Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Program Keberlanjutan SIG Serap 20 Ribu Tenaga Kerja

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 06 Mei 2025 | 15:33 WIB
Program Keberlanjutan SIG Serap 20 Ribu Tenaga Kerja
Karyawan PT Semen Gresik anak usaha SIG sedang mengontrol persediaan bahan baku produksi di storage area Pabrik Rembang. [Dok Semen Gresik]

Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membuktikan bahwa bisnis dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan, bahkan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar wilayah operasionalnya. Melalui serangkaian program keberlanjutan yang inovatif, raksasa semen ini tercatat telah menciptakan lapangan pekerjaan bagi lebih dari 20 ribu orang hingga akhir tahun 2024.

Inisiatif-inisiatif unggulan seperti Koperasi Peduli Bumi (Korsa Bumi) dan program Paku Bumi milik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong di Jawa Barat menjadi bukti nyata komitmen SIG. Program Paku Bumi saja telah membuka pintu rezeki bagi 11.345 warga Jawa Barat. Jejak positif ini juga terlihat di Jawa Tengah melalui program Bumi Kartini milik PT Semen Gresik di Rembang dan proyek Baruwani Ranajaya serta Baruwani Circular Hub milik SBI Pabrik Cilacap, yang secara kolektif menciptakan 8.194 pekerjaan.

Tak ketinggalan, di Jawa Timur, inovasi keberlanjutan SIG Pabrik Tuban melalui Ecopark Kembangsemi dan proyek Mliwang Metubanyune serta Banyusora dari SBI Pabrik Tuban turut berkontribusi dengan menyerap 897 tenaga kerja.

Di luar Pulau Jawa, SIG dan anak usahanya juga menghadirkan program keberlanjutan yang tak kalah inspiratif. Revitalisasi Ikan Bilih dan program Bu Andra Si Energik oleh PT Semen Padang di Sumatra Barat berhasil mencetak 953 lapangan kerja sekaligus melestarikan spesies endemik Danau Singkarak yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat. Sementara itu, Solusi Bersama Jaga Ekosistem Pesisir dan Laut Bebas Sampah (Sobat si Abes) oleh PT Solusi Bangun Andalas di Aceh telah memberikan pekerjaan bagi 67 warga sambil menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menegaskan bahwa inovasi lingkungan dan sosial ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjalankan bisnis secara bertanggung jawab, berlandaskan pada tiga pilar keberlanjutan: kemakmuran (prosperity), masyarakat (people), dan bumi (planet).

"SIG telah membuktikan bahwa kegiatan bisnis dapat berjalan selaras dengan alam dan kehidupan sosial. Penyerapan lebih dari 20 ribu orang tenaga kerja dari masyarakat sekitar operasional Perusahaan, menunjukkan keberhasilan dari inovasi dan kolaborasi yang dilakukan SIG dalam aspek lingkungan dan sosial. Ini menjadi kontribusi kami terhadap arahan Kementerian BUMN dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan dan alam, serta pemberantasan kemiskinan," ujar Vita Mahreyni dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (6/5/2025).

Vita Mahreyni menyoroti Ecopark Kembangsemi di Desa Tlogowaru, Tuban, Jawa Timur, sebagai salah satu program unggulan konservasi lingkungan dan pengembangan sosial SIG. Dahulunya merupakan lahan tambang, kini Ecopark Kembangsemi bertransformasi menjadi destinasi wisata edukasi pertanian, peternakan, dan perikanan yang tidak hanya memulihkan ekosistem tetapi juga memberdayakan ratusan masyarakat.

Saat ini, Ecopark Kambangsemi menaungi 87 pengelola, 527 petani sabuk hijau, 73 pekerja reklamasi, dan 16 pegiat UMKM, dengan total penerima manfaat mencapai 2.630 jiwa di wilayah Tuban. Hasil kajian evaluasi menunjukkan rasio Social Return on Investment (SROI) yang fantastis, yaitu 2,63. Artinya, setiap Rp1 yang diinvestasikan dalam Ecopark Kembangsemi menghasilkan manfaat ekonomi sekitar Rp2,63 bagi masyarakat.

Program unggulan lainnya datang dari PT Semen Padang melalui konservasi ikan bilih yang dilakukan bersama LPPM Universitas Bung Hatta sejak tahun 2018. Ikan endemik Danau Singkarak yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat sekitar terancam punah. Melalui program ini, SIG berupaya menyelamatkan ikan bilih dari kepunahan sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat lokal.

baca juga

Hingga saat ini, sekitar 17.000 ekor ikan bilih telah disebar kembali ke Danau Singkarak, memberikan dampak positif yang signifikan. Hasil tangkapan nelayan Nagari Sumpur meningkat dari rata-rata 3 kg/hari/nelayan menjadi 7 kg/hari/nelayan, dan pendapatan nelayan melonjak menjadi Rp4,5 juta/bulan/nelayan. Program ini telah memberikan manfaat bagi 149 nelayan dengan total nilai manfaat mencapai Rp5,39 miliar. Hasil kajian evaluasi menunjukkan SROI program konservasi ikan bilih yang luar biasa, yaitu 13,97.

Keunggulan inovasi lingkungan dan sosial SIG telah mendapatkan pengakuan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan meraih tiga penghargaan PROPER Emas dan lima PROPER Hijau tahun 2024. Penghargaan ini menunjukkan bahwa SIG dinilai memiliki kinerja di atas standar yang dipersyaratkan (beyond compliance) dengan hasil kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat yang semakin baik.

"Ke depan, SIG akan terus menghadirkan program-program inovatif yang berdampak besar dan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh para pemangku kepentingan," pungkas Vita Mahreyni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalih Garuda Indonesia Kandangkan 15 Pesawat

Dalih Garuda Indonesia Kandangkan 15 Pesawat

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 12:23 WIB

Petinggi BUMN Kini Tak Bisa Dijerat Kasus Korupsi? Pimpinan KPK: Tergantung Perbuatannya!

Petinggi BUMN Kini Tak Bisa Dijerat Kasus Korupsi? Pimpinan KPK: Tergantung Perbuatannya!

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 12:09 WIB

Sebut Petinggi BUMN Memang Harusnya Bukan Pejabat Negara, Pimpinan KPK Ungkap Alasannya!

Sebut Petinggi BUMN Memang Harusnya Bukan Pejabat Negara, Pimpinan KPK Ungkap Alasannya!

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 11:38 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×