Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kolaborasi Inovatif dan Transformasi Digital, Kunci Pupuk Indonesia Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 24 Februari 2025 | 18:00 WIB
Kolaborasi Inovatif dan Transformasi Digital, Kunci Pupuk Indonesia Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional
Pupuk Indonesia terus berinovasi guna memudahkan distriusi pupuk bersubsidi di Indonesia

Suara.com - "Pupuk bukan sekedar zat yang menyuburkan tanah. Melainkan juga simbol harapan dan keberlanjutan," demikian pemikiran Francis Bacon, filsuf asal Inggris yang percaya bahwa pengetahuan adalah kekuatan. Layaknya pupuk yang mendukung tanaman tumbuh dengan baik, pengetahuan dan inovasi menjadi penyangga kemajuan peradaban manusia. Dalam dunia pertanian, pupuk dianggap sebagai nyata bagaimana manusia mampu memahami dan mengolah alam demi kesejahteraan bersama.

Pemikiran ini mungkin menjadi salah satu inspirasi bagi PT Pupuk Indonesia (Persero), selaku ujung tombak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di lini produksi pupuk dan pengembangan bahan kimia untuk mendukung petani Indonesia.

Hampir 66 tahun menjadi mitra penanam negeri ini, PT Pupuk Indonesia (Persero) tidak berhenti membuktikan diri sebagai salah satu pelopor transformasi digital di bidangnya. Tidak main-main, langkah ini memiliki signifikan terhadap efisiensi operasional, peningkatan kinerja keuangan, dan perluasan akses pupuk bagi petani.

Sebagai produsen pupuk terbesar di Asia Pasifik, perusahaan milik negara ini tidak hanya menjadi salah satu sosok kunci ketahanan pangan nasional, melainkan juga contoh sukses integrasi teknologi dalam ekosistem pertanian.

Peran strategis Pupuk Indonesia dalam mendukung petani Indonesia dari masa ke masa tidak bisa lepas dari adaptasi yang tepat seiring perkembangan zaman.

Sebagai contoh, transformasi digital yang dilakukan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) berdampak signifikan dalam efisiensi operasional, peningkatan produksi, hingga optimalisasi distribusi. Dengan mengadopsi teknologi digital berbasis Internet of Things (IoT), big data analytics, hingga kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), Pupuk Indonesia tidak hanya berhasil memperluas kemudahan akses pupuk bagi petani, melainkan juga meningkatkan efisiensi kerja perusahaan.

“Tebus pupuk subsidi sekarang mudah banget, mas. Pakai KTP aja. Stok juga Alhamdulillah saya belum pernah ada masalah. Bersyukur sekali, dan terima kasih tentunya untuk Pupuk Indonesia karena sudah dibantu dapat pupuk dengan harga murah,” ujar Wiyono, salah seorang petani asal Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten yang sekaligus menegaskan keberhasilan digitalisasi penyaluran pupuk di berbagai pelosok.

Kemudahan akses pupuk yang dinikmati oleh Wiyono ini adalah bukti bahwa Pupuk Indonsia telah mengimplementasikan Perpres 06/2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi yang memangkas jalur panjang distribusi pupuk bersubsidi.

Ditambah dengan dukungan i-Pubers, petani yang terdaftar dalam e-RDKK dan memenuhi kriteria untuk mendapatkan pupuk bersubsidi karena pemilik kios pupuk dapat melakukan verifikasi data KTP petani terkait secara realtime.

Aplikasi i-Pubers yang pengembangannya didukung Pupuk Indonesia memudahkan distribusi pupuk bersubsidi untuk petani [Ist]
Aplikasi i-Pubers yang pengembangannya didukung Pupuk Indonesia memudahkan distribusi pupuk bersubsidi untuk petani [Ist]

Revolusi Rantai Pasok melalui Sistem Terintegrasi

Salah satu langkah transformasi digital yang paling berdampak pada efisiensi distribusi Pupuk Indonesia adalah penerapan Distribution Planning & Control System (DPCS). Sistem ini memungkinkan pemantauan distribusi pupuk dari pabrik hingga ke kios-kios yang tersebar di seluruh Indonesia.

Berdasarkan laporan keuangan PT Pupuk Indonesia (Persero) pada tahun 2023, dukungan sistem ini membuat perencanaan distribusi menjadi lebih akurat, dibuktikan dengan adanya peningkatan efisiensi distribusi hingga 30%. Selain itu, teknologi ini berhasil mengurangi buffer stock sebesar 15%, yang berkontribusi pada efisiensi biaya logistik tahunan mencapai Rp200 miliar.

Distribusi pupuk juga semakin mudah dijagkau oleh petani karena faktor kedekatan. Pasalnya, kini, pengelolaan pendaftaran distributor pupuk terbilang sangat mudah dengan adanya dukungan Distributor Management System (DIMAS), sebuah aplikasi yang digunakan untuk mengelola pendaftaran distributor pupuk dari PT Pupuk Indonesia. Adanya DIMAS semakin memudahkan distribusi pupuk subsidi karena mendukung pemerataan distributor pupuk di berbagai pelosok.

Pakar pertanian dari IPB, Dwi Andreas Santosa dalam salah satu analisanya menjelaskan bahwa digitalisasi rantai pasok merupakan langkah yang sangat krusial dalam meningkatkan efektivitas distribusi pupuk di Indonesia.

“Selama ini, salah satu tantangan terbesar dalam penyaluran pupuk adalah ketidakseimbangan pasokan dan permintaan di berbagai daerah. Dengan sistem berbasis digital, distribusi dapat lebih merata dan tepat sasaran,” ungkap Dwi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adopsi Teknologi, Pupuk Indonesia Berhasil Tingkatkan Produktivitas

Adopsi Teknologi, Pupuk Indonesia Berhasil Tingkatkan Produktivitas

Bisnis | Rabu, 19 Februari 2025 | 06:49 WIB

Pupuk Indonesia Pastikan Kios Jual Pupuk Subsidi Sesuai Harga Eceran Tertinggi

Pupuk Indonesia Pastikan Kios Jual Pupuk Subsidi Sesuai Harga Eceran Tertinggi

Bisnis | Senin, 20 Januari 2025 | 16:21 WIB

Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia Dukung Kemajuan Voli Tanah Air

Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia Dukung Kemajuan Voli Tanah Air

Bisnis | Kamis, 02 Januari 2025 | 17:42 WIB

Emak-Emak Jadi Andalan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Beri Pelatihan Khusus

Emak-Emak Jadi Andalan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Beri Pelatihan Khusus

Bisnis | Rabu, 30 Oktober 2024 | 14:18 WIB

Pupuk Indonesia Berdayakan UMKM Kain Songket Jadi Berjual Nilai Tinggi

Pupuk Indonesia Berdayakan UMKM Kain Songket Jadi Berjual Nilai Tinggi

Bisnis | Jum'at, 25 Oktober 2024 | 16:03 WIB

Optimalkan Hasil Panen Program Makmur, Pupuk Indonesia Terapkan Teknologi Pertanian Presisi Dalam Budidaya Padi

Optimalkan Hasil Panen Program Makmur, Pupuk Indonesia Terapkan Teknologi Pertanian Presisi Dalam Budidaya Padi

Bisnis | Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:56 WIB

Terkini

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB