Iri dengan China? Trump 'Kebelet' Minta Harta Karun Mineral RI

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 24 Desember 2025 | 08:38 WIB
Iri dengan China? Trump 'Kebelet' Minta Harta Karun Mineral RI
Momen Kontroversial Drawing Piala Dunia 2026, Gestur Tunduk Infantino di Hadapan Trump {@Gyaksports]
baca 10 detik
  • AS beri bebas tarif ekspor sawit, kopi, dan teh asal RI demi akses mineral kritis.
  • Trump incar mineral kritis RI untuk saingi dominasi investasi China di sektor tambang.
  • Akses mineral kritis jadi syarat AS dalam kesepakatan dagang terbaru dengan Indonesia.

Suara.com - Ketergantungan global terhadap rantai pasok energi hijau memicu persaingan panas antara dua kekuatan ekonomi dunia, Amerika Serikat (AS) dan China. Terbaru, pemerintahan Donald Trump secara terang-terangan menunjukkan ketertarikannya untuk mencicipi "harta karun" mineral kritis milik Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa dalam perundingan perdagangan terbaru di Washington, AS bersedia memberikan karpet merah bagi produk unggulan RI. Namun, fasilitas tersebut tidak datang secara gratis; Washington meminta akses khusus terhadap komoditas mineral strategis tanah air.

Kabar baik datang bagi eksportir domestik. AS sepakat memberikan pengecualian tarif ekspor terhadap komoditas seperti minyak kelapa sawit, kopi, kakao, hingga teh. Langkah ini menjadi angin segar setelah sebelumnya industri-industri tersebut terancam oleh kebijakan tarif resiprokal sebesar 19%.

"AS memberikan pengecualian kepada tarif produk unggulan kita seperti minyak sawit, kopi, teh," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual dari Washington, Selasa kemarin.

Namun, Airlangga menegaskan adanya permintaan timbal balik (quid pro quo) yang cukup berat dari pihak Negeri Paman Sam. AS disebut sangat mendesak agar diberikan akses terhadap mineral kritis (critical minerals) Indonesia guna memperkuat pertahanan dan industri manufaktur mereka.

Langkah agresif AS ini diduga kuat dipicu oleh rasa "iri" dan kekhawatiran terhadap dominasi China di sektor pertambangan Indonesia. Saat ini, sebagian besar investasi pada komoditas nikel, aluminium, hingga logam tanah jarang (LTJ) di Indonesia dikuasai oleh perusahaan-perusahaan asal Negeri Tirai Bambu.

Mineral kritis sendiri merupakan komoditas yang berperan vital bagi pertahanan serta ekonomi nasional, namun memiliki risiko gangguan pasokan yang tinggi. Komoditas ini merupakan bahan baku utama untuk teknologi masa depan, mulai dari baterai kendaraan listrik hingga perangkat militer canggih.

Bagi Indonesia, permintaan AS ini menjadi dilema sekaligus peluang strategis. Di satu sisi, akses pasar untuk produk pertanian terbuka lebar. Di sisi lain, pemerintah harus jeli mengelola cadangan mineral kritis agar tidak hanya menjadi rebutan kekuatan besar, tetapi benar-benar memberikan nilai tambah melalui hilirisasi di dalam negeri sesuai amanat regulasi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Mau Temui Donald Trump, Bahas 'Kesepakatan Baru' Tarif Dagang?

Prabowo Mau Temui Donald Trump, Bahas 'Kesepakatan Baru' Tarif Dagang?

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 13:23 WIB

AS Incar Mineral Kritis Indonesia demi Diskon Tarif Ekspor Sawit dan Kopi

AS Incar Mineral Kritis Indonesia demi Diskon Tarif Ekspor Sawit dan Kopi

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 12:28 WIB

Eksklusif! Jejak Mafia Tambang Emas Cigudeg: Dari Rayuan Hingga Dugaan Setoran ke Oknum Aparat

Eksklusif! Jejak Mafia Tambang Emas Cigudeg: Dari Rayuan Hingga Dugaan Setoran ke Oknum Aparat

News | Senin, 22 Desember 2025 | 23:15 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×