Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Ajang Pertamina Mandalika Racing Series Bisa Dongkrak Katalisator Ekonomi

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 29 April 2025 | 07:00 WIB
Ajang Pertamina Mandalika Racing Series Bisa Dongkrak Katalisator Ekonomi
Sejumlah pembalap nasional 150 cc U-15 memacu kendaraan saat Race 2 pada ajang Kejuaraan National Sportbike “Pertamina Mandalika Racing Series 2025” yang diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (13/04/2025). Event ini diselenggarakan selama 3 hari pada tanggal 11-13 April 2025. (Dok: Pertamina(

Suara.com - Ekonom sekaligus pakar kebijakan publik dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menyampaikan apresiasi positif terhadap langkah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT Pertamina (Persero) yang aktif memberikan dukungan terhadap perkembangan dunia otomotif nasional.

Dukungan ini diwujudkan melalui partisipasi dalam penyelenggaraan ajang balap bergengsi seperti Pertamina Mandalika Racing Series yang akan digelar pada 3-5 Oktober mendatang, serta Scooter Prix 2025 yang putaran pertamanya telah sukses diselenggarakan di Sentul International Karting Circuit pada 26-27 April 2025.

Menurut Nur Hidayat, keterlibatan BUMN dalam skala besar pada event otomotif bukan hanya sekadar memeriahkan kompetisi dan memberikan hiburan semata. Lebih dari itu, dukungan ini diyakini akan memicu efek domino yang signifikan terhadap perekonomian, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Ini bukan sekadar aksi balap yang menghibur, melainkan juga menjadi katalisator ekonomi lokal dan nasional. Event ini memadukan inovasi teknologi, pariwisata, dan investasi, yang menawarkan peluang lapangan kerja, pendapatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan citra lokal dan juga Indonesia di mata dunia,” ujar Nur Hidayat dalam keterangannya yang diterima pada Selasa (29/4/2025).

Nur Hidayat sangat mendukung inisiatif BUMN seperti Pertamina yang mengambil peran sentral dalam mendukung kedua ajang otomotif tersebut. Ia menilai, di tengah kondisi daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih pasca pandemi, skema pendanaan untuk event-event besar seperti ini harus dirancang dengan cermat agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Prinsip utama penyelenggaraan ajang seperti itu adalah meminimalkan penggunaan dana publik, menjadikan aspek business-to-business (B-to-B) sebagai tulang punggung pembiayaan, sehingga manfaat ekonomi bisa maksimal tanpa mengancam keberlanjutan keuangan pemerintah,” jelasnya lebih lanjut. Dengan mengandalkan skema sponsorship dan kemitraan komersial, beban biaya promosi dan hospitality dapat dialihkan kepada pihak swasta, sehingga alokasi dana publik dapat difokuskan pada sektor-sektor lain yang lebih mendesak.

Lebih jauh, Nur Hidayat menguraikan secara detail mengenai dampak ekonomi langsung yang dihasilkan oleh penyelenggaraan ajang balap seperti Pertamina Mandalika Racing Series dan Scooter Prix. Ia mencontohkan bagaimana kebutuhan logistik, mulai dari penyewaan alat berat untuk persiapan sirkuit hingga penyediaan layanan katering untuk tim dan penonton, akan melibatkan berbagai lapisan masyarakat dan pelaku usaha lokal.

“Ajang balap ini akan menciptakan permintaan tenaga kerja yang beragam, mulai dari sopir truk pengangkut logistik, teknisi listrik untuk instalasi pendukung, hingga tenaga kebersihan untuk menjaga area acara tetap kondusif. Ini adalah efek domino yang nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar,” paparnya.

Selain dampak ekonomi langsung, Nur Hidayat juga menyoroti potensi perluasan sektor pariwisata yang diakibatkan oleh ajang balap bergengsi ini. Kehadiran ribuan penonton, baik dari dalam maupun luar negeri, akan meningkatkan okupansi hotel, restoran, dan berbagai layanan pendukung pariwisata lainnya di sekitar lokasi acara. Liputan media yang masif juga akan memperkuat branding tidak hanya bagi venue acara, tetapi juga bagi pihak penyelenggara, sponsor, dan daerah setempat secara keseluruhan.

“Efek jangka panjangnya adalah peningkatan kunjungan wisatawan pasca-event. Ketika sebuah daerah berhasil menyelenggarakan acara berkelas internasional, citranya akan terangkat dan menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung di lain waktu. Destinasi wisata lain di sekitarnya pun berpotensi menikmati spillover effect dari popularitas acara tersebut,” imbuh Nur Hidayat.

Tidak hanya dari sisi ekonomi, Nur Hidayat juga melihat dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan dunia balap nasional. Keberadaan ajang seperti Pertamina Mandalika Racing Series dan Scooter Prix diyakini mampu membangkitkan kembali gairah para pembalap nasional untuk mengukir prestasi di kancah domestik maupun internasional.

“Kedua ajang ini bisa menjadi platform penting bagi para pembalap muda untuk menunjukkan bakat dan mengembangkan kemampuan mereka. Dengan adanya kompetisi yang berkualitas dan dukungan dari pihak-pihak besar seperti Pertamina, ekosistem balap nasional akan semakin maju dan regenerasi pembalap akan berjalan lebih optimal,” tegasnya.

Nur Hidayat berharap, sinergi antara BUMN, pemerintah daerah, dan pihak swasta dalam mendukung event-event olahraga otomotif dapat terus ditingkatkan. Ia percaya bahwa dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan yang profesional, ajang balap tidak hanya menjadi tontonan yang menarik, tetapi juga motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta wadah pembinaan bibit-bibit unggul di dunia balap Tanah Air. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kartini Berkarya Lindungi Alam, UMKM Dara Baro Buktikan Limbah Sisa Kain Mampu Mendunia

Kartini Berkarya Lindungi Alam, UMKM Dara Baro Buktikan Limbah Sisa Kain Mampu Mendunia

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 17:29 WIB

Resmi! Pertamina Pimpin Clean Energy Task Force  ASCOPE

Resmi! Pertamina Pimpin Clean Energy Task Force ASCOPE

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 11:32 WIB

Workshop "UMKM Naik Kelas" Kementerian BUMN Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Workshop "UMKM Naik Kelas" Kementerian BUMN Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Bisnis | Minggu, 27 April 2025 | 16:12 WIB

Terkini

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:29 WIB

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:17 WIB

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:12 WIB

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:19 WIB