Proyek Bedah Rumah ASG Terus Bergulir Demi Tingkatkan Ekonomi Lokal

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 10 Mei 2025 | 08:17 WIB
Proyek Bedah Rumah ASG Terus Bergulir Demi Tingkatkan Ekonomi Lokal
Ilustrasi Rumah Tak Layak Huni. Foto Ist.

Suara.com - Inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa program bedah rumah yang digagas oleh pengembang properti terkemuka, Agung Sedayu Group (ASG), terus bergulir memberikan dampak signifikan di berbagai wilayah operasional perusahaan. 

Program yang menyasar rumah-rumah dengan kondisi memprihatinkan ini bukan hanya sekadar memberikan hunian yang layak, namun juga berpotensi menggerakkan roda perekonomian di tingkat lokal.

Kondisi rumah yang tidak layak huni, seperti atap bocor, dinding berlubang, hingga ketiadaan fasilitas sanitasi dasar dan akses listrik, menjadi fokus utama program ini. Agung Sedayu Group melalui tim CSR dan community center yang melibatkan warga lokal Kabupaten Tangerang, turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi dan memverifikasi kondisi rumah-rumah yang membutuhkan bantuan. 

Pendekatan ini memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan mendesak masyarakat.

Estate Management Director Agung Sedayu Group, Restu Mahesa, menekankan bahwa program bedah rumah ini melampaui sekadar pembangunan fisik. Menurutnya, inisiatif ini merupakan bagian integral dari upaya kolektif perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kami tidak hanya membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup yang baru bagi saudara-saudara kita,” ujar Restu dalam keterangannya Jumat (9/5/2025). “Dengan hunian yang layak, kami berharap masyarakat dapat lebih fokus pada peningkatan kualitas hidup, termasuk aspek ekonomi.”tambahnya. 

Lebih lanjut, Restu menjelaskan bahwa program ini secara tidak langsung memberikan stimulus ekonomi lokal. Proses bedah rumah melibatkan material bangunan, tenaga kerja konstruksi, dan potensi pemberdayaan usaha kecil di sekitar lokasi proyek. Kebutuhan akan material seperti semen, batu bata, pasir, kayu, hingga perlengkapan sanitasi dan listrik, dapat dipasok oleh pedagang dan pengusaha lokal. Begitu pula dengan kebutuhan akan tenaga kerja, yang dapat menyerap warga sekitar sehingga memberikan penghasilan tambahan bagi mereka.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk melibatkan sumber daya lokal dalam pelaksanaan program ini. Selain menciptakan lapangan kerja sementara, hal ini juga menumbuhkan rasa kepemilikan dan kebersamaan dalam komunitas,” imbuh Restu.

Sinergi antara Agung Sedayu Group dan pemerintah daerah juga menjadi kunci keberhasilan program ini. Sekretaris Camat Teluknaga, Rizki Rizani Fahmi, menyambut baik kolaborasi yang terjalin. Ia menilai bahwa kemitraan antara sektor swasta dan pemerintah sangat krusial dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat, terutama dalam hal penyediaan hunian yang layak.

baca juga

“Kami melihat langsung bagaimana kondisi rumah-rumah warga di sini sangat memprihatinkan. Alhamdulillah, melalui program CSR dari PIK 2 dan Agung Sedayu Group, harapan untuk memiliki rumah yang layak huni kini menjadi kenyataan bagi sebagian warga kami,” kata Rizki. “Sinergi ini membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif dari sektor swasta.”katanya.

Rizki menambahkan bahwa perbaikan rumah yang layak huni akan berdampak positif pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Selain meningkatkan kesehatan dan kenyamanan, hunian yang layak juga dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak dan aktivitas ekonomi keluarga.

“Rumah yang sehat dan aman akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya. Dengan demikian, mereka dapat lebih produktif dalam bekerja dan berusaha, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga dan masyarakat secara keseluruhan,” jelas Rizki.

Program bedah rumah ini juga memberikan dampak psikologis yang signifikan bagi penerima manfaat. Ernawati, salah seorang warga yang rumahnya akan direhabilitasi total, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Selama ini, ia dan keluarganya harus menumpang aliran air dan listrik dari tetangga. Kini, impian untuk memiliki rumah dengan dua kamar tidur, kamar mandi keramik, akses air bersih, dan halaman yang tertata rapi akan segera terwujud.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Agung Sedayu Group dan pemerintah. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dulu rumah kami bocor dan tidak nyaman, sekarang kami punya harapan baru untuk hidup lebih baik,” ujar Ernawati dengan mata berkaca-kaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah Hunian yang Ramah Keluarga untuk Masyarakat Indonesia

Inilah Hunian yang Ramah Keluarga untuk Masyarakat Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 09 Mei 2025 | 23:39 WIB

Hindari Taruh 6 Tanaman Ini di Pintu Rumah, Bisa Bikin Sial Menurut Feng Shui!

Hindari Taruh 6 Tanaman Ini di Pintu Rumah, Bisa Bikin Sial Menurut Feng Shui!

Lifestyle | Kamis, 08 Mei 2025 | 16:29 WIB

Perdana Melantai Bursa, DKHH Raup Dana IPO Rp69,9 Miliar

Perdana Melantai Bursa, DKHH Raup Dana IPO Rp69,9 Miliar

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 12:45 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×