Studi International Buktikan Rokok Elektrik Tak Buat Candu

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 29 Mei 2025 | 13:54 WIB
Studi International Buktikan Rokok Elektrik Tak Buat Candu
(Shutterstock)

Suara.com - Studi internasional bertajuk Electronic cigarettes and subsequent cigarettes smoking in young people: A systematic review yang dipublikasikan pada Januari 2025, menunjukkan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik/vape, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, tidak menjadi pintu masuk ke kebiasaan merokok.

Studi ini melibatkan tinjauan skala besar dengan menganalisis 123 penelitian dan sekitar 4 juta peserta di bawah usia 29 tahun di seluruh Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa Barat.

"Orang khawatir rokok elektronik membuat lebih banyak anak muda merokok. Tapi, hasil penelitian kami justru menunjukkan sebaliknya, rokok elektronik membantu menurunkan jumlah perokok muda, terutama di Amerika Serikat," ujar salah satu peneliti, Asisten Profesor Kebijakan dan Manajemen Kesehatan di University of Massachusetts Amherst, Amerika Serikat, Jamie Hartmann-Boyce, dalam studi tersebut yang ditulis, Kamis (29/5/2025).

Dari sejumlah studi besar yang ditinjau, ditemukan bahwa saat penggunaan rokok elektronik meningkat, tingkat merokok justru cenderung menurun.

Sebaliknya, ketika akses terhadap rokok elektronik dibatasi, angka merokok tampak naik. Meski begitu, tidak semua studi menunjukkan pola yang sama, beberapa melaporkan hasil sebaliknya.

"Sulit mengatakan bahwa rokok elektronik membuat banyak remaja di Amerika Serikat mulai merokok, karena datanya tidak mendukung itu," imbuh Jamie.

Di Amerika Serikat, kebiasaan merokok di kalangan remaja telah menurun secara bertahap selama bertahun-tahun.

Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menunjukkan penurunan tajam pada siswa sekolah menengah yang melaporkan kebiasaan merokok dalam 30 hari terakhir, yakni dari 15,8 persen pada tahun 2011 menjadi 4,6 persen pada tahun 2020 dan hanya 1,7 persen pada tahun 2024.

Sekadar informasi, penelitian sebelumnya dari Jamie Hartmann-Boyce menunjukkan bahwa rokok elektronik dapat membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok. Rokok elektronik, yang termasuk produk tembakau alternatif ini, terbukti secara ilmiah lebih rendah risiko daripada rokok.

baca juga

Sistem penggunaan produk ini diketahui tidak menyertakan pembakaran seperti rokok, namun hanya pemanasan yang menghasilkan aerosol (uap air).

Menanggapi studi yang didanai lembaga riset Cancer Research UK ini, Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Budiyanto, menjelaskan persepsi tentang produk tembakau alternatif sebagai pintu masuk bagi anak muda untuk mulai merokok memang berkembang luas.

Namun hal tersebut tidak didukung bukti ilmiah. Faktanya, produk tembakau alternatif digunakan para perokok dewasa yang ingin mengurangi kebiasaan merokoknya.

"Jadi, penting bagi kita semua untuk membedakan antara persepsi dan fakta berbasis bukti ilmiah. Produk tembakau alternatif secara desain dan tujuan utamanya ditujukan untuk perokok dewasa yang ingin mencari opsi yang lebih rendah risiko dibandingkan rokok. Produk ini bukan untuk remaja atau non-perokok," tegasnya.

Terkait riset produk tembakau alternatif di Indonesia sendiri, Budiyanto menyebutkan bahwa APVI berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melihat faktor risiko penggunaan produk tembakau alternatif.

"Hasilnya cukup sejalan dengan temuan dari lembaga riset internasional, yakni menunjukkan bahwa produk ini memiliki profil risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok, khususnya dari sisi kandungan senyawa toksik dan dampaknya terhadap sistem pernapasan. Namun tentu ini bukan berarti tanpa risiko, melainkan lebih rendah dan tetap harus digunakan secara bertanggung jawab," imbuh Budiyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Beberkan Dampak Jika Kebijakan IHT Diintervensi Asing

Pengamat Beberkan Dampak Jika Kebijakan IHT Diintervensi Asing

Bisnis | Kamis, 29 Mei 2025 | 11:12 WIB

Produk Tembakau Alternatif Sama Bahayanya dengan Rokok?

Produk Tembakau Alternatif Sama Bahayanya dengan Rokok?

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 06:07 WIB

Industri Tembakau Alternatif Berubah, Kini Ada Sentuhan Ikonis

Industri Tembakau Alternatif Berubah, Kini Ada Sentuhan Ikonis

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 08:19 WIB

Terkini

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Nasib Tragis WNI Muhammad Taufiq Eks Sopir Taksi yang Jadi Tentara Bayaran Rusia

Nasib Tragis WNI Muhammad Taufiq Eks Sopir Taksi yang Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Catat Tanggalnya! Ini Hari Paling Beruntung Tiap Zodiak di Bulan November

Catat Tanggalnya! Ini Hari Paling Beruntung Tiap Zodiak di Bulan November

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

4 Minyak Perontok Bulu Ketiak, Aman untuk Kulit Sensitif dan Bebas Iritasi

4 Minyak Perontok Bulu Ketiak, Aman untuk Kulit Sensitif dan Bebas Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

MA Putuskan Suket Ijazah Gibran Tak Sah, PKB Sebut Jadi Rujukan Utama Sikap Politik DPR

MA Putuskan Suket Ijazah Gibran Tak Sah, PKB Sebut Jadi Rujukan Utama Sikap Politik DPR

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min

Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:10 WIB

×