Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Spek KRL Baru KAI Commuter dari China, Segera Beroperasi Layani Rute Jabodetabek

M Nurhadi

Kamis, 13 Maret 2025 | 09:29 WIB
Spek KRL Baru KAI Commuter dari China, Segera Beroperasi Layani Rute Jabodetabek
KAI Commuter terima kedatangan dua "train set" sarana KRL baru melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (11/3/2025). ANTARA/HO-KAI Commuter

Suara.com - PT KAI Commuter kembali memperoleh tambahan sarana kereta rel listrik (KRL) baru sebanyak dua train set atau 24 kereta (SF12) yang diproduksi oleh CCRC Qingdao Sifang, Tiongkok. Rangkaian kereta yang diketahui seri SFC120-V ini tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (11/3/2025). Sebelumnya, satu train set KRL baru juga telah tiba pada akhir Januari 2025.

Joni Martinus, VP Corporate Secretary KAI Commuter, menjelaskan bahwa kedatangan sarana KRL baru ini merupakan bagian dari total 11 train set yang dipesan oleh KAI Commuter. 

Spesifikasi SFC120-V

Kereta rel listrik (KRL) seri SFC120-V adalah kereta listrik yang dirancang dan diproduksi oleh CRRC Qingdao Sifang di Qingdao, Shandong, Tiongkok. KRL ini dibuat sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan RI. KRL ini memiliki kode model pabrikan SFM138 dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan transportasi massal di wilayah Jabodetabek.

KRL seri SFC120-V memiliki desain yang mirip dengan kereta yang digunakan di Zhengzhou Metro Line 7, Tiongkok. Namun, terdapat perbedaan pada sistem pintu. Pintu KRL SFC120-V terbuka ke dalam dinding kereta, sementara pintu kereta di Zhengzhou Metro terbuka ke arah luar. Beberapa spesifikasi teknis utama KRL ini meliputi:

Jumlah kereta per rangkaian: 12 kereta.
Jumlah pintu: 4 pintu di setiap sisi.
Kecepatan maksimum: 120 km/jam.
Sistem traksi: CRRC Times Electric tPower-TN30.
Sistem pembangkit: 1.500 V DC (listrik aliran atas).
Elektrifikasi: 1.500 V DC.
Penangkap arus: Menggunakan pantograf.
Bogie: SWM-120C2 (bermotor) dan SWT-120C2 (tanpa motor).
Konstruksi bodi: Terbuat dari baja nirkarat.
Sistem kelistrikan: Efisien dan ramah lingkungan.
KRL ini dirancang untuk mengakomodasi lonjakan jumlah penumpang di wilayah Jabodetabek dan diharapkan dapat beroperasi mulai pertengahan tahun 2025. Selain itu, KRL ini dilengkapi dengan teknologi terbaru untuk memastikan kenyamanan dan keamanan perjalanan penumpang.

Latar Belakang Pengadaan

Pengadaan KRL seri SFC120-V dilakukan sebagai respons atas polemik impor KRL bekas dari Jepang pada tahun 2023, yang akhirnya dibatalkan. Melalui Penyertaan Modal Negara (PMN), pemerintah turut membiayai pembelian KRL baru ini. Awalnya, KAI Commuter hanya memesan 3 rangkaian KRL, namun pada Juli 2024, pesanan bertambah menjadi 11 rangkaian. Setiap rangkaian terdiri dari 12 kereta dan diimpor dalam kondisi sudah terakit penuh serta siap digunakan.

Setelah tiba di Indonesia, rangkaian KRL baru tersebut akan dikirim ke Depo KRL Depok untuk menjalani pemeriksaan awal secara menyeluruh. Selanjutnya, KAI Commuter akan melakukan penilaian internal sebelum kereta-kereta tersebut diuji oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Pengujian ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri.

baca juga

Joni berharap proses pengujian dan sertifikasi dapat berjalan sesuai rencana agar KRL baru ini segera bisa beroperasi melayani pengguna Commuter Line.

"Dengan kelancaran semua proses ini, kami dapat memberikan layanan yang lebih maksimal kepada masyarakat," tambahnya.

KAI Commuter terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dengan melakukan pergantian atau penggantian sarana KRL yang akan memasuki masa konservasi. Joni menegaskan bahwa Commuter Line masih menjadi moda transportasi andalan bagi mobilitas masyarakat, terutama di wilayah Jabodetabek.

"Kami berterima kasih kepada Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, PT KAI (Persero) selaku induk usaha KAI Commuter, serta semua pihak yang telah mendukung dan membantu kelancaran pengadaan sarana KRL baru ini," ucap Joni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiongkok, Rusia, Iran Gelar Latihan Militer di Tengah Ketegangan Nuklir dan Ancaman Houthi

Tiongkok, Rusia, Iran Gelar Latihan Militer di Tengah Ketegangan Nuklir dan Ancaman Houthi

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 09:05 WIB

ICC Tangkap Duterte Terkait Perang Narkoba Berdarah, China: Jangan Politisasi!

ICC Tangkap Duterte Terkait Perang Narkoba Berdarah, China: Jangan Politisasi!

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 06:12 WIB

Sinopsis Fated Hearts, Drama China Terbaru Li Qin dan Chen Zhe Yuan

Sinopsis Fated Hearts, Drama China Terbaru Li Qin dan Chen Zhe Yuan

Your Say | Selasa, 11 Maret 2025 | 12:33 WIB

4 Rekomendasi Drama China Genre Komedi Romansa, Dijamin Bikin Ngakak Brutal

4 Rekomendasi Drama China Genre Komedi Romansa, Dijamin Bikin Ngakak Brutal

Your Say | Selasa, 11 Maret 2025 | 10:59 WIB

Tiongkok Tegaskan 'Penyatuan Damai' dengan Taiwan, tapi Siap Ambil Tindakan Keras!

Tiongkok Tegaskan 'Penyatuan Damai' dengan Taiwan, tapi Siap Ambil Tindakan Keras!

News | Selasa, 11 Maret 2025 | 10:00 WIB

"Jerat Makin Ketat": Tiongkok Beri Peringatan Keras ke Taiwan soal Kemerdekaan

"Jerat Makin Ketat": Tiongkok Beri Peringatan Keras ke Taiwan soal Kemerdekaan

News | Selasa, 11 Maret 2025 | 03:15 WIB

Terkini

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB