 60 persen total ekspor Indonesia.

“Pengaturan pengelolaan ekspor komoditas SDA strategis ini sudah sangat mendesak,” ujar Airlangga.

Ia memaparkan, batu bara menjadi penyumbang terbesar ekspor nasional dengan kontribusi 8,65 persen, disusul crude palm oil (CPO) sebesar 8,63 persen, dan ferro alloy mencapai 5,82 persen.

Pemerintah menilai selama ini terdapat perbedaan pencatatan perdagangan antara Indonesia dan negara tujuan ekspor yang berdampak pada akurasi devisa hasil ekspor hingga pergerakan nilai tukar rupiah.

Melalui sistem satu pintu Danantara Sumberdaya Indonesia, pemerintah berharap pengawasan ekspor komoditas strategis menjadi lebih transparan, akurat, dan akuntabel sekaligus memperkuat stabilitas penerimaan devisa nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Berlabel BUMN

Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Berlabel BUMN

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 14:54 WIB

Mendag Tegaskan Izin Ekspor Masih di Kemendag, Bukan Wewenang Danantara

Mendag Tegaskan Izin Ekspor Masih di Kemendag, Bukan Wewenang Danantara

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 14:44 WIB

Cuma RI yang Kena Outflow Obligasi, Ekonom: Sedih Banget!

Cuma RI yang Kena Outflow Obligasi, Ekonom: Sedih Banget!

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

Status Pekerja Outsourcing Diubah, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemnaker

Status Pekerja Outsourcing Diubah, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemnaker

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:55 WIB

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:25 WIB

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

×