Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Dompet Dhuafa Jembatani Pemerataan Daging Kurban hingga ke Pelosok Negeri

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 05 Juni 2025 | 13:40 WIB
Dompet Dhuafa Jembatani Pemerataan Daging Kurban hingga ke Pelosok Negeri
Flyer kurban di Dompet Dhuafa. (Dok: Dompet Dhuafa)

Suara.com - Pada perayaan Idul Adha, Indonesia, sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbanyak di dunia secara serempak melaksanakan ibadah kurban dengan menyembelih hewan ternak pada 10 Zulhijah serta selama tiga hari berikutnya yang dikenal sebagai Hari Tasyrik. Umumnya, hewan kurban yang disembelih meliputi kambing, sapi, dan domba, yang kemudian dagingnya didistribusikan kepada kaum duafa.

Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk saling berbagi serta berpotensi meningkatkan asupan gizi masyarakat yang kurang mampu.

Namun, kebahagiaan Idul Adha ini belum dirasakan secara merata oleh seluruh warga Indonesia. Di sejumlah wilayah, masih terjadi kekurangan pasokan daging kurban, yang utamanya disebabkan oleh tingkat kemiskinan dan distribusi daging yang belum merata.

Menurut Haryo Mojopahit, peneliti sekaligus Direktur Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), daerah yang mengalami defisit daging kurban biasanya memiliki ciri khas tertentu.

Di wilayah Pulau Jawa, kekurangan daging kurban lebih banyak dipicu oleh tingginya angka kemiskinan, sehingga banyak warga yang tidak mampu berkurban. Sementara itu, di luar Jawa, faktor geografis seperti keterpencilan dan keterisolasian menjadi penghambat utama dalam distribusi daging.

Penelitian IDEAS mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah seperti Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, dan Demak mencatat kekurangan daging kurban hingga 2.623 ton pada tahun 2024. Di Pulau Madura, Jawa Timur, defisit mencapai 2.484 ton, sedangkan daerah seperti Jombang, Nganjuk, Madiun, Ngawi, Bojonegoro, Mojokerto, dan Kediri mengalami kekurangan sebesar 1.849 ton.

Masyarakat pada daerah-daerah yang telah disebutkan, seperti Kabupaten Ngawi, rerata penduduknya mengkonsumsi daging hanya 0,01 kg/kapita/tahun. Kemudian Kabupaten Pandeglang sebanyak 0,06 kg/kapita/tahun dan Kabupaten Magelang sebanyak 0,18 kg/kapita/tahun.

Di luar Pulau Jawa sendiri, daerah yang memiliki akses terbatas untuk menerima distribusi daging kurban seperti Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat dengan rerata konsumsi daging sebanyak 0,08 kg/kapita/tahun; Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah sebanyak 0,16 kg/kapita/tahun; hingga Kabupaten Halmahera Utara dan Kabupaten Seram Bagian Barat, di Maluku yang masing-masing hanya menyentuh angka 0,01 kg/kapita/tahun dan 0,11 kg/kapita/tahun.

Berbeda dengan pusat kota seperti DKI Jakarta yang mengalami surplus daging mencapai angka 9.905 Ton pada 2024 lalu. Begitu pula dengan daerah-daerah di Jawa Barat seperti Bandung, Cimahi, Sumedang yang mencapai 6.355 Ton serta Sleman dan Bantul di DI Yogyakarta yang mencapai 4.957 Ton.

Angka-angka yang telah disebutkan mencerminkan kesenjangan konsumsi daging di Indonesia. Menurut Haryo, penting untuk melakukan intervensi gizi dengan mendistribusikan daging kurban secara rata hingga pelosok Indonesia. Tak hanya itu, perlu kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkannya.

Untuk daerah-daerah Jawa, Haryo menyarankan untuk menyempurnakan proses identifikasi penerima daging atau mustahik di daerah terpencil. Untuk luar Jawa, diperlukan kemampuan untuk membuka akses keterpencilan suatu daerah tersebut.

