Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Daftar Negara Eropa dengan Upah Pekerja Migran Paling Besar, Cocok Jadi Destinasi?

M Nurhadi | Suara.com

Sabtu, 15 Februari 2025 | 09:51 WIB
Daftar Negara Eropa dengan Upah Pekerja Migran Paling Besar, Cocok Jadi Destinasi?
Ilustrasi Perusahaan Manufaktur

Suara.com - Tagar #KaburAjaDulu ramai di Twitter sebagai respons atas kondisi pemerintahan di Indonesia. Anak – anak muda yang hopeless karena tidak kunjung memperoleh pekerjaan dan berujung lebih baik kabur ke luar negeri dijadikan sebagai solusi.

Terlebih, kenaikan harga kebutuhan pokok, kondisi politik, utang negara yang menumpuk, hingga pemangkasan anggaran di mana – mana menjadikan tagar #KaburAjaDulu menjadi kian realistis.

Daftar negara Eropa dengan upah pekerja migran paling besar menjadi tujuan incaran masyarakat Indonesia yang ingin kabur. Namun bukan berarti negara Asia tak bisa diprospek. Buktinya, seorang kepala desa di Ciamis, Jawa Barat memilih mengundurkan diri setelah menjabat enam tahun lantaran memilih menjadi pekerja migran di Jepang dengan gaji sepuluh kali lipat dari gajinya saat ini.

Bagi Anda yang juga ingin pergi dari Indonesia, berikut daftar negara Eropa dengan upah pekerja migran paling besar.

1. Swiss

Negara di Pegunungan Alpen ini tidak hanya menawarkan keindahan salju putih puncak gunung, tetapi juga gaji yang tinggi bagi para pekerjanya. Dengan bekerja di negara ini kamu bisa mengantongi gaji hingga Rp90 juta per bulan yang kebanyakan dari industri jasa. Namun, biaya hidup di Swiss juga tak kalah mahal.

2. Swedia

Swedia terkenal sebagai negara yang sukses memadukan ilmu pengetahuan dan teknologi serta industri. Siapa tak kenal merek – merek seperti Ikea, Vaksin Astra Zeneca, atau Ericson? Semuanya diproduksi di salah satu negara skandinavia ini. Gaji di sana pun bisa mencapai Rp40 juta per bulan.

3. Luksemburg

Negara kecil di dekat Belanda ini dikenal sebagai negara terkaya di dunia. Rerata pendapatan per kapita Luksemburg jauh mengungguli Indonesia sebagai negara berpenghasilan menengah ke bawah. Indonesia hanya berhasil memperoleh pendapatan per kapita 3,8 juta dolar per tahun atau setara dengan Rp54juta. 

Dengan rata-rata pendapatan per kapita yang tinggi, Luksemburg hanya memiliki sekitar 620.000 penduduk. Pendapatan per kapita digunakan sebagai acuan perkembangan ekonomi suatu negara. Di samping itu, pendapatan per kapita juga bisa menjadi alat ukur kesejahteraan penduduk dan rencana perekonomian di masa depan. 

4. Belanda

Sama seperti tetangganya, Belanda juga menjanjikan kehidupan yang sejahtera bagi para pekerjanya. Di negara ini, pekerja bisa digaji dengan nilai rata – rata Rp54 juta. Mereka juga menyediakan agen khusus untuk menyalurkan tenaga kerja.

5. Inggris

Inggris juga termasuk negara dengan gaji besar, sekitar Rp44 juta per bulan. Sektor – sektor yang banyak menyerap tenaga kerja antara lain konstruksi dan manufaktur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren #KaburAjaDulu, Ini 7 Beasiswa Luar Negeri yang Tidak Wajib Kembali ke Indonesia

Tren #KaburAjaDulu, Ini 7 Beasiswa Luar Negeri yang Tidak Wajib Kembali ke Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 14 Februari 2025 | 18:16 WIB

Menaksir Kisaran Gaji TKI di Jepang, Viral Kades Ciamis Mundur Demi Kerja di Negeri Sakura

Menaksir Kisaran Gaji TKI di Jepang, Viral Kades Ciamis Mundur Demi Kerja di Negeri Sakura

Lifestyle | Jum'at, 14 Februari 2025 | 16:31 WIB

Ramai #KaburAjaDulu, Ini Cara Daftar Program Ausbildung untuk Belajar dan Kerja di Jerman

Ramai #KaburAjaDulu, Ini Cara Daftar Program Ausbildung untuk Belajar dan Kerja di Jerman

Lifestyle | Jum'at, 14 Februari 2025 | 16:01 WIB

Berapa Gaji Kepala Desa? Viral Kades di Ciamis Mundur Pilih Kerja di Jepang

Berapa Gaji Kepala Desa? Viral Kades di Ciamis Mundur Pilih Kerja di Jepang

Lifestyle | Jum'at, 14 Februari 2025 | 15:40 WIB

Segini Gabungan Tunjangan Gaji Stafsus Menhan, Deddy Corbuzier Janji Tak Ambil Gaji: Net Worth Saya Masih Tinggi

Segini Gabungan Tunjangan Gaji Stafsus Menhan, Deddy Corbuzier Janji Tak Ambil Gaji: Net Worth Saya Masih Tinggi

Lifestyle | Jum'at, 14 Februari 2025 | 14:43 WIB

Tanggapi Seruan Kabur Aja Dulu, Anies: Nasionalisme Bukan soal di Mana Kita Tinggal, tapi...

Tanggapi Seruan Kabur Aja Dulu, Anies: Nasionalisme Bukan soal di Mana Kita Tinggal, tapi...

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 13:43 WIB

Terkini

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB