Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

PLN Diminta Ganti Rugi Warga Bali Terdampak Mati Listrik Massal

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 20 Mei 2025 | 08:15 WIB
PLN Diminta Ganti Rugi Warga Bali Terdampak Mati Listrik Massal
Ilustrasi [ANTARA]

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menyampaikan tuntutan keras kepada PT PLN (Persero) terkait dampak pemadaman listrik total yang melanda seluruh Bali pada Jumat (2/5) lalu. Dewan mendesak agar PLN memberikan kompensasi yang setimpal kepada masyarakat, terutama para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengalami kerugian signifikan akibat insiden tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih, dalam rapat dengar pendapat dengan pihak PLN di Denpasar pada Senin (19/5/2025), menyampaikan kekecewaannya atas respons PLN yang dinilai kurang konkret.

“Harapan saya dari PLN ada bentuk ganti rugi terhadap masyarakat Bali, bagaimana pun kebijakannya tidak bisa selesai dengan hanya meminta maaf,” tegas Agung Bagus, dikutip via Antara.

Dalam rapat tersebut, Agung Bagus menjabarkan berbagai laporan kerugian yang diterima DPRD Bali selama pemadaman listrik yang berlangsung lebih dari 10 jam tersebut. Sektor pariwisata dan UMKM menjadi yang paling merasakan dampaknya.

“UMKM ini lebih terdampak daripada usaha-usaha menengah atas karena mereka tidak punya genset. Warung-warung terpaksa tutup, aktivitas rumah tangga juga terganggu. Yang memiliki genset hanya kalangan menengah ke atas,” ujarnya prihatin.

Lebih lanjut, Agung Bagus menyoroti bahwa insiden mati listrik tersebut terjadi bertepatan dengan hari Penampahan Hari Raya Kuningan, sebuah momen penting bagi umat Hindu di Bali yang harus menyelesaikan berbagai perlengkapan persembahyangan untuk keesokan harinya. Pemadaman listrik menyebabkan aktivitas persiapan terhambat, menambah kesulitan bagi masyarakat.

Kondisi jalanan juga menjadi kacau akibat lampu lalu lintas yang tidak berfungsi, menimbulkan kemacetan dan kerugian bagi masyarakat yang dinilai sebagai bagian dari kerugian negara. Bahkan, dampak mati listrik juga meluas ke hobi sebagian besar masyarakat Bali, seperti memelihara ikan koi, yang berujung pada kematian ikan dan kerugian jutaan rupiah.

“Kejadian mati listrik juga terjadi di awal bulan, di mana rata-rata masyarakat baru saja berbelanja bulanan di pasar atau supermarket. Akibatnya, bahan makanan di kulkas menjadi basi. Mungkin bagi sebagian orang bisa membeli lagi, tapi bagaimana dengan masyarakat menengah ke bawah?” tanya Agung Bagus, menekankan dampak sosial-ekonomi yang luas akibat pemadaman listrik.

Oleh karena itu, DPRD Bali dengan tegas meminta PLN untuk menggantikan kerugian yang dialami masyarakat saat itu, mengingat kesetiaan masyarakat Bali yang selama ini hanya mengandalkan pasokan listrik utama dari PLN.

Senada dengan itu, Ketua Komisi III DPRD Bali, Nyoman Suyasa, menambahkan bahwa insiden mati listrik ini seharusnya menjadi momentum untuk mendorong kemandirian energi di Bali. “Ini sudah menjadi rencana selama 5 tahun terakhir tentang kemandirian energi di Bali, namun belum bisa berjalan. Sekarang, setelah terjadi blackout, baru ada pemikiran lagi, baru menyadari bahwa Bali itu harus mandiri di bidang energi,” ujarnya.

Suyasa mendesak PLN dan Pemerintah Provinsi Bali untuk segera mengoptimalkan potensi energi terbarukan yang dimiliki Pulau Dewata, salah satunya adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) secara masif. Langkah ini dinilai sebagai solusi jangka panjang untuk menghindari ketergantungan pada satu sumber energi dan meminimalisir risiko pemadaman listrik di masa depan.

Menanggapi permintaan DPRD Bali, Senior Manager Distribusi PLN UID Bali, I Putu Eka Astawa, memastikan bahwa pihaknya akan memberikan kompensasi atas kejadian mati listrik tersebut. “Sebetulnya bahasanya itu bukan ganti rugi, tapi kompensasi. Apakah nanti akan dua kali (lebih murah) dari biaya beban atau tiga kali, itu nanti ada mekanismenya melalui tagihan yang akan dibayarkan oleh pelanggan,” jelas Putu Eka.

Mengenai waktu pemberian kompensasi, PLN menyatakan akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk menyesuaikan data pelanggan yang terdampak pemadaman beserta durasi padamnya. “Nanti akan kita eksekusi secara langsung, biasanya 1 atau 2 bulan setelah kejadian. Jadi, bukan diskon, tapi kompensasi yang akan tercantum di tagihan listrik pelanggan,” kata Putu Eka.

Janji kompensasi dari PLN ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban kerugian yang dialami masyarakat Bali. Namun, desakan DPRD Bali agar PLN dan Pemprov Bali segera merealisasikan kemandirian energi di Pulau Dewata menjadi catatan penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan dan memastikan ketersediaan energi yang stabil dan andal bagi masyarakat Bali. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elkan Baggott Masih di Bali Ditunggu Bisa Gabung Last Minute ke Timnas Indonesia

Elkan Baggott Masih di Bali Ditunggu Bisa Gabung Last Minute ke Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 20 Mei 2025 | 07:34 WIB

Cerita Stefano Lilipaly Diminta Bela Timnas Indonesia: Saya Tidak Bisa

Cerita Stefano Lilipaly Diminta Bela Timnas Indonesia: Saya Tidak Bisa

Bola | Senin, 19 Mei 2025 | 13:17 WIB

Irvan Mahidin Sukamto Nakhodai IVENDO, Siap Bawa Industri Even di Tengah Efisensi

Irvan Mahidin Sukamto Nakhodai IVENDO, Siap Bawa Industri Even di Tengah Efisensi

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 13:06 WIB

Se-Indonesia Kena Prank TikTokers Bali Sebut Elkan Baggott Ikut TC Timnas Indonesia

Se-Indonesia Kena Prank TikTokers Bali Sebut Elkan Baggott Ikut TC Timnas Indonesia

Bola | Senin, 19 Mei 2025 | 08:39 WIB

Luna Maya Bicara Soal Rencana Kehamilan, Sadar Saat Ini Sulit Dan Akan Kewalahan

Luna Maya Bicara Soal Rencana Kehamilan, Sadar Saat Ini Sulit Dan Akan Kewalahan

Entertainment | Senin, 19 Mei 2025 | 08:16 WIB

PLN Tak Hanya Jual Listrik: Buktikan Komitmen Lingkungan dengan Kelola Sampah

PLN Tak Hanya Jual Listrik: Buktikan Komitmen Lingkungan dengan Kelola Sampah

News | Senin, 19 Mei 2025 | 06:10 WIB

Terkini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Menaker: PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Utama di Tahap Implementasi

Menaker: PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Utama di Tahap Implementasi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:51 WIB

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:49 WIB

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:29 WIB

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:10 WIB

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:09 WIB

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:55 WIB

Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar

Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:33 WIB

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:30 WIB

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:00 WIB