Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Emiten Afiliasi Hashim Djojohadikusumo WIFI Garap Bisnis Layanan Internet Murah

Achmad Fauzi

Rabu, 05 Maret 2025 | 11:59 WIB
Emiten Afiliasi Hashim Djojohadikusumo WIFI Garap Bisnis Layanan Internet Murah
Ilustrasi jaringan internet. [Ist]

Suara.com - PT Solusi Sinergi Digital, Tbk (WIFI) atau Surge menggandeng OREX SAI, INC untuk menggarap bisnis layanan internet murah di wilayah terpencil. Kerja sama ini ditandai dengan perjanjian komersial multi-tahun.

Kerja sama ini bertujuan untuk menghadirkan akses internet berkecepatan tinggi ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau dan kurang terlayani di Indonesia.

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani pada Desember 2024, menandai fase baru dalam upaya bersama untuk menjembatani kesenjangan digital di komunitas yang masih minim akses internet.

"Perjanjian ini merupakan langkah besar dalam mewujudkan internet berkualitas tinggi dengan harga terjangkau, yaitu Rp100.000 untuk kecepatan hingga 100 Mbps, bagi seluruh masyarakat Indonesia," ujar Direktur Surge Shannedy Ong di Jakarta, Rabu (5/3/2025).

Dalam perjanjian ini, emiten afiliasi Hashim Djojohadikusumo akan menyediakan layanan internet terjangkau beserta seluruh infrastruktur yang diperlukan untuk implementasi Fixed Wireless Access (FWA).

Sementara itu, OREX SAI akan menyediakan solusi Open RAN berbasis 5G FWA yang inovatif bagi Surge, guna memastikan infrastruktur jaringan yang lebih efisien, skalabel, dan berkinerja tinggi dengan biaya yang lebih terjangkau.

Adapun, masa uji coba akan dimulai pada paruh kedua 2025, melibatkan penyebaran awal untuk menguji fungsionalitas dan operabilitas sistem. Kemudian masuk dalam fase pra-komersialisasi yang dimulai pada akhir 2025, dengan ratusan titik jaringan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan performa jaringan.

Sedangkan, fase komersialisasi skala penuh akan dimulai pada awal 2026, dengan target penyebaran hingga 20.000 lebih titik jaringan pada 2030 dan seterusnya.

"Dengan menggandeng OREX SAI dan memanfaatkan teknologi Open RAN yang inovatif, kami dapat membangun jaringan yang siap menghadapi masa depan dan memenuhi kebutuhan komunitas di daerah terpencil dan kurang terlayani," pungkas Ong.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hashim: Banyak Konglomerat Minta Power Wheeling di Industri Listrik, Tapi Ditolak Prabowo

Hashim: Banyak Konglomerat Minta Power Wheeling di Industri Listrik, Tapi Ditolak Prabowo

Bisnis | Sabtu, 01 Maret 2025 | 09:14 WIB

Hashim Ajak Investor Kawakan Gabung Danantara

Hashim Ajak Investor Kawakan Gabung Danantara

Bisnis | Kamis, 27 Februari 2025 | 18:38 WIB

Hashim Beberkan Alasan Prabowo Tolak Skema Power Wheeling di Sektor Ketenagalistrikan

Hashim Beberkan Alasan Prabowo Tolak Skema Power Wheeling di Sektor Ketenagalistrikan

Bisnis | Kamis, 27 Februari 2025 | 17:43 WIB

Terkini

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

×