Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Iri dengan China? Trump 'Kebelet' Minta Harta Karun Mineral RI

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 24 Desember 2025 | 08:38 WIB
Iri dengan China? Trump 'Kebelet' Minta Harta Karun Mineral RI
Momen Kontroversial Drawing Piala Dunia 2026, Gestur Tunduk Infantino di Hadapan Trump {@Gyaksports]
baca 10 detik
  • AS beri bebas tarif ekspor sawit, kopi, dan teh asal RI demi akses mineral kritis.
  • Trump incar mineral kritis RI untuk saingi dominasi investasi China di sektor tambang.
  • Akses mineral kritis jadi syarat AS dalam kesepakatan dagang terbaru dengan Indonesia.

Suara.com - Ketergantungan global terhadap rantai pasok energi hijau memicu persaingan panas antara dua kekuatan ekonomi dunia, Amerika Serikat (AS) dan China. Terbaru, pemerintahan Donald Trump secara terang-terangan menunjukkan ketertarikannya untuk mencicipi "harta karun" mineral kritis milik Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa dalam perundingan perdagangan terbaru di Washington, AS bersedia memberikan karpet merah bagi produk unggulan RI. Namun, fasilitas tersebut tidak datang secara gratis; Washington meminta akses khusus terhadap komoditas mineral strategis tanah air.

Kabar baik datang bagi eksportir domestik. AS sepakat memberikan pengecualian tarif ekspor terhadap komoditas seperti minyak kelapa sawit, kopi, kakao, hingga teh. Langkah ini menjadi angin segar setelah sebelumnya industri-industri tersebut terancam oleh kebijakan tarif resiprokal sebesar 19%.

"AS memberikan pengecualian kepada tarif produk unggulan kita seperti minyak sawit, kopi, teh," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual dari Washington, Selasa kemarin.

Namun, Airlangga menegaskan adanya permintaan timbal balik (quid pro quo) yang cukup berat dari pihak Negeri Paman Sam. AS disebut sangat mendesak agar diberikan akses terhadap mineral kritis (critical minerals) Indonesia guna memperkuat pertahanan dan industri manufaktur mereka.

Langkah agresif AS ini diduga kuat dipicu oleh rasa "iri" dan kekhawatiran terhadap dominasi China di sektor pertambangan Indonesia. Saat ini, sebagian besar investasi pada komoditas nikel, aluminium, hingga logam tanah jarang (LTJ) di Indonesia dikuasai oleh perusahaan-perusahaan asal Negeri Tirai Bambu.

Mineral kritis sendiri merupakan komoditas yang berperan vital bagi pertahanan serta ekonomi nasional, namun memiliki risiko gangguan pasokan yang tinggi. Komoditas ini merupakan bahan baku utama untuk teknologi masa depan, mulai dari baterai kendaraan listrik hingga perangkat militer canggih.

Bagi Indonesia, permintaan AS ini menjadi dilema sekaligus peluang strategis. Di satu sisi, akses pasar untuk produk pertanian terbuka lebar. Di sisi lain, pemerintah harus jeli mengelola cadangan mineral kritis agar tidak hanya menjadi rebutan kekuatan besar, tetapi benar-benar memberikan nilai tambah melalui hilirisasi di dalam negeri sesuai amanat regulasi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Mau Temui Donald Trump, Bahas 'Kesepakatan Baru' Tarif Dagang?

Prabowo Mau Temui Donald Trump, Bahas 'Kesepakatan Baru' Tarif Dagang?

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 13:23 WIB

AS Incar Mineral Kritis Indonesia demi Diskon Tarif Ekspor Sawit dan Kopi

AS Incar Mineral Kritis Indonesia demi Diskon Tarif Ekspor Sawit dan Kopi

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 12:28 WIB

Eksklusif! Jejak Mafia Tambang Emas Cigudeg: Dari Rayuan Hingga Dugaan Setoran ke Oknum Aparat

Eksklusif! Jejak Mafia Tambang Emas Cigudeg: Dari Rayuan Hingga Dugaan Setoran ke Oknum Aparat

News | Senin, 22 Desember 2025 | 23:15 WIB

Terkini

Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda

Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda

Banten | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Persib Bandung Disanksi FIFA, Ferry Paulus Yakin Masalah Enteng Bakal Cepat Selesai

Persib Bandung Disanksi FIFA, Ferry Paulus Yakin Masalah Enteng Bakal Cepat Selesai

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Cushion Apa yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Flawless

Cushion Apa yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Flawless

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah

Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:21 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan Besok 12 Agustus 2026, Hoki Ada di Depan Mata

4 Shio yang Menarik Keberuntungan Besok 12 Agustus 2026, Hoki Ada di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Ulah Pemuda Perusak Bendera Merah Putih di Bantul Berbuntut Panjang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Ulah Pemuda Perusak Bendera Merah Putih di Bantul Berbuntut Panjang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Seukuran Paspor dan Bobot 201 Gram, Galaxy Z Fold8 Terasa Lebih Praktis Dibawa

Seukuran Paspor dan Bobot 201 Gram, Galaxy Z Fold8 Terasa Lebih Praktis Dibawa

Sumut | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Viral Video Lafalkan Al Quran demi Miras, Polisi Mulai Panggil Pihak Terkait

Viral Video Lafalkan Al Quran demi Miras, Polisi Mulai Panggil Pihak Terkait

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:15 WIB

BRIN Ungkap Peran Katalis dalam Mendorong Efisiensi Industri, Benarkah Bisa Hemat Energi?

BRIN Ungkap Peran Katalis dalam Mendorong Efisiensi Industri, Benarkah Bisa Hemat Energi?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:15 WIB

×