Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Mendag Akui Banyak Ritel Modern Bangkrut, Ini Penyebabnya

Dythia Novianty, Achmad Fauzi

Kamis, 05 Juni 2025 | 12:14 WIB
Mendag Akui Banyak Ritel Modern Bangkrut, Ini Penyebabnya
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, belum lama ini. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui bahwa saat ini memang banyak ritel modern yang bangkrut dan Ia membeberkan beberapa faktor utama penyebab kondisi tersebut.

Busan sapaan akrabnya mengungkapkan, sebagian besar ritel modern terlalu terpaku pada model bisnis konvensional yang hanya fokus pada transaksi penjualan barang, tanpa memberikan pengalaman tambahan bagi konsumen.

"Kalau kami diskusi dengan (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia) APPBI. Itu ternyata kalau ritel modern itu hanya jualan ya, tidak ada experience di situ, tidak ada journey disitu, ya dia pasti akan kalah dengan UMKM," ujar dia di Kantor Kementerian Perdagangan yang ditulis, Kamis (5/6/2025).

Menurutnya, konsumen saat ini lebih mencari nilai tambah dalam pengalaman berbelanja. Hal ini memberikan keunggulan tersendiri bagi UMKM yang kerap menawarkan interaksi yang lebih personal dan lingkungan yang lebih akrab.

Ritel modern, apabila tidak berinovasi dan memberikan pengalaman berbeda, lambat laun akan ditinggalkan.

Selain itu, perubahan pola konsumsi masyarakat juga menjadi penyebab utama lain dari runtuhnya bisnis ritel modern.

Busan menerangkan, masyarakat kini tidak lagi melakukan belanja bulanan dalam jumlah besar seperti dulu, melainkan lebih memilih belanja mingguan atau bahkan harian, dengan jumlah yang lebih sedikit dan praktis.

"Sekarang itu belanjanya kadang untuk kebutuhan sehari dua hari. Akhirnya apa? Akhirnya belanja yang terdekat saja. Retail-retail yang terdekat saja," ungkapnya.

Tren ini menyebabkan ritel besar yang biasanya berada di pusat perbelanjaan atau lokasi-lokasi tertentu mulai kehilangan daya tarik, terutama karena masyarakat cenderung mencari alternatif belanja yang lebih cepat dan mudah dijangkau, seperti warung, toko kelontong, atau minimarket yang berada dekat dengan tempat tinggal.

baca juga

Tak hanya ritel, pusat perbelanjaan seperti mal dan department store juga turut terdampak. Busan menuturkan, jika mal tidak mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan hiburan dan gaya hidup masyarakat, maka mereka pun berisiko mengalami nasib serupa.

"Misalnya tidak ada tempat untuk makan, untuk nongkrong, untuk ngumpul, ya akan sepi pengunjung," beber dia.

Untuk diketahui, GS Supermarket diketahui akan menutup gerainya yang beroperasi di Indonesia. Informasi ini setelah, GS Supermarket meminta pelanggannya untuk menghabiskan seluruh poin untuk potongan belanja sebelum tanggal 31 Mei 2025.

Informasi itu diumumkan oleh GS Supermarket lewat instagram resminya @gssupermarketid.

Panggilan khusus untuk para member nih, jangan lupa gunakan poin membership kamu saat belanja di GS The Fresh ya! karena masa berlaku poin sebentar lagi akan hangus pada 31 Mei 2025," tulis GS The Fresh Supermarket.

Sayangnya, GS Supermarket tidak memberi informasi secara gamblang kabar penutupan seluruh gerai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Bikin Distribusi Pangan saat Ramadan Tersendat, Ini Kata Mendag

Banjir Bikin Distribusi Pangan saat Ramadan Tersendat, Ini Kata Mendag

Bisnis | Selasa, 04 Maret 2025 | 17:44 WIB

Mendag siap Sanksi Distributor Lini 2 MinyaKita yang Terbukti Nakal

Mendag siap Sanksi Distributor Lini 2 MinyaKita yang Terbukti Nakal

Bisnis | Senin, 03 Maret 2025 | 17:13 WIB

Indonesia Menang Lawan Uni Eropa, di WTO Diskriminasi Sawit Terbukti!

Indonesia Menang Lawan Uni Eropa, di WTO Diskriminasi Sawit Terbukti!

Bisnis | Jum'at, 17 Januari 2025 | 15:35 WIB

Kemendag Sebut Kebijakan Sri Mulyani Biang Kerok Harga Minyakita Mahal

Kemendag Sebut Kebijakan Sri Mulyani Biang Kerok Harga Minyakita Mahal

Bisnis | Selasa, 14 Januari 2025 | 11:46 WIB

Mendag Promosikan Kualitas Produk Lokal di Shopee Live Spesial Harbolnas 12.12

Mendag Promosikan Kualitas Produk Lokal di Shopee Live Spesial Harbolnas 12.12

Bisnis | Jum'at, 13 Desember 2024 | 11:23 WIB

Mendag Zulhas Sebut Tak Ada Impor, Stok Beras Bulog 2 Juta Ton

Mendag Zulhas Sebut Tak Ada Impor, Stok Beras Bulog 2 Juta Ton

Bisnis | Senin, 09 Desember 2024 | 17:45 WIB

Terkini

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:45 WIB

Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?

Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:44 WIB

Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan

Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:44 WIB

Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan

Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:40 WIB

Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI

Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:40 WIB

Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum

Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:38 WIB

Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024

Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:35 WIB

Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer

Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:34 WIB

DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon

DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:31 WIB

Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi

Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:30 WIB

×