Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Indonesia Diminta Mendekat ke BRICS Pasca Trump Umumkan Tarif Impor AS

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 03 April 2025 | 22:16 WIB
Indonesia Diminta Mendekat ke BRICS Pasca Trump Umumkan Tarif Impor AS
Indonesia resmi bergabung sebagai full member BRICS (X/@BRICSinfo)

Suara.com - Ekonom dan praktisi pasar modal Hans Kwee menyarankan agar Indonesia meningkatkan kerja sama perdagangan dengan negara-negara anggota BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) sebagai respons atas kebijakan tarif impor tinggi yang diterapkan Amerika Serikat (AS). Menurutnya, langkah ini penting untuk membuka sumber pendapatan baru di tengah tantangan perdagangan global.

Hans Kwee menjelaskan bahwa kebijakan tarif impor AS dapat berdampak negatif terhadap perekonomian dan pasar keuangan Indonesia. Oleh karena itu, diversifikasi mitra dagang, khususnya dengan negara-negara BRICS, menjadi strategi penting untuk mengurangi ketergantungan pada AS.

"Indonesia perlu memperkuat perdagangan dengan BRICS untuk mencari peluang baru setelah penerapan tarif tinggi oleh AS," ujarnya dalam wawancara dengan Antara di Jakarta, Kamis.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang solid di antara negara-negara BRICS, kerja sama ini dapat menjadi alternatif untuk menjaga stabilitas ekspor dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

"Tentu kebijakan tarif ini negatif bagi ekonomi dan pasar keuangan Indonesia, apabila tidak segera diubah Trump," ujar Hans, dikutip dari Antara.

Menurut dia, kebijakan itu berpotensi menurunkan neraca ekspor Indonesia, sehingga dapat menurunkan surplus neraca perdagangan Indonesia ke depan.

"Pasti akan ada penurunan ekspor, dan mengurangi surplus perdagangan Indonesia," tuturnya.

Dalam penerapan tarif impor oleh AS itu, Hans memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan melemah, seiring dengan terjadinya penguatan dolar AS terhadap mata uang negara lain.\

Donald Trump (x.com)
Donald Trump (x.com)

"Dolar AS berpotensi menguat dan rupiah melemah," kata Hans.

Sementara itu, untuk pasar saham, ia memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi akan terkoreksi pada saat perdagangan Bursa, Selasa (8/4), mengikuti pelemahan bursa saham di tingkat global.

"Pasar saham berpotensi mengikuti pasar global terkoreksi," ujar Hans.

Presiden AS Donald Trump pada Rabu (2/4 atau 3/4 bagi waktu Indonesia) mengumumkan kebijakan baru berupa kombinasi tarif universal dan timbal balik yang akan berlaku untuk berbagai negara di dunia. Kebijakan ini mencakup tarif dasar sebesar 10% untuk semua negara, ditambah tarif tambahan bersifat "timbal balik" yang besarnya bervariasi tergantung mitra dagang.

Tidak hanya Indonesia, dalam pengumuman tersebut, Trump menyebutkan bahwa China akan dikenakan tarif tambahan tertinggi sebesar 34%, disusul oleh Vietnam (46%), Thailand (36%), dan Kamboja (49%). Sementara itu, beberapa mitra dagang utama AS seperti Uni Eropa (20%), Jepang (24%), Korea Selatan (25%), dan India (26%) juga dikenakan tarif signifikan. Indonesia sendiri termasuk dalam daftar negara yang terkena dampak, dengan tarif tambahan sebesar 32%, lebih tinggi dibandingkan Malaysia (24%) dan Inggris (10%).

Negara yang paling besar terdampak dari tarif Trump ini adalah China, yang diprediksi semakin memperuncing ketegangan ekonomi dan politik kedua negara. China dan Indonesia diprediksi akan membalas tarif yang diumumkan Trump tersebut.

Kebijakan ini sendiri dinilai sebagai upaya AS untuk melindungi industri domestik sekaligus menekan defisit perdagangan. Namun, langkah ini berpotensi memicu perang dagang dan menimbulkan gejolak di pasar global. Beberapa analis memprediksi bahwa negara-negara yang terkena tarif tinggi, termasuk Indonesia, akan mencari alternatif pasar ekspor atau memberlakukan pembalasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Tarif Dagang Trump, Dasco: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Tempat Pembuangan Negara Lain

Soal Tarif Dagang Trump, Dasco: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Tempat Pembuangan Negara Lain

News | Kamis, 03 April 2025 | 21:45 WIB

Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...

Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...

News | Kamis, 03 April 2025 | 18:35 WIB

Donald Trump Umumkan Tarif Baru, DPR Desak Pemerintah Segera Konsolidasi Menyeluruh

Donald Trump Umumkan Tarif Baru, DPR Desak Pemerintah Segera Konsolidasi Menyeluruh

News | Kamis, 03 April 2025 | 16:59 WIB

Trump Telah Picu Perang Dagang, Ini Dampaknya Bagi Indonesia

Trump Telah Picu Perang Dagang, Ini Dampaknya Bagi Indonesia

Bisnis | Kamis, 03 April 2025 | 15:25 WIB

Riwayat Timnas Indonesia VS China, Siapa Lebih Sering Jadi Pecundang

Riwayat Timnas Indonesia VS China, Siapa Lebih Sering Jadi Pecundang

Bola | Kamis, 03 April 2025 | 15:10 WIB

Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen

Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen

Bisnis | Kamis, 03 April 2025 | 13:50 WIB

Terkini

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:49 WIB

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:29 WIB

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:05 WIB

Karbon Kehutanan RI Resmi Dijual, Begini Mekanismenya

Karbon Kehutanan RI Resmi Dijual, Begini Mekanismenya

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 12:58 WIB

Inflasi Medis RI Tembus 17,8 Persen

Inflasi Medis RI Tembus 17,8 Persen

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 12:49 WIB

Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil

Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 11:38 WIB

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:58 WIB

Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%

Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:47 WIB

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:57 WIB