Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Achmad Fauzi

Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB
Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float
Emiten Grup Djarum SUPR memilih untuk delisting, karena tak penuhi aturn free float. [Ist/Antara]
baca 10 detik
  • PT Solusi Tunas Pratama Tbk milik grup Djarum berencana melakukan go private dan delisting dari Bursa Efek Indonesia.
  • Aksi korporasi ini dilakukan karena perusahaan gagal memenuhi ketentuan minimum free float yang ditetapkan oleh pihak bursa.
  • Protelindo selaku pengendali akan melaksanakan penawaran tender sukarela seharga Rp 45.000 per saham kepada para pemegang saham publik.

Suara.com - PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), emiten telekomunikasi milik grup Djarum mengumumkan rencana untuk melakukan go private sekaligus delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Aksi korporasi inidilakukan setelah SUPR gagal memenuhi ketentuan minimum free float bursa.

Mengutip dokumen keterbukaan informasi, Kamis, 21 Mei 2026, manajemen memastukan perseroan akan mengubah status dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup.

"Perseroan memutuskan untuk mengajukan Rencana Go Private dan Delisting," tulis manajemen.

Sebagai informasi, saham SUPR telah disuspensi BEI sejak 30 April 2025 akibat tidak memenuhi ketentuan minimum free float. Bahkan, perdagangan saham SUPR kembali dihentikan sementara efektif mulai 6 April 2026. Adapun, harga saham SUPR saat disuspensi berada di level Rp 43.850.

Djarum Group
Djarum Group

Adapun, kepemilikan saham publik SUPR masih minim yang hanya 0,09 persen. Sementara mayoritas saham atau 97,33 persen saham masih dipegang oleh PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).

Untuk diketahui, Protelindo merupakan anak usaha dari PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) yang merupakan emiten menara telekomunikasi milik Grup Djarum.

Dalam aksi korporasi ini, Protelindo selaku pemegang saham pengendali akan melaksanakan penawaran tender sukarela atau voluntary tender offer (VTO) kepada pemegang saham publik.

Perseroan menawarkan harga VTO mencapai Rp 45.000 per saham, di mana nilai ini lebih tinggi dibanding harga saham terkini.

Manajemen menjelaskan, pemegang saham publik yang tidak menjual sahamnya dalam tender offer tetap akan menjadi pemegang saham perusahaan tertutup setelah proses delisting rampung.

baca juga

Namun, nasib delisting ini akan ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang rencananya digelar pada 20 Mei 2026 di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

Jika pemegang saham merestui, maka masa tender offer diperkirakan berlangsung mulai 15 Juni hingga 14 Juli 2026. Sementara, delisting dari Bursa Efek Indonesia diproyeksikan efektif pada 10 Maret 2027.

Dari sisi kinerja keuangan, perseroan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 1,32 triliun pada 2025, naik dibanding tahun sebelumnya Rp 974,3 miliar. Total aset perseroan juga mencapai Rp 10,15 triliun.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:54 WIB

Danantara Sumberdaya Jadi Biang Kerok, IHSG Masuk Level 6.000

Danantara Sumberdaya Jadi Biang Kerok, IHSG Masuk Level 6.000

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:51 WIB

IHSG Anjlok Usai DSI Dibentuk, Purbaya Sebut Investor Belum Paham Badan Ekspor Baru

IHSG Anjlok Usai DSI Dibentuk, Purbaya Sebut Investor Belum Paham Badan Ekspor Baru

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:11 WIB

Terkini

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:56 WIB

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:46 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

×