Prabowo Mau Efisiensi Anggaran? Bisa Mulai dari Hapus dan Lebur Kementerian Kabinet

M Nurhadi

Kamis, 13 Februari 2025 | 10:59 WIB
Prabowo Mau Efisiensi Anggaran? Bisa Mulai dari Hapus dan Lebur Kementerian Kabinet
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Kebijakan yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto terus menerima berbagai kritik dari berbagai pihak. Beberapa kebijakan yang menuai kontroversi antara lain kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan upaya efisiensi yang memaksa beberapa kementerian dan lembaga (K/L) untuk menekan pengeluaran mereka.

Meskipun akhirnya kenaikan pajak tersebut dianulir. Untuk mendanai program prioritas seperti pemberian makan bergizi gratis, beberapa instansi terpaksa melakukan pengurangan pegawai, termasuk mem-PHK sejumlah tenaga honorer.

Ironisnya, di tengah upaya efisiensi yang digembar-gemborkan, pemerintah justru dinilai boros dengan menambah staf khusus dari berbagai kalangan, termasuk artis seperti Deddy Corbuzier. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi kebijakan yang diambil.

Sementara itu, Vietnam, negara tetangga Indonesia, mengambil langkah berbeda dengan memperpanjang pemotongan PPN dari 10% menjadi 8% hingga Juni tahun depan. Kebijakan ini disetujui oleh Majelis Nasional Vietnam dan diharapkan dapat mendorong produksi dan bisnis, meskipun akan mengurangi pendapatan negara sekitar 26,1 triliun dong (setara dengan Rp 16 triliun) pada paruh pertama tahun 2025.

Sejak 2022, Vietnam telah menerapkan pemotongan PPN untuk memulihkan ekonomi pasca pandemi Covid-19, yang berhasil meningkatkan konsumsi domestik dan pertumbuhan penjualan eceran sebesar 19,8% pada tahun tersebut.

Vietnam juga berencana mengurangi jumlah kementerian dan lembaga dari 30 menjadi 22 untuk menghemat anggaran.

Selain itu, pemerintah Vietnam akan mengurangi jumlah pegawai negeri, polisi, militer, dan pekerja media. Pemimpin tertinggi Vietnam, To Lam, menyatakan bahwa lembaga negara tidak boleh menjadi tempat berlindung bagi pejabat yang tidak kompeten.

Langkah ini menimbulkan keresahan di negara yang selama ini menganggap pekerjaan di sektor publik sebagai pekerjaan seumur hidup. Lam mengibaratkan langkah ini seperti "minum obat pahit" untuk menyembuhkan tubuh yang sakit.

Pada tahun 2022, hampir 2 juta orang bekerja di sektor publik Vietnam, dan diperkirakan 1 dari 5 pekerjaan ini akan hilang dalam lima tahun ke depan. Sekitar 100.000 orang akan diberhentikan atau ditawarkan pensiun dini, meskipun belum jelas bagaimana target pengurangan yang lebih besar akan dicapai.

baca juga

Pemerintah Vietnam memperkirakan penghematan dari pemotongan belanja ini bisa mencapai US$ 4,5 miliar (Rp 73,55 triliun) dalam lima tahun ke depan, meskipun harus mengeluarkan biaya lebih dari US$ 5 miliar untuk paket pensiun dan pesangon.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Vietnam pada tahun 2024 mencapai 7,1%. Sebagai pusat manufaktur global yang sangat bergantung pada ekspor, Vietnam menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada tahun ini.

Langkah efisiensi anggaran juga banyak dilakukan negara lain, seperti Argentina dan Amerika Serikat. Argentina sendiri terbukti cukup baik dalam melakukan penghematan anggaran dengan menghapus Kementerian dan Lembara yang dianggap nirprestasi. Sedangkan AS, menargetkan pembubaran sejumlah lembaga demi menghemat anggaran pula usai Elon Musk menyatakan ancaman kebangkrutan akibat defisit anggaran.

Sayangnya, berkebalikan dengan Argentina, Indonesia yang mengklaim melakukan efisiensi justru menambah kementerian dengan berbagai tambahan para stafsus yang semakin membebani anggaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Banggar Ngaku Sudah Lama Teriak Minta DPR Lakukan Efisiensi, Singgung Nyetak Buku

Ketua Banggar Ngaku Sudah Lama Teriak Minta DPR Lakukan Efisiensi, Singgung Nyetak Buku

News | Kamis, 13 Februari 2025 | 10:11 WIB

Janji Prabowo-Gibran saat Debat Capres Cawapres Kini Berkebalikan dengan Kenyataan, Warganet: Omon-omon

Janji Prabowo-Gibran saat Debat Capres Cawapres Kini Berkebalikan dengan Kenyataan, Warganet: Omon-omon

Tekno | Kamis, 13 Februari 2025 | 09:37 WIB

Sindiran Warganet ke Pemerintah Soal Efisiensi Anggaran: Menteri Kayak Barisan Pinguin?

Sindiran Warganet ke Pemerintah Soal Efisiensi Anggaran: Menteri Kayak Barisan Pinguin?

Tekno | Kamis, 13 Februari 2025 | 08:31 WIB

Badan Gizi Nasional Ngaku Ikut Kena Pemangkasan Anggaran, Program Makan Bergizi Gratis Terdampak?

Badan Gizi Nasional Ngaku Ikut Kena Pemangkasan Anggaran, Program Makan Bergizi Gratis Terdampak?

News | Kamis, 13 Februari 2025 | 07:56 WIB

Efisiensi Bikin Dana KIP Kuliah dan Beasiswa Dipangkas, Publik Ngamuk: Pemerintah Zalim!

Efisiensi Bikin Dana KIP Kuliah dan Beasiswa Dipangkas, Publik Ngamuk: Pemerintah Zalim!

Tekno | Kamis, 13 Februari 2025 | 08:01 WIB

Dari Pesulap Jadi Stafsus Menhan: Berapa Gaji Deddy Corbuzier di Tengah Isu Pemangkasan Anggaran?

Dari Pesulap Jadi Stafsus Menhan: Berapa Gaji Deddy Corbuzier di Tengah Isu Pemangkasan Anggaran?

Video | Kamis, 13 Februari 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Entertainment | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:59 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum UMKM Lokal Perluas Pasar dan Dongkrak Pendapatan

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum UMKM Lokal Perluas Pasar dan Dongkrak Pendapatan

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Dugaan Perundungan di Asrama Telkom University Viral, 2 Mahasiswa Dijatuhi Sanksi

Dugaan Perundungan di Asrama Telkom University Viral, 2 Mahasiswa Dijatuhi Sanksi

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:39 WIB

Bebas Kusam dan Noda Hitam! 4 Toner Alpha Arbutin untuk Meratakan Warna Kulit

Bebas Kusam dan Noda Hitam! 4 Toner Alpha Arbutin untuk Meratakan Warna Kulit

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Setelah Peeling Serum Pakai Apa? Ini Urutan Skincare agar Kulit Tidak Iritasi

Setelah Peeling Serum Pakai Apa? Ini Urutan Skincare agar Kulit Tidak Iritasi

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Lewat #YokKitaGAS, BRI Peduli Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Kurangi dan Pilah Sampah

Lewat #YokKitaGAS, BRI Peduli Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Kurangi dan Pilah Sampah

Lampung | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:40 WIB

×