Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Layanan BSI Sempat Bermasalah, Kini Sudah Berfungsi Normal Kembali

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 13 Februari 2025 | 12:05 WIB
Layanan BSI Sempat Bermasalah, Kini Sudah Berfungsi Normal Kembali
Ilustrasi BSI [Antara]

Suara.com - Sistem teknologi informasi (IT) di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI telah mencapai fase stabilisasi setelah menyelesaikan proses upgrade. Dengan demikian, seluruh layanan e-channel perseroan kini kembali beroperasi normal dan dapat diakses dengan lancar oleh nasabah.

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menegaskan bahwa upgrade sistem IT merupakan bagian dari upaya pemeliharaan berkelanjutan yang dilakukan oleh perseroan. Hal ini terutama penting mengingat jumlah nasabah BSI terus bertambah dan telah melampaui angka 21 juta. Setelah proses upgrade selesai, sistem IT memasuki tahap stabilisasi, sehingga layanan perbankan melalui e-channel dapat berfungsi seperti biasa.

“Kami menyadari bahwa selama proses upgrade, nasabah sempat mengalami kendala dalam mengakses layanan BSI. Namun, tim IT BSI telah bekerja secara intensif untuk menormalkan layanan agar masyarakat dapat menikmati akses yang lancar dan optimal,” ujar Wisnu dalam keterangannya pada Kamis (13/2/2025).

Wisnu juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah selama proses upgrade berlangsung. BSI sangat menghargai kesabaran dan pengertian masyarakat dalam menghadapi kendala yang muncul selama proses tersebut.

“BSI senantiasa berkomitmen untuk memberikan layanan keuangan dan perbankan syariah terbaik bagi bangsa Indonesia. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses upgrade sistem,” tambahnya.

Selain itu, Wisnu menegaskan bahwa BSI memastikan data dan dana nasabah yang jumlahnya lebih dari 21 juta berada dalam kondisi aman dan terlindungi. Perseroan terus melakukan mitigasi terhadap berbagai kemungkinan risiko untuk memastikan keamanan data dan dana nasabah tetap terjaga.

Di sisi lain, BSI mencatat bahwa 98,03% transaksi perbankan telah beralih ke e-channel per akhir Desember 2024, sementara sisanya masih dilakukan melalui layanan teller di cabang. Jumlah transaksi melalui e-channel mencapai 851 juta transaksi dengan total volume sebesar Rp 956 triliun pada akhir tahun 2024.

BSI berkomitmen untuk terus memperkuat sistem keamanan siber perbankan guna melindungi nasabah dari berbagai ancaman. Perseroan juga senantiasa mengimbau nasabah untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Bank Syariah Indonesia.

“Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan nasabah akan produk keuangan digital, BSI menyadari adanya peningkatan risiko keamanan siber. Oleh karena itu, BSI terus menerapkan dan meningkatkan sistem keamanan siber yang sesuai dengan ketentuan regulator,” tegas Wisnu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eror Sampai 3 Hari,  BSI Klaim Aplikasi BYOND Sudah Normal

Eror Sampai 3 Hari, BSI Klaim Aplikasi BYOND Sudah Normal

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2025 | 12:06 WIB

OJK Bocorkan Pesaing BSI yang Siap Garap Bank Syariah

OJK Bocorkan Pesaing BSI yang Siap Garap Bank Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2025 | 07:14 WIB

Baru Diluncurkan 3 Bulan Lalu, Aplikasi Byond by BSI Eror

Baru Diluncurkan 3 Bulan Lalu, Aplikasi Byond by BSI Eror

Bisnis | Senin, 10 Februari 2025 | 17:34 WIB

Aplikasi BSI Eror, Nasabah Diminta Transaksi ke Kantor Cabang

Aplikasi BSI Eror, Nasabah Diminta Transaksi ke Kantor Cabang

Bisnis | Selasa, 11 Februari 2025 | 07:36 WIB

Drama Aplikasi BSI Eror Lagi, Nasabah Jadi Mudah Marah

Drama Aplikasi BSI Eror Lagi, Nasabah Jadi Mudah Marah

Bisnis | Selasa, 11 Februari 2025 | 07:36 WIB

Likuiditas Makin Ketat, BSI Raih Laba Rp 7,01 Triliun

Likuiditas Makin Ketat, BSI Raih Laba Rp 7,01 Triliun

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2025 | 05:44 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB