Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Industri Dekorasi Rumah Mulai Menggeliat di Tengah Pertumbuhan Sektor Properti

Achmad Fauzi

Senin, 10 Maret 2025 | 16:43 WIB
Industri Dekorasi Rumah Mulai Menggeliat di Tengah Pertumbuhan Sektor Properti
Dekorasi rumah sambut silaturahmi visual. (Elements Envato)

Suara.com - Industri dekorasi rumah mulai menggeliat ditengah peningkatan bisnis properti di dalam negeri. Masyarakat juga telah menggunakan dekorasi rumah untuk mempercantik rumahnya.

Industri dekorasi rumah juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif, dengan proyeksi tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 4,8 persen dari 2022 hingga 2027, menurut data dari IMARC Group.

Sementara itu, Globe Newswire memperkirakan pasar global untuk dekorasi dinding akan tumbuh pesat, dengan laju pertumbuhan mencapai 35 persen antara tahun 2023 dan 2030.

Atas potensi itu, RONA mulai masuk bisnis ke industri dekorasi rumah. Misalnya, dengan memproduksi industri material dekorasi dan renovasi rumah, seperti wallboard.

National Sales Manager RONA, Chen Fengbo, perubahan tren ini selaras dengan meningkatnya permintaan akan produk dekorasi yang tidak hanya indah tetapi juga fungsional.

"Banyak orang kini mencari solusi yang mudah diaplikasikan, minim perawatan, dan tetap mempertahankan unsur keberlanjutan. Wallboard menjadi jawaban bagi mereka yang ingin mempercantik hunian tanpa proses renovasi yang rumit," ujarnya seperti dikutip, Senin (10/3/2025).

Menurut Fengbo, RONA menghadirkan varian wallboard dengan kemasan lebih fleksibel, berbeda dari produk sejenis yang umumnya dijual dalam jumlah besar.

Kepraktisan ini dapat memudahkan konsumen, terutama bagi mereka yang ingin melakukan renovasi bertahap atau memiliki ruang terbatas untuk penyimpanan material.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap pelanggan dapat menyesuaikan produk dengan kebutuhan mereka tanpa harus membeli dalam jumlah besar," imbuh Fengbo.

baca juga

Sejalan dengan tren desain interior tahun ini yang menekankan kombinasi antara estetika dan keberlanjutan, material dekoratif seperti wallboard berpotensi menjadi standar baru dalam industri renovasi rumah.

"Dengan pemasangan yang mudah dan daya tahan tinggi, wallboard semakin menjadi pilihan utama bagi mereka yang menginginkan perubahan instan tanpa mengorbankan kualitas dan aspek lingkungan," pungkas Fengbo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Infrastruktur Pacu Kebutuhan SDM Tata Udara

Proyek Infrastruktur Pacu Kebutuhan SDM Tata Udara

Bisnis | Sabtu, 08 Maret 2025 | 09:20 WIB

Kembangkan Industri Kreatif, Kisai Entertaiment Investasi Ratusan Juta Rupiah di Dua Studio Lokal

Kembangkan Industri Kreatif, Kisai Entertaiment Investasi Ratusan Juta Rupiah di Dua Studio Lokal

Bisnis | Jum'at, 07 Maret 2025 | 14:44 WIB

Fujifilm Kian Getol Rambah Bisnis di Industri Kesehatan

Fujifilm Kian Getol Rambah Bisnis di Industri Kesehatan

Bisnis | Jum'at, 07 Maret 2025 | 14:39 WIB

Terkini

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:16 WIB

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:56 WIB

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:52 WIB

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:47 WIB

Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi

Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:32 WIB

LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen

LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:20 WIB

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB