Jelang Libur Lebaran, Harga Emas Antam Terus Meroket Tembus Rp1.776.000/Gram

Achmad Fauzi

Kamis, 27 Maret 2025 | 08:56 WIB
Jelang Libur Lebaran, Harga Emas Antam Terus Meroket Tembus Rp1.776.000/Gram
Emas Antam bergambar kerbau. (Dok: Antam)

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Hari Kamis (27/3/2025) untuk ukuran satu gram kembali melonjak, sehingga dibanderol di harga Rp1.776.000 per gram.

Harga emas Antam itu kembali meroket sebesar Rp7.000 dibandingkan hari Rabu (26/3/2025) sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp1.627.000 per gram.

Harga buyback itu juga ikut lompat tinggi Rp7.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 gram Rp938.000
  • Emas 2 gram Rp3.492.000
  • Emas 3 gram Rp5.213.000
  • Emas 5 gram Rp8.665.000
  • Emas 10 gram Rp17.255.000
  • Emas 25 gram Rp43.012.000
  • Emas 50 gram Rp85.945.000
  • Emas 100 gram Rp171.812.000
  • Emas 250 gram Rp429.265.000
  • Emas 500 gram Rp858.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp1.716.600.000

Harga Emas Dunia Stagnan

Harga emas tidak mengalami perubahan signifikan di akhir sesi perdagangan Amerika Utara. Logam mulia ini tertahan akibat pemulihan Indeks Dolar AS (DXY), yang sebelumnya jatuh ke level terendah 104,18 sebelum kembali menguat. Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Presiden Donald Trump akan mengumumkan kebijakan tarif otomotif sekitar pukul 22:00 GMT, yang turut mempengaruhi pergerakan pasar. Hingga saat ini, seperti dilansir FXstreet emas diperdagangkan di level USD3.019, hampir tidak berubah dibandingkan sesi sebelumnya.

Menurut laporan The Wall Street Journal, pedagang emas batangan tidak bereaksi signifikan terhadap berita mengenai rencana tarif otomotif yang tengah dipertimbangkan oleh Trump. Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama, naik 0,32 persen ke level 104,55.

Meskipun harga emas masih berada di bawah tekanan, logam mulia ini tetap bertahan di atas level dukungan USD3.000. Kondisi ini memberikan harapan bagi para pembeli bahwa harga emas dapat kembali menguat dalam waktu dekat.

baca juga

Dalam laporan ekonomi, Departemen Perdagangan AS mencatat bahwa pesanan barang tahan lama tetap solid pada Februari. Selain itu, pernyataan terbaru dari pejabat Federal Reserve (Fed) juga menarik perhatian pelaku pasar.

Alberto Mussalem dari Fed St. Louis menyatakan bahwa pasar tenaga kerja telah mendekati tingkat kesempatan kerja penuh. Ia menegaskan bahwa kebijakan moneter saat ini sudah tepat, mengingat inflasi masih berada di atas target. Mussalem juga menyoroti risiko inflasi yang tetap tinggi dan menegaskan bahwa ia tidak melihat kemungkinan resesi dalam waktu dekat.

Sementara itu, Presiden Fed Minneapolis, Neel Kashkari, mengatakan bahwa meskipun Fed telah membuat kemajuan dalam mengendalikan inflasi, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Ia memperkirakan bahwa dalam satu hingga dua tahun ke depan, bank sentral dapat mulai menurunkan suku bunga secara bertahap.

Pasar uang saat ini telah memperhitungkan kemungkinan pelonggaran suku bunga sebesar 64,5 basis poin pada tahun 2025, menurut data Prime Market Terminal. Di sisi lain, Presiden Fed Atlanta, Raphael Bostic, mengindikasikan bahwa ia hanya mendukung satu kali pemotongan suku bunga tahun ini, dengan proyeksi inflasi baru kembali ke target pada tahun 2027.

Pergerakan harga emas masih cenderung tidak menentu dengan pelaku pasar menanti katalis baru yang dapat mendorong harga ke level tertinggi atau menekan harga di bawah USD3.000. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) menunjukkan penguatan, meskipun tetap datar setelah mengalami tren turun dalam beberapa hari terakhir, mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai melemah.

Jika XAU/USD mampu menembus level tertinggi minggu ini di USD3.036, maka harga dapat menguji level USD3.057 dan selanjutnya menuju USD3.100. Sebaliknya, jika emas turun di bawah USD3.000, maka akan membuka peluang untuk menguji level USD2.956, diikuti oleh support berikutnya di USD2.900 dan Simple Moving Average (SMA) 50 hari di USD2.887.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Berbalik Melonjak Hari Ini, Jadi Rp1.769.000/Gram

Harga Emas Antam Berbalik Melonjak Hari Ini, Jadi Rp1.769.000/Gram

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 10:23 WIB

Harga Emas Pegadaian, Antam dan UBS Hari Ini

Harga Emas Pegadaian, Antam dan UBS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 08:37 WIB

Harga Emas Antam Tiba-tiba Tergelincir Jadi Rp1.759.000/Gram

Harga Emas Antam Tiba-tiba Tergelincir Jadi Rp1.759.000/Gram

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 09:12 WIB

Terkini

Erick Thohir Wanti-wanti John Herdman, Kondisi 3 Pemain Timnas Indonesia Bikin Was-was

Erick Thohir Wanti-wanti John Herdman, Kondisi 3 Pemain Timnas Indonesia Bikin Was-was

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 11:50 WIB

25 Merk Beras Fortifikasi Diduga Lakukan Penipuan: Rojo Lele Hingga Nutri Rice Food Station

25 Merk Beras Fortifikasi Diduga Lakukan Penipuan: Rojo Lele Hingga Nutri Rice Food Station

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:50 WIB

Saham SMRA Anjlok Usai Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Terjaring OTT KPK

Saham SMRA Anjlok Usai Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Terjaring OTT KPK

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:50 WIB

Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator

Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:46 WIB

Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup

Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 11:44 WIB

5 Pilihan Celana Padding Sepeda Terbaik untuk Pemula, Nyaman Buat Gowes Lama

5 Pilihan Celana Padding Sepeda Terbaik untuk Pemula, Nyaman Buat Gowes Lama

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:38 WIB

Tak Sekadar Poin, Pelanggan Kini Bisa Dapat Benefit Fashion hingga Kuliner

Tak Sekadar Poin, Pelanggan Kini Bisa Dapat Benefit Fashion hingga Kuliner

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 11:37 WIB

Bosnya Keciduk, Saham Summarecon Agung Anjlok 6,02 Persen

Bosnya Keciduk, Saham Summarecon Agung Anjlok 6,02 Persen

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:31 WIB

Status Menantu A Rafiq Sebelum Fahd A Rafiq Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor

Status Menantu A Rafiq Sebelum Fahd A Rafiq Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 11:30 WIB

Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja

Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:30 WIB

×