Balon Udara Liar Ancam Penerbangan Mudik Lebaran, AirNav Beri Peringatan Keras

Achmad Fauzi

Rabu, 26 Maret 2025 | 11:23 WIB
Balon Udara Liar Ancam Penerbangan Mudik Lebaran, AirNav Beri Peringatan Keras
Foto udara sejumlah warga menerbangkan balon udara yang ditambatkan di tanah saat "Balloon Attraction Pekalongan 2022" di Lapangan Mataram, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (8/5/2022). [ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/aww]

Suara.com - AirNav Indonesia mengingatkan masyarakat untuk tidak asal untuk menerbangkan balon udara dalam momen Hari Raya Lebaran. Pasalnya, balon udara bisa menggangu jalannya penerbangan pesawat selama mudik lebaran.

Direktur Operasi AirNav Indonesia, Setio Anggoro mengatakan, kekikinan balon udara liar masih menjadi momok penggangu pesawat saat terbang. Apalagi, ketika balon udara tersebut berada di ketinggian 330 meter di atas permukaan laut yang mana itu merupakan jalur pesawat yang melintas.

Dia memaparkan, sepanjang tahun 2024, AirNav menadaptkan 50 laporan balon udara liar yang menggangu penerbangan.

"Jadi di atas level 330 meter, 370 meter. Sehingga ini merupakan melewati jalur pesawat udara dan ini merupakan hal yang sangat berbahaya bagi penerbangan," ujar Setio dalam konferensi pers di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, yang dikutip Rabu (26/3/2025).

Untuk mengakomodir tradisi balon udara masyarakat, AirNav Indonesia juga menggelar festival balon udara, di mana masyarakat dengan bebas menerbangkan balon udara. Terdapat dua lokasi Festival Balon Udara tersebut yaitu, Wonosobo dan Kertek, Jawa Tengah, dan Pekalongan.

Setio menyebut, lokasi tersebut dipilih karena sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 40 Tahun 2018 tentang Penggunaan Balon Udara pada Kegiatan Budaya Masyarakat, sehingga tak menggangu ruang udara.

"Tapi berdasarkan data kami, justru di festival itu biasanya balon udara liar malah lebih terkendali," katanya.

Setio menuturkan, ada klasifikasi khusus bagi masyarakat yang ingin ikut dalam festival balon udara tersebut. Misalnya, balon udara memiliki warna yang mencolok, memiliki 3 tali tambatan, dan dilengkapi dengan panji-panji terhadap tali, sehingga bisa terlihat

Selanjutnya, bentuk balon udara tidak bulat atau oval dan jumlahnya lebih dari satu. Kemudian, dimensi balon udara maksimal 4 meter x 4 meter x 7 meter, serta tingginya maksimal 4 meter dan ketinggian balon udara setelah diterbangkan maskismal 150 meter.

baca juga

Pergerakan Pesawat Naik

AirNav Indonesia membidik pergerakan pesawat selama mudik lebaran naik 5 persen dibandingkan periode tahun lalu. Sedangkan, puncak arus mudik lebaran penumpang pesawat akan terjadi pada Rabu ini, 26 Maret 2025.

"Puncaknya diperkirakan akan terjadi pada tanggal 26 Maret untuk arus mudik dan puncak arus balik di tanggal 6 April," ujar Direktur Utama AirNav Indonesia Avirianto Suratno.

Avirianto memaparkan, rata-rata harian pergerakan pesawat selama mudik lebaran mencapai 4.095 pergerakan, yang terdiri dari 2.253 pesawat keberangkatan dan 2.263 pesawat kedatangan. Kemudian, hingga H-7 Lebaran atau pada Senin kemarin, pergerakan pesawat domestik dan internasional telah mencapai 4.516 pergerakan di 60 Bandar Udara (Bandara).

Pada periode itu, terdapat 10 Bandara yang mengalami lonjakan pergerakan pesawat, yang diantaranya, Soekarno Hatta mencapai 1.054 pesawat, Bandara Juanda Surabaya mencapai 296 pesawat, BandarabSultan Hasanuddin Makassar mencapai 235 pesawat.

Selanjutnya, Bandara Denpasar mencapai 358 pesawat, Bandara Balikpapan mencapai 172 pesawat, Bandara Kualanamu mencapai 160 pesawat, Bandara Halim Perdana Kusuma sebanyak 152 pesawat, dan Bandara Pekanbaru 104 pesawat.

Aviriato menambahkan, AirNav Indonesia membuka posko mudik lebaran selama 24 jam di 60 lokasi kantor cabang AirNav. Selain itu, AirNav juga membuka layanan operasional 24 jam untuk Bandara tertentu.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang angkutan udara domestik selama periode arus mudik Lebaran 2025. Peningkatan ini sejalan dengan kebijakan penurunan harga tiket pesawat ekonomi domestik sebesar 13-14 persen, yang berlaku selama 15 hari, yakni untuk penerbangan dari 24 Maret hingga 7 April 2025, dengan periode pembelian tiket mulai 1 Maret hingga 7 April 2025.

Berdasarkan laporan harian Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2025, pergerakan penumpang angkutan udara domestik pada 24 Maret 2025 atau H-7 mencapai 200.401 penumpang, meningkat 7,7 persen dibandingkan tahun 2024. Secara kumulatif, total penumpang domestik dari 21 Maret hingga 24 Maret 2025 atau H-10 hingga H-7 mencapai 722.439 penumpang, meningkat 9,3 persen dibandingkan tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puncak Arus Mudik Lebaran Penumpang Pesawat Terjadi Hari Ini

Puncak Arus Mudik Lebaran Penumpang Pesawat Terjadi Hari Ini

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 09:41 WIB

Cara Isi Kartu Flazz BCA Via Internet Banking, Pastikan Saldo E-Toll Mudik Lebaran Cukup

Cara Isi Kartu Flazz BCA Via Internet Banking, Pastikan Saldo E-Toll Mudik Lebaran Cukup

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 21:06 WIB

Menhub Sebut Cuaca Buruk Hantui Mudik Lebaran

Menhub Sebut Cuaca Buruk Hantui Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 19:24 WIB

Terkini

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 20:11 WIB

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:10 WIB

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

Cerita Pilu Sopir Truk di Bali Dibakar Bos Gegara Setoran, Tewas Setelah Seminggu Kritis

Cerita Pilu Sopir Truk di Bali Dibakar Bos Gegara Setoran, Tewas Setelah Seminggu Kritis

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:00 WIB

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:00 WIB

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:59 WIB

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:50 WIB

Menikmati Sore Bareng Ipang Lazuardi di PestaPora 2026

Menikmati Sore Bareng Ipang Lazuardi di PestaPora 2026

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 19:48 WIB

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:47 WIB

×