Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Urai Lalu Lintas, Perjalanan Commuter Line Merak Hanya Berhenti Sampai Stasiun Cilegon

Achmad Fauzi

Selasa, 25 Maret 2025 | 15:52 WIB
Urai Lalu Lintas, Perjalanan Commuter Line Merak Hanya Berhenti Sampai Stasiun Cilegon
Ilustrasi Commuter Line (Freepik)

Suara.com - PT KAI Commuter melakukan penyesuaian operasional pada layanan Commuter Line Merak, di mana pemberhentian terakhir hanya sampai Stasiun Cilegon. Kebijakan ini mulai berlaku pada Selasa, 25 hingga 30 Maret 2025.

Maka dari itu, semua penumpang Commuter Line Merak untuk mempersiapkan perjalanannya agar tidak mengalami keterlambatan untuk menuju Pelabuhan Merak

Penyesuaian ini dilakukan untuk mendukung penataan lalu lintas sebagai antisipasi penguraian kemacetan pada Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Bakauheni, khususnya pada kondisi peak season Angkutan Lebaran Tahun 2025 ini.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus menyampaikan bahwa mengingat akan adanya lonjakan pengguna jasa kendaraan (pemudik berkendara) yang akan memasuki Pelabuhan Penyeberangan Merak selama periode Angkutan Lebaran tahun ini, KAI Commuter akan melakukan penyesuaian layanan Commuter Line Merak mulai 25-30 Maret 2025.

"Layanan perjalanan Commuter Line Merak hanya akan sampai Stasiun Cilegon dan kembali ke Stasiun Rangkasbitung selama masa penyesuaian tersebut," ujar Joni dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/3/2025).

Joni menuturkan, penyesuaian layanan perjalanan Commuter Line Merak tersebut merujuk pada Surat Keputusan Bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Direktur Jenderal Bina Marga Nomor: KP-DRJP 1099 Tahun 2025, HK.201/4/4/DRJP/2025, Kep/50/III/2025 dan 05/PKS/Db/2025 Tanggal 06 Maret 2025 tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan Serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2025/1446 Hijrah dan berdasarkan surat nomor : UM.006/1/19/DJKA/2025 tanggal 24 Maret 2025 tentang Penyesuaian Pengoperasian KA Commuter Line Merak Pada Tanggal 25 s.d. 30 Maret 2025, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Bagi pengguna Commuter Line Merak yang akan menuju Stasiun Krenceng dan Stasiun Merak, akan disediakan angkutan lanjutan di Stasiun Cilegon sebanyak 20 mobil menuju Stasiun Merak dan 5 unit mobil menuju Stasiun Krenceng.

"Penyediaan angkutan lanjutan ini akan disesuaikan dengan kedatangan dan keberangkatan Commuter Line Merak di Stasiun Cilegon," tambah Joni.

Sebagai informasi, saat ini rata-rata volume pengguna Commuter Line Merak sebanyak 10-11 ribu orang tiap harinya. Dalam pemesanan dan pembelian tiket Commuter Line Merak dapat melalui Aplikasi Access By KAI mulai tujuh hari (H-7) sebelum hari pemberangkatan melalui aplikasi tersebut atau pembelian langsung di loket selama ketersediaan tiket masih ada.

baca juga

KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna yang akan menggunakan Commuter Line Merak agar menyesuaikan kembali waktu perjalanannya.

"KAI Commuter juga mengimbau untuk tetap menjaga kondisi tubuh selama perjalanan, mengikuti aturan yang berlaku dan arahan dari petugas, serta menjaga dan selalu mengawasi buah hatinya jika ikut serta," imbuh Joni.

Adapun, berikut Jadwal Penyesuaian Perjalanan Commuter Line Merak mulai 25-30 Maret 2025:

Pemberangkatan dari Stasiun Rangkasbitung-Stasiun Cilegon

Keberangkatan dari Stasiun Rangkasbitung
pukul 05.30 WIB, 07.30 WIB, 10.10 WIB, 13.57 WIB, 16.45 WIB, 19.05 WIB, dan 21.22 WIB.

Kereta datang di Stasiun Cilegon pukul 06.53 WIB, 08.53 WIB, 11.33 WIB 15.20 WIB, 18.08 WIB, 20.38 WIB, dan 22.48 WIB.

Sementara Pemberangkatan dari Stasiun Cilegon-stasiun Rangkasbitung

Keberangkatan dari Stasiun Cilegon, pukul 05.26 WIB, 08.04 WIB, 10.27 WIB, 13.06 WIB, 17.02 WIB, 19.22 WIB, 21.42 WIB.

Kereta tiba di Stasiun Rangkasbitung pukul 06.56 WIB, 09.39 WIB, 11.57 WIB, 14.25.WIB, 18.34 WIB, 20.51 WIB, 23.11 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemudik Mulai Penuhi Jalan Tol, Lebih Dari 603 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Pemudik Mulai Penuhi Jalan Tol, Lebih Dari 603 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 14:35 WIB

Informasi Aturan Penumpang di Stasiun Pasar Senen Antisipasi Penumpukan Penumpang

Informasi Aturan Penumpang di Stasiun Pasar Senen Antisipasi Penumpukan Penumpang

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 14:28 WIB

Jangan Terjebak Macet! Menhub Imbau Mudik Lebih Awal dengan WFA, Ini Alasannya

Jangan Terjebak Macet! Menhub Imbau Mudik Lebih Awal dengan WFA, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 08:57 WIB

Terkini

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB