Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161

Berdikari Siap Maksimalkan Aset di Bawah Naungan BPI Danantara

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 01 Mei 2025 | 15:37 WIB
Berdikari Siap Maksimalkan Aset di Bawah Naungan BPI Danantara
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perkebunan, PT Berdikari (Persero), menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung visi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset yang dimilikinya.

Suara.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perkebunan, PT Berdikari (Persero), menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung visi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset yang dimilikinya. Langkah strategis ini sejalan dengan pembentukan BPI Danantara yang akan mengelola aset-aset BUMN dengan nilai proyeksi mencapai 1 triliun dollar AS.

Direktur Utama PT Berdikari, Maryadi, menegaskan kesiapan perusahaannya untuk mendukung penuh inisiatif pemerintah di bawah koordinasi BPI Danantara. Menurutnya, Berdikari tidak hanya berperan sebagai pelaku bisnis pangan semata, melainkan juga sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional. Dengan sinergi yang terjalin, diharapkan kontribusi Berdikari dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

"Kami siap untuk mendukung pemerintah di bawah naungan BPI Danantara. Bagi Berdikari, ini adalah kesempatan untuk berkontribusi lebih besar bagi bangsa. Peran kami kini meluas, bukan hanya sebatas bisnis pangan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi nasional. Kami optimis, dengan pengelolaan aset yang lebih terstruktur dan terintegrasi di bawah BPI Danantara, Berdikari dapat memberikan hasil yang lebih positif bagi Indonesia," ujar Maryadi dalam keterangan persnya, Kamis (1/5/2025).

Lebih lanjut, Maryadi menekankan bahwa Berdikari akan berada di garis terdepan dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG). Komitmen ini menjadi landasan penting dalam menjalankan strategi yang telah digariskan oleh BPI Danantara demi mencapai pertumbuhan aset yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah yang optimal bagi negara.

"Berdikari berkomitmen penuh untuk menjalankan strategi Danantara demi pertumbuhan aset yang berkelanjutan. Penerapan prinsip GCG akan menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang kami ambil. Kami percaya bahwa pengelolaan aset yang transparan dan akuntabel akan menjadi kunci keberhasilan kita bersama," imbuhnya.

Senada dengan Direktur Utama, Direktur Keuangan PT Berdikari, Kaspiyah, menambahkan bahwa aspek akuntabilitas dan transparansi akan menjadi fondasi dalam setiap langkah strategis perusahaan. Menurutnya, kepercayaan publik dan pemangku kepentingan menjadi prioritas utama, sehingga kejelasan dan pertanggungjawaban dalam pengelolaan aset menjadi sebuah keharusan.

"Untuk memastikan dukungan maksimal terhadap visi BPI Danantara, kami akan mengedepankan aspek akuntabilitas dan transparansi dalam setiap langkah strategis perusahaan. Kami berkomitmen memastikan setiap aset yang kami kelola memiliki jejak yang jelas, bersih, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini bukan hanya tentang memaksimalkan nilai aset, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan kredibilitas," tegas Kaspiyah.

Partisipasi aktif Berdikari dalam Town Hall Meeting BPI Danantara yang diselenggarakan di Jakarta pada Senin (28/04/2025) lalu, semakin mempertegas komitmen perusahaan. Acara tersebut menjadi momentum krusial untuk memperkuat sinergi antar BUMN dalam merumuskan strategi, menetapkan arah kebijakan, serta menyelaraskan peran masing-masing entitas di bawah payung BPI Danantara. Kehadiran Berdikari dalam forum tersebut menunjukkan kesiapan perusahaan untuk menjadi bagian integral dari pilar strategis pengelolaan aset nasional.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai potensi sinergi dan kolaborasi antar BUMN dibahas secara mendalam. Berdikari melihat peluang besar untuk mengoptimalkan aset-aset perkebunannya melalui kerjasama dengan BUMN lain yang bergerak di sektor hilir maupun sektor pendukung lainnya. Integrasi ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah yang lebih besar, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas jangkauan pasar produk-produk Berdikari.

Dengan perencanaan yang matang dan strategi yang terarah, Berdikari optimis dapat mendorong aset-aset yang ada menjadi lebih produktif. Peningkatan produktivitas ini diharapkan akan menghasilkan return on investment (ROI) dan return on asset (ROA) yang positif, yang pada akhirnya akan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Berdikari sebagai salah satu pemain kunci dalam industri perkebunan di Indonesia.

Selain fokus pada peningkatan produktivitas aset, Berdikari juga berkomitmen untuk menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan visi BPI Danantara yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melalui Optimasi AI, BNI Perkuat Komunikasi Digital BUMN

Melalui Optimasi AI, BNI Perkuat Komunikasi Digital BUMN

News | Rabu, 30 April 2025 | 19:10 WIB

Kawasan GBK Jadi Aset Danantara Karena Perintah Prabowo

Kawasan GBK Jadi Aset Danantara Karena Perintah Prabowo

Bisnis | Rabu, 30 April 2025 | 13:14 WIB

Peralihan GBK dari Setneg ke Danantara Atas Petunjuk Prabowo

Peralihan GBK dari Setneg ke Danantara Atas Petunjuk Prabowo

News | Rabu, 30 April 2025 | 11:37 WIB

Terkini

Banyak Investor Ambil Untung, IHSG Merah Lagi di Sesi I

Banyak Investor Ambil Untung, IHSG Merah Lagi di Sesi I

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 12:51 WIB

Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?

Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 12:03 WIB

BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance Global 500 2026

BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance Global 500 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 11:56 WIB

Akui Harga Plastik Naik, Industri Mulai Cari Bahan Baku Lain di Luar Timur Tengah

Akui Harga Plastik Naik, Industri Mulai Cari Bahan Baku Lain di Luar Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 11:24 WIB

Harga Avtur Terbang 70 Persen, Tarif Kargo Udara Ikut Melambung 40 Persen

Harga Avtur Terbang 70 Persen, Tarif Kargo Udara Ikut Melambung 40 Persen

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 11:09 WIB

Permata Bank Bagi Dividen Rp1,226 Triliun hingga Romba Direksi

Permata Bank Bagi Dividen Rp1,226 Triliun hingga Romba Direksi

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:57 WIB

Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin

Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:27 WIB

Harga Pangan Bergerak Liar, Bawang Naik Tajam, Cabai Ambruk

Harga Pangan Bergerak Liar, Bawang Naik Tajam, Cabai Ambruk

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:08 WIB

Bahlil Jamin LPG Tak Langka, Stok Sudah di Atas 10 Hari

Bahlil Jamin LPG Tak Langka, Stok Sudah di Atas 10 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:52 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS

Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:49 WIB