Bos Danantara Ungkap Mulai Bidik Investasi Global

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 14 Juni 2025 | 17:22 WIB
Bos Danantara Ungkap Mulai Bidik Investasi Global
CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa 20% dari total modal perusahaan akan dialokasikan untuk investasi di luar negeri, sementara 80% sisanya akan difokuskan pada proyek-proyek strategis di dalam negeri. (ANTARA)

Suara.com - Danantara bersiap untuk menggebrak kancah investasi global dan domestik dengan alokasi modal signifikan. 

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa 20% dari total modal perusahaan akan dialokasikan untuk investasi di luar negeri, sementara 80% sisanya akan difokuskan pada proyek-proyek strategis di dalam negeri.

Pernyataan ini disampaikan Rosan dalam acara "Entrepreneurial Leadership in Action: Steering Indonesia's Investment and Industrial Renaissance" yang diselenggarakan oleh Universitas Paramadina di Jakarta hari ini. Ia menegaskan komitmen Danantara untuk mendukung pembangunan nasional, sekaligus memperluas jangkauan bisnis secara global.

"Danantara ini kita fokusnya, tentunya kita investasi di awal ini di Indonesia. Tapi kita lihat, mungkin kita lihat antara 80-20% lah. 80% ada di Indonesia, 20% kita investasi di luar negeri," jelas Rosan, sebagaimana dikutip dari Antara, Sabtu (14/6/2025).

Rosan menjelaskan bahwa fokus utama investasi awal tetap berada di Indonesia. Hal ini didasari oleh potensi dan kebutuhan pembangunan yang masih sangat besar di berbagai sektor penting, demi mendukung target pertumbuhan ekonomi hingga 8%. Investasi di dalam negeri diharapkan mampu menggerakkan sektor riil, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara luas dan berkelanjutan.

"Investasi menjadi sangat penting dan menjadi salah satu ujung tombak untuk perekonomian, penciptaan lapangan pekerjaan, dan yang lain-lain," tegasnya.

Meskipun fokus utama di dalam negeri, Rosan menilai bahwa investasi di luar negeri juga memegang peranan krusial. Langkah ini penting untuk memperkuat posisi Danantara sebagai pemain global dan mendukung peningkatan nilai perusahaan dalam jangka panjang. Alokasi 20% modal untuk investasi internasional ini menjadi bukti visi Danantara untuk tidak hanya menjadi kekuatan di tingkat nasional, tetapi juga di panggung dunia.

Kabar gembira lainnya datang dari modal Danantara yang saat ini diperkirakan mencapai US$7 miliar, bersumber dari dividen yang masuk secara bertahap. Dengan modal ini, Danantara disebut mampu melakukan pengungkit (leverage) hingga lima kali lipat, yang setara dengan potensi dana investasi US$35 miliar per tahun.

Jika dihitung dalam jangka waktu lima tahun, potensi dana yang bisa digerakkan Danantara mencapai angka fantastis US$175 miliar. Dana sebesar ini akan dimanfaatkan untuk berbagai proyek investasi yang diharapkan dapat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Danantara pada Senin, 24 Februari 2025. Peluncuran badan yang dilakukan di Halaman Istana Kepresidenan tersebut bertujuan untuk mengelola investasi nasional.

"Peluncuran Danantara Indonesia hari ini memiliki arti yang sangat penting karena Danantara Indonesia bukan sekadar badan pengelola investasi melainkan harus menjadi instrumen pembangunan nasional yang akan mengoptimalkan cara kita mengelola kekayaan Indonesia," terang presiden kedelapan RI tersebut.

Danantara adalah kependekan dari Daya Anagata Nusantara. Menariknya, ketiga kata penyusun akronim tersebut punya makna masing-masing sebagaimana dijelaskan oleh Presiden Prabowo Subianto:

"Daya artinya energi, kekuatan. Anagata artinya masa depan. Nusantara adalah tanah air kita. Artinya, Danantara ini adalah kekuatan ekonomi, dana investasi, yang merupakan energi kekuatan masa depan Indonesia."

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara berperan mengonsolidasikan aset-aset pemerintah. Tujuannya agar aset-aset tersebut terintegrasi dan efisien sehingga bisa diterapkan untuk kebijakan investasi nasional.

Berdasar keterangan dari laman Portal Informasi Indonesia, nantinya, Danantara akan berjalan dengan acuan konsep yang digunakan oleh Temasek Holdings Limited, badan investasi milik Singapura. Peran Danantara disebut mirip dengan INA (Indonesia Investment Authority) yang resmi berdiri pada 2021 lalu. Hanya saja, cakupan Danantara lebih luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudiantara Ungkap Kasus Fraud eFishery dan Investree Buat Pendanaan Startup RI Anjlok

Rudiantara Ungkap Kasus Fraud eFishery dan Investree Buat Pendanaan Startup RI Anjlok

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 16:39 WIB

Pemanasan Global Hambat Upaya Pengendalian Polusi Udara, Mengapa Demikian?

Pemanasan Global Hambat Upaya Pengendalian Polusi Udara, Mengapa Demikian?

News | Jum'at, 13 Juni 2025 | 11:19 WIB

Pemerintah Gaet Investasi Hijau Rp300 Triliun Lewat Skema ESG

Pemerintah Gaet Investasi Hijau Rp300 Triliun Lewat Skema ESG

News | Jum'at, 13 Juni 2025 | 09:37 WIB

Terkini

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:40 WIB

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:07 WIB

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:58 WIB

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB

Sistem One Way Terus Berlangsung di Jalan Tol Trans Jawa

Sistem One Way Terus Berlangsung di Jalan Tol Trans Jawa

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:45 WIB

Lebaran 1447 H, PLN Siagakan 439 SPKLU di Jalur Jatim-Bali demi Keamanan & Kenyamanan Pemudik

Lebaran 1447 H, PLN Siagakan 439 SPKLU di Jalur Jatim-Bali demi Keamanan & Kenyamanan Pemudik

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:04 WIB