Harga Pi Coin Turun Drastis, Tren Pelemahan Dorong Aksi Jual Massal Token PI?

M Nurhadi

Senin, 02 Juni 2025 | 12:54 WIB
Harga Pi Coin Turun Drastis, Tren Pelemahan Dorong Aksi Jual Massal Token PI?
Pi Network dan Pi Coin mencuri perhatian lagi

Suara.com - Harga Pi Coin dari Pi Network,mengalami penurunan sekitar 22% dalam periode satu pekan terakhir. Tren negatif ini semakin memperpanjang pergerakan negatif kripto tersebut hingga mencapai titik terendah dalam tujuh hari pada angka $0,61 saat berita ini ditulias.

Penurunan yang signifikan ini mencerminkan sentimen pasar yang cenderung pesimis terhadap token tersebut, yang juga terjadi di tengah kontraksi pasar kripto secara keseluruhan.

Dikutip dari kanal resmi bursa kripto Pintu, Kapitalisasi pasar kripto global menunjukkan penurunan lebih dari 5% dalam tujuh hari terakhir, mengakibatkan penyusutan nilai total lebih dari $170 miliar. Koreksi pasar berskala besar ini telah memengaruhi kepercayaan investor, memicu aktivitas jual terhadap token PI dalam beberapa hari terakhir.

Tekanan jual yang menguat terhadap PI terlihat jelas melalui indikator BBTrend milik token ini. Indikator tersebut secara konsisten menampilkan batang histogram berwarna merah, yang merupakan sinyal adanya peningkatan momentum bearish. Pada saat artikel ini ditulis, nilai indikator tersebut berada pada -4,52.

BBTrend adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah suatu tren pasar, berdasarkan pelebaran dan penyempitan Bollinger Bands. Nilai positif pada indikator ini umumnya mengindikasikan tren naik yang kuat, sementara nilai negatif menunjukkan peningkatan tekanan jual atau momentum bearish. Konsistensi nilai negatif pada BBTrend PI mengindikasikan bahwa harga PI seringkali ditutup mendekati batas bawah Bollinger Band, yang mencerminkan aktivitas jual berkelanjutan dan menandakan potensi penurunan harga yang berkepanjangan.

Selain itu, Smart Money Index (SMI) PI juga mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini mengindikasikan adanya pergerakan keluar modal dari investor institusional, yang dikenal sebagai “smart money”. Penurunan SMI sering dianggap sebagai indikator awal potensi penurunan harga yang lebih dalam, karena mencerminkan berkurangnya kepercayaan dari kategori investor utama tersebut.

SMI suatu aset memantau aktivitas investor institusional dengan menganalisis perilaku pasar pada jam pertama dan terakhir perdagangan. Peningkatan SMI biasanya mengisyaratkan peningkatan aktivitas beli oleh investor institusional, yang dapat menunjukkan potensi reli harga berkelanjutan. Sebaliknya, seperti yang terjadi pada PI, penurunan SMI mengindikasikan melemahnya permintaan institusional terhadap aset, yang dapat menjadi sinyal potensi penurunan harga lebih lanjut.

Potensi Penurunan dan Level Kritis

Meningkatnya aktivitas jual pada token PI menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, token ini berisiko mengalami penurunan lebih lanjut. Jika tekanan jual terus berlanjut, altcoin ini berpotensi menembus level support krusial yang terbentuk di angka $0,55.

baca juga

Apabila pembeli (bulls) gagal mempertahankan level support tersebut, harga PI berisiko kembali turun menuju level terendah sepanjang masa, yaitu di angka $0,40.

Namun, skenario tersebut dapat dicegah jika terjadi lonjakan permintaan baru terhadap token ini. Apabila tekanan beli terhadap token Pi Network meningkat secara signifikan, harga PI memiliki potensi untuk terdorong naik hingga mencapai level $0,86.

Desclaimer:  Redaksi Suara.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian, keuntungan, atau dampak finansial lainnya yang mungkin timbul sebagai akibat dari keputusan investasi yang diambil berdasarkan informasi yang disajikan dalam artikel atau konten lainnya. Informasi yang disajikan oleh Suara.com, termasuk berita, analisis, atau ulasan, hanya bersifat informatif dan edukatif. Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai saran keuangan, rekomendasi investasi, atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan dan tanggung jawab pembaca. Selalu konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional jika Anda membutuhkan saran yang disesuaikan dengan situasi finansial pribadi Anda.

Lakukan riset mandiri (DYOR - Do Your Own Research) sebelum melakukan investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pintu Pacu Penetrasi Aset Digital Lewat Strategi Referral dan Komisi Berjenjang

Pintu Pacu Penetrasi Aset Digital Lewat Strategi Referral dan Komisi Berjenjang

Bisnis | Minggu, 01 Juni 2025 | 12:45 WIB

Profil PrimeAcademyFX: Skema Trading, Katalog Aset, dan Korelasi Eightcap

Profil PrimeAcademyFX: Skema Trading, Katalog Aset, dan Korelasi Eightcap

Bisnis | Sabtu, 31 Mei 2025 | 17:03 WIB

Harga Pi Coin Tertekan, Mampukah Bangkit dari Tekanan Jual dan Unlocks Token?

Harga Pi Coin Tertekan, Mampukah Bangkit dari Tekanan Jual dan Unlocks Token?

Bisnis | Jum'at, 30 Mei 2025 | 10:55 WIB

15 Game Penghasil Uang Kripto, Langsung Cair Plus Keuntungan Melimpah

15 Game Penghasil Uang Kripto, Langsung Cair Plus Keuntungan Melimpah

Tekno | Minggu, 25 Mei 2025 | 12:02 WIB

Bos Indodax Pengin Aset Kripto Jadi Alat Bayar: Perputaran Ekonomi Bisa Lebih Cepat

Bos Indodax Pengin Aset Kripto Jadi Alat Bayar: Perputaran Ekonomi Bisa Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 24 Mei 2025 | 16:31 WIB

Cara Jual Pi Coin di Platform Kripto dan Penarikan Dana Hasil Transaksi

Cara Jual Pi Coin di Platform Kripto dan Penarikan Dana Hasil Transaksi

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 14:14 WIB

Terkini

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:30 WIB

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:28 WIB

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:25 WIB

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:24 WIB

×