Fenomena ketimpangan distribusi daging kurban ini tentu menjadi perhatian penting, khususnya bagi para panitia kurban di Indonesia. Selama ini, penyelenggaraan kurban masih bersifat sangat terdesentralisasi, yang berarti tersebar di ribuan panitia lokal yang umumnya bersifat sementara dan dibentuk hanya menjelang Iduladha.

Hal ini menyebabkan proses pengelolaan data penerima manfaat (mustahik) menjadi tidak terintegrasi secara nasional dan cenderung tidak diperbarui secara berkala. Akibatnya, pendistribusian daging kurban pun kerap tidak tepat sasaran dan berisiko menimbulkan ketimpangan.

Selain itu, distribusi daging kurban masih sangat bergantung pada jaringan institusi lokal seperti masjid, musala, pesantren, lembaga pendidikan, hingga lingkungan perusahaan. Meskipun jaringan ini luas, pendekatannya yang berbasis komunitas tanpa sistem pendataan yang menyeluruh membuat pemerataan distribusi menjadi sulit tercapai, terutama ke wilayah-wilayah yang kurang terjangkau.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Dompet Dhuafa secara konsisten menyelenggarakan program Tebar Hewan Kurban (THK) setiap tahun. Program ini bertujuan untuk memastikan akses konsumsi daging kurban dapat dinikmati secara adil oleh masyarakat prasejahtera, terutama mereka yang tinggal di wilayah yang selama ini kurang tersentuh, seperti daerah pedalaman, tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Idul Adha Hari Jumat, Apakah Tetap Wajib Jumatan? Begini menurut Syariat

Idul Adha Hari Jumat, Apakah Tetap Wajib Jumatan? Begini menurut Syariat

Lifestyle | Kamis, 05 Juni 2025 | 08:32 WIB

Mudahkan Langkah Menuju Ibadah Kurban yang Lebih Ikhlas & Efisien Bersama BRImo

Mudahkan Langkah Menuju Ibadah Kurban yang Lebih Ikhlas & Efisien Bersama BRImo

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2025 | 18:18 WIB

50 Ucapan Idul Adha Penuh Makna untuk Keluarga, Teman, Kolega dan Atasan

50 Ucapan Idul Adha Penuh Makna untuk Keluarga, Teman, Kolega dan Atasan

Lifestyle | Rabu, 04 Juni 2025 | 12:00 WIB

Ahli Gizi Ungkap Tips Aman Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban, Catat Baik-Baik!

Ahli Gizi Ungkap Tips Aman Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban, Catat Baik-Baik!

Lifestyle | Rabu, 04 Juni 2025 | 10:55 WIB

Yuk, Bikin Kurbanmu Lebih Guna! Salurkan Lewat Lembaga Terpercaya

Yuk, Bikin Kurbanmu Lebih Guna! Salurkan Lewat Lembaga Terpercaya

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 10:56 WIB

Cara Kurban Idul Adha Lewat BRImo, Ini Kelebihannya

Cara Kurban Idul Adha Lewat BRImo, Ini Kelebihannya

Bri | Minggu, 01 Juni 2025 | 15:28 WIB

Terkini

Purbaya Ngotot Kejar Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Purbaya Ngotot Kejar Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:00 WIB

Syarat Subsidi PPN Tiket Pesawat saat Harga Avtur Naik Gila-gilaan

Syarat Subsidi PPN Tiket Pesawat saat Harga Avtur Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 14:41 WIB

Pemerintah Batasi Pembelian Beras SPHP, Ini Alasannya

Pemerintah Batasi Pembelian Beras SPHP, Ini Alasannya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 14:30 WIB

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 13:02 WIB

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:55 WIB

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:34 WIB

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:09 WIB

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:03 WIB

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:52 WIB

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:37 WIB