Indonesia Diminta Mendekat ke BRICS Pasca Trump Umumkan Tarif Impor AS

M Nurhadi

Kamis, 03 April 2025 | 22:16 WIB
Indonesia Diminta Mendekat ke BRICS Pasca Trump Umumkan Tarif Impor AS
Indonesia resmi bergabung sebagai full member BRICS (X/@BRICSinfo)

Suara.com - Ekonom dan praktisi pasar modal Hans Kwee menyarankan agar Indonesia meningkatkan kerja sama perdagangan dengan negara-negara anggota BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) sebagai respons atas kebijakan tarif impor tinggi yang diterapkan Amerika Serikat (AS). Menurutnya, langkah ini penting untuk membuka sumber pendapatan baru di tengah tantangan perdagangan global.

Hans Kwee menjelaskan bahwa kebijakan tarif impor AS dapat berdampak negatif terhadap perekonomian dan pasar keuangan Indonesia. Oleh karena itu, diversifikasi mitra dagang, khususnya dengan negara-negara BRICS, menjadi strategi penting untuk mengurangi ketergantungan pada AS.

"Indonesia perlu memperkuat perdagangan dengan BRICS untuk mencari peluang baru setelah penerapan tarif tinggi oleh AS," ujarnya dalam wawancara dengan Antara di Jakarta, Kamis.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang solid di antara negara-negara BRICS, kerja sama ini dapat menjadi alternatif untuk menjaga stabilitas ekspor dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

"Tentu kebijakan tarif ini negatif bagi ekonomi dan pasar keuangan Indonesia, apabila tidak segera diubah Trump," ujar Hans, dikutip dari Antara.

Menurut dia, kebijakan itu berpotensi menurunkan neraca ekspor Indonesia, sehingga dapat menurunkan surplus neraca perdagangan Indonesia ke depan.

"Pasti akan ada penurunan ekspor, dan mengurangi surplus perdagangan Indonesia," tuturnya.

Dalam penerapan tarif impor oleh AS itu, Hans memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan melemah, seiring dengan terjadinya penguatan dolar AS terhadap mata uang negara lain.\

Donald Trump (x.com)
Donald Trump (x.com)

"Dolar AS berpotensi menguat dan rupiah melemah," kata Hans.

baca juga

Sementara itu, untuk pasar saham, ia memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi akan terkoreksi pada saat perdagangan Bursa, Selasa (8/4), mengikuti pelemahan bursa saham di tingkat global.

"Pasar saham berpotensi mengikuti pasar global terkoreksi," ujar Hans.

Presiden AS Donald Trump pada Rabu (2/4 atau 3/4 bagi waktu Indonesia) mengumumkan kebijakan baru berupa kombinasi tarif universal dan timbal balik yang akan berlaku untuk berbagai negara di dunia. Kebijakan ini mencakup tarif dasar sebesar 10% untuk semua negara, ditambah tarif tambahan bersifat "timbal balik" yang besarnya bervariasi tergantung mitra dagang.

Tidak hanya Indonesia, dalam pengumuman tersebut, Trump menyebutkan bahwa China akan dikenakan tarif tambahan tertinggi sebesar 34%, disusul oleh Vietnam (46%), Thailand (36%), dan Kamboja (49%). Sementara itu, beberapa mitra dagang utama AS seperti Uni Eropa (20%), Jepang (24%), Korea Selatan (25%), dan India (26%) juga dikenakan tarif signifikan. Indonesia sendiri termasuk dalam daftar negara yang terkena dampak, dengan tarif tambahan sebesar 32%, lebih tinggi dibandingkan Malaysia (24%) dan Inggris (10%).

Negara yang paling besar terdampak dari tarif Trump ini adalah China, yang diprediksi semakin memperuncing ketegangan ekonomi dan politik kedua negara. China dan Indonesia diprediksi akan membalas tarif yang diumumkan Trump tersebut.

Kebijakan ini sendiri dinilai sebagai upaya AS untuk melindungi industri domestik sekaligus menekan defisit perdagangan. Namun, langkah ini berpotensi memicu perang dagang dan menimbulkan gejolak di pasar global. Beberapa analis memprediksi bahwa negara-negara yang terkena tarif tinggi, termasuk Indonesia, akan mencari alternatif pasar ekspor atau memberlakukan pembalasan.

Dampaknya terhadap perekonomian Indonesia perlu diwaspadai, terutama pada sektor yang mengandalkan ekspor ke AS, seperti tekstil, produk kayu, dan elektronik. Pemerintah didorong untuk segera merespons dengan strategi diversifikasi pasar dan memperkuat kerja sama dengan mitra dagang non-AS, seperti negara-negara BRICS, untuk mengurangi risiko ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Tarif Dagang Trump, Dasco: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Tempat Pembuangan Negara Lain

Soal Tarif Dagang Trump, Dasco: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Tempat Pembuangan Negara Lain

News | Kamis, 03 April 2025 | 21:45 WIB

Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...

Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...

News | Kamis, 03 April 2025 | 18:35 WIB

Donald Trump Umumkan Tarif Baru, DPR Desak Pemerintah Segera Konsolidasi Menyeluruh

Donald Trump Umumkan Tarif Baru, DPR Desak Pemerintah Segera Konsolidasi Menyeluruh

News | Kamis, 03 April 2025 | 16:59 WIB

Trump Telah Picu Perang Dagang, Ini Dampaknya Bagi Indonesia

Trump Telah Picu Perang Dagang, Ini Dampaknya Bagi Indonesia

Bisnis | Kamis, 03 April 2025 | 15:25 WIB

Riwayat Timnas Indonesia VS China, Siapa Lebih Sering Jadi Pecundang

Riwayat Timnas Indonesia VS China, Siapa Lebih Sering Jadi Pecundang

Bola | Kamis, 03 April 2025 | 15:10 WIB

Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen

Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen

Bisnis | Kamis, 03 April 2025 | 13:50 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×