Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Meski Pasar Global Lesu, RI Diyakini Bisa Kebanjiran Investor Industri Kendaraan Listrik

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 29 April 2025 | 19:55 WIB
Meski Pasar Global Lesu, RI Diyakini Bisa Kebanjiran Investor Industri Kendaraan Listrik
harga kendaraan listrik BYD M6 (Dok BYD)

Suara.com - Indonesia masih memiliki peluang menjadi pemain utama kendaraan listrik (EV) di dunia. Meskipun kekinian, adanya penurunan ermintaan kendaraan listrik secara global.

Anggota Komisi XII DPR RI Mukhtarudin. Indonesia memiliki sejumlah keunggulan strategis yang mendukung ambisi tersebut. Salah satunya adalah kekayaan sumber daya alam yang sangat mendukung ekosistem kendaraan listrik, terutama untuk produksi baterai.

"Langkah hilirisasi ini mendorong tumbuhnya industri lokal yang tidak hanya mengekspor bahan mentah, tapi juga memproduksi komponen bernilai tinggi, termasuk baterai dan sistem penggerak kendaraan listrik," ujarnya di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Indonesia merupakan negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, mineral utama dalam pembuatan baterai EV. Tak hanya nikel, Indonesia juga memiliki cadangan tembaga, mangan, dan kobalt yang menjadi komponen penting dalam kendaraan listrik.

Kebijakan hilirisasi dan pelarangan ekspor bahan mentah yang diterapkan pemerintah juga memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok global.

Selain kekayaan sumber daya alam dan kebijakan hilirisasi, Mukhtarudin juga menyoroti posisi geografis Indonesia yang strategis di kawasan Asia Tenggara serta pasar domestik yang besar dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta jiwa.

Menurutnya, hal ini menjadikan Indonesia sebagai pasar potensial dan pusat logistik regional untuk kendaraan listrik.

Masuknya berbagai investor asing juga menjadi bukti kepercayaan dunia internasional terhadap prospek industri kendaraan listrik di Indonesia. Salah satu yang terbaru adalah investasi perusahaan asal China, Zhejiang Huayou Cobalt, dalam sektor baterai EV.

Meski begitu, Mukhtarudin mengingatkan pentingnya langkah konkret dari pemerintah untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Ia menekankan tiga hal utama, regulasi yang konsisten, percepatan pembangunan infrastruktur seperti stasiun pengisian daya dan logistik, serta pengembangan SDM melalui pendidikan vokasi.

"Kami di Fraksi Golkar berkomitmen mendukung kebijakan yang berpihak pada penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional, demi mendorong kemandirian industri dan menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda," kata dia.

Tetap Berjalan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut hengkangnya LG dari proyek baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) tak terlalu berpengaruh rencana pemerintah dalam skema “Indonesia Grand Package”.

Proyek ini mencakup pengembangan rantai pasok baterai EV secara terintegrasi, mulai dari penambangan hingga produksi baterai.

Sebagai bagian dari komitmen investasi tersebut, pada 3 Juli 2024, Presiden ke-7 Joko Widodo meresmikan pabrik sel baterai EV pertama di Indonesia yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Pabrik ini adalah hasil kerja sama antara Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution melalui PT HLI Green Power dan telah beroperasi dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 10 Gigawatt hour (GWh).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa secara keseluruhan proyek tidak mengalami perubahan mendasar. Yang terjadi adalah penyesuaian mitra investasi dalam struktur joint venture (JV).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Batalkan Proyek Baterai EV Indonesia, Investasi Lebih dari Rp300 T Lenyap

Investor Batalkan Proyek Baterai EV Indonesia, Investasi Lebih dari Rp300 T Lenyap

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 11:27 WIB

Proyek Baterai EV Tetap Jalan Meski LG Hengkang, Bahlil Ungkap Investor Pengganti

Proyek Baterai EV Tetap Jalan Meski LG Hengkang, Bahlil Ungkap Investor Pengganti

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 14:37 WIB

LG Batal Investasi Rp130 T Gara-gara Kebijakan RUU TNI, Adik Kandung Prabowo Bungkam

LG Batal Investasi Rp130 T Gara-gara Kebijakan RUU TNI, Adik Kandung Prabowo Bungkam

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 10:27 WIB

Terkini

Semua Melesat, Saham Taipan Prajogo Pangestu Jadi Penyelamat IHSG

Semua Melesat, Saham Taipan Prajogo Pangestu Jadi Penyelamat IHSG

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 10:55 WIB

Sinyal Dialog AS - Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sinyal Dialog AS - Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 10:24 WIB

IHSG Meroket, Efek Saham-saham Prajogo Pangestu Diborong Asing?

IHSG Meroket, Efek Saham-saham Prajogo Pangestu Diborong Asing?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 10:07 WIB

Lonjakan Harga Pangan Nasional, Cabai Naik hingga 18 Persen

Lonjakan Harga Pangan Nasional, Cabai Naik hingga 18 Persen

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:57 WIB

Malaysia Mulai Krisis BBM Juni 2026, Bagaimana dengan Indonesia?

Malaysia Mulai Krisis BBM Juni 2026, Bagaimana dengan Indonesia?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:52 WIB

Mata Uang Negara Lain Menguat, Rupiah Amblas ke Rp17.124 per Dolar AS

Mata Uang Negara Lain Menguat, Rupiah Amblas ke Rp17.124 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:50 WIB

Harga Emas Antam Naik saat Harga Emas Dunia Turun, Mengapa?

Harga Emas Antam Naik saat Harga Emas Dunia Turun, Mengapa?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:46 WIB

IHSG Terus Terbang, Tembus Level 7.600 Pagi Ini

IHSG Terus Terbang, Tembus Level 7.600 Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:16 WIB

Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB

18 Saham Ditendang dari Bursa, BEI: Itu Peringatan Buat Emiten

18 Saham Ditendang dari Bursa, BEI: Itu Peringatan Buat Emiten

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB