Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161
USD/IDR 17.075

Cloudflare Umumkan Ekspansi Besar dalam Enkripsi Tahan Kuantum untuk Lindungi Komunikasi Internet

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 25 Maret 2025 | 14:17 WIB
Cloudflare Umumkan Ekspansi Besar dalam Enkripsi Tahan Kuantum untuk Lindungi Komunikasi Internet
Cloudflare, Inc. (NYSE: NET), perusahaan cloud konektivitas mengumumkan akan memperluas dukungan ujung ke ujung untuk kriptografi.

Suara.com - Cloudflare, Inc. (NYSE: NET), perusahaan cloud konektivitas mengumumkan akan memperluas dukungan ujung ke ujung untuk kriptografi pascakuantum pada solusi Akses Jaringan Zero Trust miliknya.

Dukungan ini segera tersedia, organisasi dapat dengan aman merutekan komunikasi dari browser web ke aplikasi web perusahaan untuk mendapatkan konektivitas kuantum yang aman dan menyeluruh.

Pada pertengahan tahun 2025, Cloudflare akan memperluas dukungan ini untuk mencakup semua protokol IP, yang secara signifikan memperluas kompatibilitas di sebagian besar aplikasi dan perangkat perusahaan.

Melalui dukungan ini, organisasi akan dapat mengandalkan Cloudflare untuk melakukan transisi komunikasi Internet antara pengguna, perangkat, dan aplikasinya ke kriptografi pascakuantum tanpa mengalami kerumitan dalam meningkatkan setiap aplikasi atau sistem perusahaan secara tersendiri.

Enkripsi saat ini digunakan untuk menjaga data online selalu terlindungi—mulai dari pesan pribadi, informasi keuangan, hingga data pelanggan—dan apa pun yang ingin dijaga keamanannya oleh orang dan organisasi dari peretas.

Seiring semakin dekatnya produksi komputer kuantum, data tersebut berisiko dibuka kuncinya, sehingga metode enkripsi saat ini pun rusak dan berpotensi mengungkap data yang pernah diamankan.

Algoritma kriptografi konvensional yang digunakan di seluruh Internet untuk mengamankan semua hal mulai dari organisasi keuangan besar dan penyedia layanan kesehatan hingga lembaga pemerintah dan perangkat pintar konsumen, rentan terhadap serangan pascakuantum.

Institut Standar dan Teknologi Nasional (NIST - National Institute of Standards and Technology) bahkan membuat pengumuman penting untuk menghentikan algoritma kriptografi konvensional secara bertahap dan mengadopsi kriptografi pascakuantum pada tahun 2030 karena para ahli kini memperkirakan risiko signifikan dapat muncul hanya dalam waktu lima tahun.

Ada kebutuhan mendesak untuk mengadopsi kriptografi pascakuantum, dan Cloudflare telah memimpin industri dengan berkontribusi pada penciptaan standar industri dan menjadikan keamanan pascakuantum gratis, secara default, untuk semua pelanggannya.

“Cloudflare telah lama berkomitmen untuk menjadikan keamanan pascakuantum sebagai dasar baru untuk keamanan Internet, menyediakannya untuk semua pelanggan sehingga kami dapat memperkuat pertahanan terhadap ancaman kuantum di masa mendatang. Kami saat ini menawarkan perlindungan yang dibangun langsung ke dalam solusi Zero Trust kami,” ujar Matthew Prince, salah satu pendiri dan CEO di Cloudflare ditulis Selasa (25/3/2025).

“Kami ingin setiap pelanggan Cloudflare memiliki jalur yang jelas menuju keamanan kuantum, dan kami telah bekerja sama dengan beberapa bank, Penyedia Layanan Internet (ISP), dan pemerintah paling inovatif di seluruh dunia saat mereka memulai perjalanan menuju keamanan kuantum. Kami akan terus menyediakan akses kriptografi tingkat lanjut bagi semua orang, tanpa biaya, di semua produk kami.” ucapnya.

Sejak 2017, Cloudflare telah menjadi yang terdepan dalam meneliti, mengembangkan, dan menstandardisasi kriptografi pascakuantum.

Saat ini, lebih dari 35 persen dari lalu lintas yang dihasilkan manusia yang terhubung ke jaringan global Cloudflare yang menerima manfaat dari perlindungan pascakuantum.

Bahkan di masa depan di mana komputasi kuantum dapat membahayakan kriptografi konvensional, solusi Akses Jaringan Zero Trust (ZTNA) Cloudflare yang aman terhadap kuantum dirancang untuk melindungi data saat mereka melewati Internet publik. Dengan pengumuman ini, Platform Zero Trust Cloudflare akan memungkinkan organisasi untuk:

Melindungi dari serangan "panen sekarang, dekripsi nanti" : Penjahat siber dapat menangkap data terenkripsi saat ini, dan menyimpannya hingga mereka dapat mendekripsinya saat komputer kuantum yang lebih baik tersedia. Mulai hari ini, pelanggan dapat mengarahkan lalu lintas web mereka melalui jaringan global Cloudflare, untuk melindungi mereka dari serangan di masa mendatang dengan menggunakan kriptografi pascakuantum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Perusahaan Jepang Perkuat Ekspansinya di RI

Cara Perusahaan Jepang Perkuat Ekspansinya di RI

Bisnis | Minggu, 23 Maret 2025 | 09:18 WIB

Netmonk Kenalkan Internet Quality, Cara Baru Telkom untuk Pantau Kualitas Jaringan

Netmonk Kenalkan Internet Quality, Cara Baru Telkom untuk Pantau Kualitas Jaringan

Tekno | Jum'at, 21 Maret 2025 | 16:43 WIB

Cyberslacking, Musuh dalam Selimut bagi Mahasiswa di Era Digital

Cyberslacking, Musuh dalam Selimut bagi Mahasiswa di Era Digital

Your Say | Jum'at, 21 Maret 2025 | 11:30 WIB

Terkini

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB

AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham

AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 17:57 WIB