Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Presdir Indocement Beberkan Strategi Hadapi Tantangan Ekonomi Dalam Negeri dan Iklim 2025

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 13 Maret 2025 | 16:38 WIB
Presdir Indocement Beberkan Strategi Hadapi Tantangan Ekonomi Dalam Negeri dan Iklim 2025
Presiden Direktur PT Indocement Tunggal Prakasa, Christian Kartawijaya dalam acara "Meet The CEO" besutan IDNFinancials.com dengan Suara.com.

Suara.com - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement), salah satu produsen semen terkemuka di Indonesia, telah menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan alam yang muncul di awal tahun 2025.

Perusahaan ini berhasil mengadaptasi operasionalnya dengan pemanfaatan teknologi canggih, seperti AI, robotik, dan expert system, untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya operasional.

"Kita sudah pakai AI dan kita pakai robotik, dan kita ada expert system. Dulu satu operator handle satu batch plant misalkan untuk beton satu rebirth, kemudian sekarang satu operator menghandle tiga batch plant dan semua duduknya di ruangan yang sama," kata Presiden Direktur PT Indocement Tunggal Prakasa, Christian Kartawijaya dalam acara "Meet The CEO" besutan IDNFinancials.com dengan Suara.com dikutip Kamis (13/3/2025).

Christian juga mengatakan, di tengah kondisi pasar yang fluktuatif akibat pemangkasan anggaran oleh pemerintah dan dampak musim hujan yang menyebabkan banjir, Indocement tetap mampu mempertahankan performa yang stabil.

Menurut Christian, meskipun volume penjualan mengalami penurunan, perusahaan ini tidak terburu-buru memberikan diskon yang bisa mempengaruhi harga jual di pasaran.

“Kami melihat 2025 ini dimulai dengan cukup oke, tetap volumenya ngedrop karena ada banjir, ada musim hujan, tapi kelihatannya nggak panik. Biasanya kalau kondisi begini, banyak yang pada lempar diskon. Tetapi Alhamdulillah, hingga saat ini, semua cukup lumayan," ujar Christian.

Selain menghadapi tantangan domestik, Indocement juga terpengaruh oleh dinamika ekonomi global, khususnya perang tarif yang diberlakukan oleh Amerika.

Kebijakan ini telah memberikan tekanan tambahan pada industri semen, yang beroperasi dalam pasar global yang sangat kompetitif.

Meski demikian, Indocement tetap berupaya untuk menavigasi tantangan ini dengan strategi pasar yang matang dan inovasi terus-menerus.

baca juga

Inovasi yang paling mencolok dari Indocement adalah pengoptimalan penggunaan AI dan robotik dalam operasional produksi.

Dengan teknologi ini, satu operator yang sebelumnya hanya dapat mengelola satu batch plant kini dapat mengelola tiga batch plant sekaligus.

Semua operator ini ditempatkan dalam satu ruangan yang sama, memungkinkan efisiensi kerja dan koordinasi yang lebih baik.

Teknologi tersebut tidak hanya mengurangi biaya tenaga kerja tetapi juga meningkatkan kecepatan dan akurasi produksi.

Tindakan proaktif Indocement dalam mengadopsi teknologi canggih dan mengoptimalkan proses operasional menunjukkan komitmennya terhadap inovasi dan efisiensi.

Hal ini penting, terutama saat industri menghadapi tekanan dari perubahan kebijakan eksternal dan ketidakpastian ekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Presdir Indocement Gandeng Ahli dari Jerman untuk Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Cerita Presdir Indocement Gandeng Ahli dari Jerman untuk Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Bisnis | Kamis, 13 Maret 2025 | 16:23 WIB

Lowongan Kerja Indocement Berbagai Jurusan, Lulusan S1 Hingga S2

Lowongan Kerja Indocement Berbagai Jurusan, Lulusan S1 Hingga S2

Bisnis | Rabu, 27 September 2023 | 09:57 WIB

INTP Optimis Permintaan Semen Mulai Naik di Mei 2023

INTP Optimis Permintaan Semen Mulai Naik di Mei 2023

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2023 | 16:02 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB