Setelah Viral, KKP Soroti Bahaya Tambang Nikel di Pulau Kecil Raja Ampat

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 11 Juni 2025 | 17:59 WIB
Setelah Viral, KKP Soroti Bahaya Tambang Nikel di Pulau Kecil Raja Ampat
Ilustrasi kritik atas eksploitasi Pulau Gag di Kepulauan Raja Ampat yang digali untuk penambangan nikel. [FakartunXSuara.com]

Suara.com - Kegiatan penambangan di pulau-pulau kecil, termasuk di wilayah konservasi Raja Ampat yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya, menuai perhatian serius dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

KKP memperingatkan bahwa aktivitas ini berpotensi menimbulkan dampak sedimentasi yang mengancam kelestarian ekosistem pesisir dan menghantam sendi perekonomian masyarakat setempat.

Direktur Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Ahmad Aris, mengungkapkan kekhawatirannya.

"Dampaknya sedimentasi," tegas Aris, Rabu (11/6/2025).

Ia menjelaskan bahwa material sedimen yang terbawa aliran air hujan dari lokasi penambangan akan berakhir di laut, menutupi terumbu karang dan padang lamun. Kondisi ini secara langsung akan mengganggu ekosistem pesisir yang menjadi rumah bagi beragam biota laut.

Kerusakan ekosistem pesisir ini, lanjut Aris, bukan hanya masalah lingkungan, melainkan juga ancaman serius bagi perekonomian masyarakat yang bergantung pada sektor kelautan.

"Wilayah pesisir adalah tempat untuk memijah ikan serta kegiatan bahari lainnya, termasuk sektor pariwisata. Karena di situ ada koral, lamun, ikan dan sebagainya," jelasnya.

Menurut dia Raja Ampat, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari terbaik di dunia, sangat rentan terhadap dampak ini.

Tim dari Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP telah melakukan tinjauan lapangan di Raja Ampat untuk mengidentifikasi dampak penambangan ini. Namun, Aris menekankan bahwa dampak tersebut tidak akan terlihat dalam waktu singkat, terutama saat cuaca cerah.

"Melihat dampak itu kan butuh waktu, karena memang dampak itu baru bisa dilihat kalau nanti ada hujan sehingga akhirnya ke laut, kemudian ke kita ke ada arus terbawa," papar Aris.

Lebih lanjut, Aris juga menyoroti bahwa pulau-pulau di Raja Ampat sebagian besar adalah pulau kecil dan sangat kecil. Berdasarkan Undang-undang Nomor 27 Tahun 2007 yang telah diubah dengan UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Pasal 2.3 dengan jelas menyatakan bahwa kegiatan pertambangan bukan merupakan prioritas di wilayah tersebut. Sebaliknya, wilayah ini diprioritaskan untuk kegiatan di luar pertambangan.

Bahkan, Pasal 35 dalam undang-undang yang sama melarang kegiatan pertambangan di pulau-pulau kecil apabila secara teknis mengakibatkan kerusakan lingkungan dan memberikan dampak sosial.

"Itu sudah ada putusan Mahkamah Konstitusi bahwa itu tidak diperbolehkan. Jadi saya rasa saat ini kan sudah dicabut empat izin oleh Menteri ESDM," imbuh Aris.

Indonesia, sebagai pemilik cadangan nikel terbesar di dunia, kini menjadi pusat perhatian global. Keberadaan tambang nikel menawarkan potensi ekonomi yang signifikan, mendorong pertumbuhan industri baterai kendaraan listrik yang sedang berkembang pesat.

Nikel, sebagai komponen utama baterai, menjadikan Indonesia pemain kunci dalam rantai pasok global kendaraan ramah lingkungan. Namun, di balik potensi gemilang ini, tersembunyi berbagai kontroversi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Sebut Dampak Tambang di Pulau Kecil Bakal Terlihat saat Cuaca Buruk

Pemerintah Sebut Dampak Tambang di Pulau Kecil Bakal Terlihat saat Cuaca Buruk

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:37 WIB

Polemik Tambang di Raja Ampat Viral, DPR Segera Panggil Bahlil hingga Menteri LH Hanif Faisol

Polemik Tambang di Raja Ampat Viral, DPR Segera Panggil Bahlil hingga Menteri LH Hanif Faisol

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:36 WIB

Polemik Tambang Nikel Raja Ampat, Pemerintah Ubah Aturan Pemanfaatan Pulau Kecil

Polemik Tambang Nikel Raja Ampat, Pemerintah Ubah Aturan Pemanfaatan Pulau Kecil

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:18 WIB

Terkini

Purbaya Suntik Lagi Rp100 Triliun ke Himbara, OJK Yakin Bisa Turunkan Suku Bunga

Purbaya Suntik Lagi Rp100 Triliun ke Himbara, OJK Yakin Bisa Turunkan Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:31 WIB

"Berburu" Saldo Lebaran, Link DANA Kaget Bikin Hari Raya Makin Berlimpah Rejeki

"Berburu" Saldo Lebaran, Link DANA Kaget Bikin Hari Raya Makin Berlimpah Rejeki

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:44 WIB

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:51 WIB

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:33 WIB

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:56 WIB

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:51 WIB

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB