Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Nizar Ahmad Saputra, Dari Relawan Jokowi Kini Diangkat Jadi Komisaris Bank Syariah Indonesia

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 16 Mei 2025 | 18:24 WIB
Nizar Ahmad Saputra, Dari Relawan Jokowi Kini Diangkat Jadi Komisaris Bank Syariah Indonesia
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi), Nizar Ahmad Saputra Foto Antara.

Suara.com - Nama Nizar Ahmad Saputra, sosok yang dikenal luas sebagai relawan setia Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan pendukung Presiden terpilih Prabowo Subianto, resmi menduduki kursi Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

Penunjukan Nizar Ahmad Saputra ini menjadi sorotan, mengingat latar belakangnya yang kental dengan dunia politik dan relawan. Ia adalah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi), sebuah organisasi yang aktif mendukung Jokowi.

Namanya juga tercatat sebagai salah satu tokoh yang turut andil dalam memenangkan Jokowi pada dua periode pemilihan presiden. Tak hanya itu, ia juga menunjukkan dukungannya kepada Prabowo Subianto pada pemilihan presiden 2024 lalu.

Penunjukan Nizar Ahmad Saputra sebagai Komisaris Independen BSI terjadi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Jumat (16/5/2025). Dalam RUPST tersebut, emiten dengan kode saham BRIS itu juga mengumumkan perubahan signifikan pada jajaran direksi dan komisaris.

Selain penunjukan Nizar Ahmad Saputra, RUPST BSI juga mengumumkan pergantian Direktur Utama. Anggoro Eko Cahyo resmi ditunjuk menjadi Direktur Utama BSI, menggantikan Hery Gunardi yang kini mengemban amanah baru sebagai Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Selain pucuk pimpinan, beberapa nama baru juga mengisi jajaran direksi BSI, di antaranya Muharto sebagai Direktur Informasi Teknologi, Arief Adhi Sanjaya sebagai Direktur Compliance dan Human Capital, dan Firman Nugraha sebagai Direktur Treasury & International Banking.

Perubahan signifikan juga terjadi di jajaran komisaris. Muhadjir Effendy didapuk menjadi Komisaris Utama BSI. Nama-nama lain yang mengisi kursi komisaris adalah Meidy Firmansyah, Mochammad Agus Rofiuddin, Kamaruddin Amin, serta tiga Komisaris Independen lainnya yaitu Muhammad Syafii Antonio dan Addin Jauharuddin. Felicitas Tallulembang tercatat sebagai Komisaris Independen yang tetap di posisinya.

Penunjukan Nizar Ahmad Saputra, seorang tokoh yang dekat dengan lingkaran kekuasaan, tentu memunculkan berbagai spekulasi. Sebagian pihak melihatnya sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas dan dukungan politik yang telah diberikan. Namun, di sisi lain, harapan juga tertumpu pada kemampuannya untuk memberikan kontribusi positif bagi perkembangan BSI, terutama dalam memperluas jangkauan dan memperkuat citra bank syariah terbesar di Indonesia ini.

Sebagai Komisaris Independen, Nizar Ahmad Saputra diharapkan dapat membawa perspektif baru dan independen dalam pengawasan kinerja manajemen BSI, serta turut andil dalam pengambilan keputusan strategis yang akan membawa bank ini menuju pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi umat.

baca juga

Langkah BSI menunjuk tokoh dari kalangan relawan politik ke jajaran komisaris ini menjadi menarik untuk disimak. Bagaimana kiprah Nizar Ahmad Saputra dalam mengemban amanah barunya dan kontribusinya bagi perkembangan BSI ke depan akan menjadi perhatian publik. Yang pasti, kehadirannya menambah warna baru dalam peta kepemimpinan industri perbankan syariah di Indonesia.

Jajaran Komisaris

Komisaris Utama: Muhadjir Effendy
Komisaris Independen: Felicitas Tallulembang
Komisaris: Meidy Firmansyah
Komisaris: Mochammad Agus Rofiuddin
Komisaris: Kamaruddin Amin
Komisaris Independen: Nizar Ahmad Saputra
Komisaris Independen: Muhammad Syafii Antonio
Komisaris Independen: Addin Jauharuddin

Jajaran Direksi

Direktur Utama: Anggoro Eko Cahyo
Wakil Direktur Utama: Bob Tyasika Ananta
Direktur Retail Banking: Kemas Erwan Husainy
Direktur Information Technology: Muharto
Direktur Compliance dan Human Capital: Arief Adhi Sanjaya
Direktur Risk Management: Grandhis Helmi Harumansyah
Direktur Wholesale Transaction Banking: Zaidan Novari
Direktur Treasury & International Banking: Firman Nugraha

Selain mengangkat Anggoro Eko Cahyo sebagai dirut BSI, RUPST  juga menyepakati pembagian dividen untuk tahun buku 2024 senilai Rp 1,05 triliun, atau Rp 22,78 per saham. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jamin Indonesia Bisa Survive, Prabowo Ingin Swasembada Energi-Pangan: Uangnya Bisa Dinikmati Rakyat

Jamin Indonesia Bisa Survive, Prabowo Ingin Swasembada Energi-Pangan: Uangnya Bisa Dinikmati Rakyat

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 17:58 WIB

Profil Lengkap Anggoro Eko Cahyo yang Resmi Jadi Direktur Utama BSI

Profil Lengkap Anggoro Eko Cahyo yang Resmi Jadi Direktur Utama BSI

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 17:07 WIB

Prabowo Beri Pujian Setinggi Langit Proyek Migas Natuna

Prabowo Beri Pujian Setinggi Langit Proyek Migas Natuna

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:42 WIB

Terkini

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:56 WIB

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:46 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

×