Bank Woori Saudara Kena Skandal Fraud Kredit Tembus Rp 1,28 Triliun

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 05 Juni 2025 | 16:32 WIB
Bank Woori Saudara Kena Skandal Fraud Kredit Tembus Rp 1,28 Triliun
Ilustrasi Fraud.

Suara.com - Woori Bank Korea menemukan insiden keuangan yang melibatkan 100 miliar won telah terjadi di anak perusahaannya  di Indonesia, yakni PT Bank Woori Saudara. 

Bank Woori Saudara mengumumkan di situs webnya pada tanggal 2 Juni mengenai kasus fraud.

Adapun, Woori Bank mengidentifikasi tanda-tanda transaksi mencurigakan selama verifikasi berdasarkan standar pengendalian internalnya.

“Woori Saudara Bank telah mengonfirmasi tuduhan penipuan yang melibatkan perusahaan Indonesia yang sedang ditanganinya," tulis perusahaan dilansir dari Business Korea, Kamis (5/6/2025).

Tidak hanya itu, Woori Bank mengidentifikasi tanda-tanda transaksi yang mencurigakan selama verifikasi berdasarkan standar pengendalian internalnya.

Menurut Woori Bank, perusahaan tersebut mengajukan surat kredit dengan karakteristik jaminan pembayaran ekspor, yang diduga berisi informasi penipuan, kepada Woori Saudara Bank.

Woori Saudara Bank terseret kasus penipuan atau fraud kredit melibatkan perusahaan ekspor lokal dengan nilai kredit 78,5 juta dolar As atau Rp 1,28 triliun.

Adapun, Woori Bank segera mengirim pejabat dari grup globalnya ke Indonesia untuk menilai insiden tersebut dan mengambil tindakan seperti mengamankan utang untuk meminimalkan kerugian.

Perusahaan yang dimaksud dilaporkan mengomunikasikan kepada bank tersebut niat tegasnya untuk membayar kembali, dengan menyajikan sumber daya dan jadwal pembayaran kembali. Seorang perwakilan dari Woori Bank menyatakan,

baca juga

"Kami akan bekerja sama erat dengan pihak berwenang setempat untuk menanggapi dengan cara yang sesuai dengan hukum," tandasnya.

Sebagai informasi, PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk atau Bank Woori Saudara membukukan laba bersih Rp516,13 miliar sepanjang 2024. Raihan laba ini menyusut 26,04 persen secara tahunan atau year on year (yoy) ketimbang tahun sebelumnya yang sebesar Rp697,86 triliun.

Mengutip laporan keuangan perseroan, Senin, 3 Maret 2025, jika dilihat dari kinerja sejumlah pos keuangan bank yang dipimin oleh Kim Eungchul sebagai presiden direktur ini, cukup positif di sepanjang 2024.

Dari mesin intermediasi, misalnya, Bank Woori Saudara berhasil menyalurkan kredit Rp46,88 triliun per Desember 2024.

Realisasi kredit ini tumbuh 6,56 persen yoy ketimbang tahun lalu di periode yang sama sebesar Rp43,99 triliun.  

Penyaluran kredit tersebut diimbangi dengan kualitas kredit. Ini tercermin dari rasio non performing loan (NPL) groos dan NPL net yang masing-masing berada di level 1,54 persen dan 1,85 persen per Desember 2024. Rasio NPL ini masih di bawah threshold yang ditentukan regulator, yakni 5 persen.

Pertumbuhan kredit ikut mendongkrak pedapatan bunga bersih perseroan. Tercatat, pendapatan bunga bersih per Desember 2024 sebesar Rp1,77 triliun, atau tumbuh 6,10 persen.

Meski kinerja kredit dan pendapatan bunga bersih tumbuh, ternyata tak mampu mendongkrak raihan laba bersih perseroan sepanjang 2024.

Penurunan laba bersih Bank Woori Saudara salah satunya disebabkan beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) yang membengkak dari 77,44 persen pada 2023 menjadi 84,97 persen di 2024. Ini menandakan bahwa perseroan kurang efisien dalam operasionalnya.

Di era digital saat ini, praktik penipuan atau fraud semakin marak dan kompleks. Fraud merupakan tindakan kecurangan yang dilakukan secara sengaja untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan merugikan pihak lain, baik individu maupun perusahaan. Modusnya beragam, mulai dari pencurian data, manipulasi transaksi, hingga penyalahgunaan identitas.

Dalam dunia bisnis, fraud bisa berdampak besar, seperti kerugian finansial, penurunan kepercayaan pelanggan, hingga kerusakan reputasi.

Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk menerapkan sistem pengawasan internal yang ketat, audit berkala, dan edukasi bagi karyawan terkait deteksi dini tindak kecurangan.

Sementara itu, individu juga harus waspada dengan tidak mudah memberikan informasi pribadi, memverifikasi keaslian transaksi, dan rutin memperbarui keamanan perangkat digital.

Pencegahan fraud bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan terpercaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaji Bisnis Lebih Objektif, eFishery Gandeng FTI Consulting Jadi Manajemen Sementara

Kaji Bisnis Lebih Objektif, eFishery Gandeng FTI Consulting Jadi Manajemen Sementara

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2025 | 19:59 WIB

Fraud eFishery Berbuntut Panjang, Wamenaker Sampai Turun Gunung

Fraud eFishery Berbuntut Panjang, Wamenaker Sampai Turun Gunung

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2025 | 17:52 WIB

Total Fraud yang Dilakukan eFishery, Siapa Saja Investor yang Rugi?

Total Fraud yang Dilakukan eFishery, Siapa Saja Investor yang Rugi?

Bisnis | Jum'at, 24 Januari 2025 | 17:53 WIB

Terkini

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Berapa Besaran BSU 2026? Cek Pakai NIK Lewat bsu.kemnaker.go.id

Berapa Besaran BSU 2026? Cek Pakai NIK Lewat bsu.kemnaker.go.id

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Sinopsis Sunshine through the Rain, Dracin Terbaru Yang Chao Yue dan Winwin

Sinopsis Sunshine through the Rain, Dracin Terbaru Yang Chao Yue dan Winwin

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah

Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Sepatu Ortuseight Hyperblast 2.1 Cocok untuk Apa? Cek Teknologi dan Harganya

Sepatu Ortuseight Hyperblast 2.1 Cocok untuk Apa? Cek Teknologi dan Harganya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Jejak Garang Spesialis Reserse, Irjen Hengki Resmi Duduki Kursi Kapolda Jabar

Jejak Garang Spesialis Reserse, Irjen Hengki Resmi Duduki Kursi Kapolda Jabar

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:41 WIB

Siskaeee Teriak Fasis soal RUU Penyiaran Ancaman bagi Kebebasan Pers, Rocky Gerung Kena Sentil

Siskaeee Teriak Fasis soal RUU Penyiaran Ancaman bagi Kebebasan Pers, Rocky Gerung Kena Sentil

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:39 WIB

35 Tahun Puasa Gelar, Timnas Indonesia Selangkah Lagi Raih Trofi

35 Tahun Puasa Gelar, Timnas Indonesia Selangkah Lagi Raih Trofi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Drama One of a Kind Romance: Kisah Cinta Artis dan Asisten

Sinopsis Drama One of a Kind Romance: Kisah Cinta Artis dan Asisten

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:30 WIB

×