Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Diskon Listrik 50 Persen Diperpanjang Bulan Juni, Cek Syarat dan Ketentuannya

M Nurhadi

Minggu, 25 Mei 2025 | 06:35 WIB
Diskon Listrik 50 Persen Diperpanjang Bulan Juni, Cek Syarat dan Ketentuannya
Warga memasukkan pulsa token listrik di salah satu indekos di kawasan Sunter Jaya, Jakarta, Senin (19/7/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Suara.com - Pemerintah Indonesia akan meluncurkan paket stimulus ekonomi komprehensif mulai 5 Juni 2025, sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2025. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan enam insentif utama yang saat ini tengah difinalisasi regulasinya oleh kementerian terkait.

Diskon Listrik Diperluas, Bantuan Subsidi Upah Kembali Hadir

Salah satu insentif yang paling dinanti adalah diskon listrik 50% dari PLN. Namun, kali ini insentif tersebut akan difokuskan pada golongan listrik hingga 1.300 VA, dengan jumlah penerima yang disesuaikan dibandingkan skema sebelumnya yang mencapai 2.200 VA.

Diskon ini berlaku selama dua bulan dan diperkirakan akan dinikmati oleh 79,3 juta rumah tangga. Sebelumnya, pada Januari dan Februari 2025, insentif diskon tarif listrik 50% telah dinikmati oleh 135,9 juta pelanggan dengan total anggaran Rp13,6 triliun, yang juga berkontribusi signifikan terhadap penurunan inflasi.

Selain diskon listrik, pemerintah juga akan menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU). Program ini ditujukan bagi para pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta atau Upah Minimum Provinsi (UMP), serta guru honorer. Berbeda dengan skema BSU tahun 2022 yang sebesar Rp600 ribu per pekerja, nilai bantuan tahun ini akan lebih kecil. Airlangga menjelaskan bahwa regulasi teknis dan anggaran untuk BSU ini masih dalam tahap penyempurnaan dan koordinasi lintas kementerian.

Paket enam stimulus ekonomi ini dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah perlambatan konsumsi pasca-libur Lebaran dan sebelum tahun ajaran baru. Keenam stimulus yang akan diluncurkan serentak pada 5 Juni 2025 adalah:

  • Diskon Listrik 50% bagi 79,3 juta rumah tangga dengan daya di bawah 1.300 VA selama dua bulan.
  • Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta atau UMP, serta guru honorer.
  • Diskon transportasi yang meliputi tiket kereta api, pesawat, dan angkutan laut selama masa liburan sekolah.
  • Diskon tarif tol untuk sekitar 110 juta pengguna kendaraan pribadi selama Juni-Juli 2025.
  • Penambahan bantuan sosial, termasuk kartu sembako dan bantuan pangan untuk 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
  • Perpanjangan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) bagi pekerja di sektor padat karya.

Menurut Airlangga, serangkaian stimulus ini diharapkan mampu mendorong konsumsi rumah tangga dan menjaga pertumbuhan ekonomi nasional tetap berada di kisaran 5 persen pada kuartal II-2025.

"Stimulus ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua. Jadi momentum ini kita manfaatkan untuk membuat beberapa program,” katanya.

Pemerintah juga mengajak pemerintah daerah untuk proaktif dalam menciptakan kegiatan pariwisata dan hiburan lokal guna meningkatkan mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah. Momentum ini dianggap penting mengingat tidak adanya hari besar nasional lain seperti Natal atau Tahun Baru yang biasanya menjadi pemicu konsumsi masyarakat.

Sebagaimana diketahui sebelumnya,salah satu insentif yang paling dinanti masayrakat adalah diskon listrik 50%. Meski kali ini insentif tersebut akan difokuskan pada golongan listrik hingga 1.300 VA, dengan jumlah penerima yang disesuaikan dibandingkan skema sebelumnya yang mencapai 2.200 VA namun diskon ini diangga[ membantu semua lapisan masyarakat.

Diskon ini berlaku selama dua bulan dan diperkirakan akan dinikmati oleh 79,3 juta rumah tangga. Sebelumnya, pada Januari dan Februari 2025, insentif diskon tarif listrik 50% telah dinikmati oleh 135,9 juta pelanggan dengan total anggaran Rp13,6 triliun, yang juga berkontribusi signifikan terhadap penurunan inflasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Juni Pemerintah Beri Diskon Tarif Listrik, Tarif Tol, Tiket Pesawat hingga Bansos

Mulai Juni Pemerintah Beri Diskon Tarif Listrik, Tarif Tol, Tiket Pesawat hingga Bansos

Bisnis | Sabtu, 24 Mei 2025 | 17:12 WIB

Kejebak Diskon? Yuk, Kenali Bedanya Impulsive Buying dan Unplanned Buying!

Kejebak Diskon? Yuk, Kenali Bedanya Impulsive Buying dan Unplanned Buying!

Your Say | Sabtu, 24 Mei 2025 | 14:52 WIB

Cara Dapat Diskon BRI di Diamond Fair, Dapatkan Promo Melimpah!

Cara Dapat Diskon BRI di Diamond Fair, Dapatkan Promo Melimpah!

Bri | Jum'at, 23 Mei 2025 | 18:16 WIB

PLN Pacu Ekonomi Palembang Lewat Event Lari dan Aktivasi UMKM di Benteng Kuto Besak

PLN Pacu Ekonomi Palembang Lewat Event Lari dan Aktivasi UMKM di Benteng Kuto Besak

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 20:14 WIB

PLN IP Percepat Transisi Energi Bali Lewat PLTS Terapung Estetik di Muara Nusa Dua

PLN IP Percepat Transisi Energi Bali Lewat PLTS Terapung Estetik di Muara Nusa Dua

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 12:28 WIB

SP PLN Gandeng Forkom SP BUMN Kawal Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran

SP PLN Gandeng Forkom SP BUMN Kawal Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 11:54 WIB

Terkini

Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis

Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:22 WIB

Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi

Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:17 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis

Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:16 WIB

Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?

Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:08 WIB

Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?

Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:59 WIB

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:50 WIB

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:46 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:37 WIB

Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi

Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:28 WIB