Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Kemenhub Akui Travel Gelap Masih Berkeliaran Selama Mudik Lebaran, Ini Bahayanya

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:08 WIB
Kemenhub Akui Travel Gelap Masih Berkeliaran Selama Mudik Lebaran, Ini Bahayanya
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi/(Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengakui travel gelap masih berkeliaran selama mudik lebaran. Bahkan, Kemenhub tidak bisa mengontrol keberadaan travel gelap untuk mudik lebaran.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, travel gelap ini beroperasi sembunyi-sembunyi, sehingga sulit di-monitor.

"Memang travel gelap itu saya bilang adalah inovasi, walaupun tidak boleh sebenarnya. Tapi kami susah juga untuk memonitor, mendeteksi, karena mereka beroperasi kan jauh ke dalam langsung kepada para pengguna. Kadang-kadang itu dari rumah ke rumah," ujarnya di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (21/3/2025).

Dalam hal ini, posisi Menhub hanya bisa menghimbau masyarakat agar jangan menggunakan travel gelap, karena bisa menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Kami hanya bisa mengimbau kepada masyarakat bahwa penggunaan travel atau angkutan-angkutan yang tidak terdaftar itu nantinya akan merugikan para pengguna itu sendiri," ucap dia.

Menhub memaparkan, kerugian pertama yang dirasakan, masayarakat tidak mengetahui kendaraan yang jadi travel gelap itu layak jalan atau tidak. "Satu, dari aspek keselamatan, karena kendaraannya juga kita tidak mengetahui apakah itu laik atau tidak," jelas dia.

Kemudian kedua, bilang Menhub, masyarakat juga tidak mengetahui latar belakang sopir yang mengendarai travel gelap. Selain itu, pelayanan yang didapatkan dalam travel gelap itu sesuai standar operasional atau tidak.

"Yang kedua, jaminan keselamatan maksudnya juga bagaimana si pengendara itu dalam melakukan tugasnya atau melakukan kerjaannya itu tidak ada yang memonitor. Sehingga berakibat resiko terjadinya kecelakaan semakin besar apabila para pemudik menggunakan angkutan-angkutan travel tersebut," ucap dia.

Lalu ketiga, Menhub menyebut, masyarakat juga tidak mendapatkan jaminan asuransi kecelakaan dari Jasa Raharja, jika memang ke depan terjadi kecelakaan.

"Dan jaminan terhadap asuransi juga tidak ada. Itu yang mungkin akan merugikan para pengguna travel apabila menggunakan travel-travel yang gelap seperti ini," beber dia.

Menhub menegaskan kembali, memang travel gelap sulit untuk di-monitor. Akan tetapi, dirinya akan mengatur arus mudik lebaran, agar tak terjadi kecelakaan fatal.

"Saya rasa mungkin aparat seperti kepolisian kalau di lapangan tidak mungkin menyortir satu persatu ya. Jadi, yang bisa dilakukan oleh kepolisian bagaimana mengatur supaya perjalanan itu menjadi lancar dan terhindari dari kecelakaan-kecelakaan," ungkap dia.

Buka Posko

Menhub resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran 2025 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (21/3). Menhub mengatakan dengan diadakannya posko pusat ini, koordinasi lintas sektoral dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2025 akan berjalan dengan baik.

"Hari ini, kita berkumpul untuk menandai dimulainya operasional Posko Pusat Angkutan Lebaran 2025 yang akan berlangsung selama 22 Hari, mulai dari 21 Maret sampai dengan 11 April 2025. Sebuah momen penting dalam upaya kita bersama untuk memastikan perjalanan mudik yang aman, nyaman, lancar, dan selamat bagi seluruh masyarakat Indonesia," kata Menhub Dudy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serambi MyPertamina Sambut Arus Mudik Lebaran, Lokasi di Rest Area, Pelabuhan, Sampai Bandara

Serambi MyPertamina Sambut Arus Mudik Lebaran, Lokasi di Rest Area, Pelabuhan, Sampai Bandara

Bisnis | Jum'at, 21 Maret 2025 | 10:02 WIB

INDEF Ingatkan Ketersediaan SPKLU Harus Cukup di Jalur Mudik Lebaran

INDEF Ingatkan Ketersediaan SPKLU Harus Cukup di Jalur Mudik Lebaran

Bisnis | Jum'at, 21 Maret 2025 | 08:30 WIB

Pemudik Mobil Listrik Bisa Gunakan SPKLU Mobile Jika Habis Daya di Tengah Jalan

Pemudik Mobil Listrik Bisa Gunakan SPKLU Mobile Jika Habis Daya di Tengah Jalan

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 21:04 WIB

Terkini

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:10 WIB

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:04 WIB

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:54 WIB

Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran

Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:34 WIB

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026

PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:24 WIB

IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!

IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:08 WIB

Aturan DHE SDA Resmi, Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor Disimpan ke Bank Negara

Aturan DHE SDA Resmi, Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor Disimpan ke Bank Negara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:01 WIB

Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah

Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:44 WIB