Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Prabowo di Singapura: Danantara Diminta "Jiplak" Kesuksesan Temasek!

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 16 Juni 2025 | 16:55 WIB
Prabowo di Singapura: Danantara Diminta "Jiplak" Kesuksesan Temasek!
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan harapannya agar Danantara, lembaga pengelola investasi strategis milik Indonesia, dapat meniru model dan kesuksesan Temasek Holdings.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan harapannya agar Danantara, lembaga pengelola investasi strategis milik Indonesia, dapat meniru model dan kesuksesan Temasek Holdings, raksasa investasi global asal Singapura

Hal itu diutarakan Prabowo dalam lawatannya ke Singapura pada Senin (16/6/2025).

Di hadapan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, Prabowo secara terbuka menyatakan keinginannya agar lembaga besutannya itu dapat meniru jejak sukses Temasek Holdings, perusahaan investasi negara Singapura yang mendunia.

Prabowo mengawali sambutannya dengan memaparkan kemajuan signifikan dari enam kelompok kerja sama ekonomi bilateral antara Indonesia dan Singapura.

Ia menyebutkan berbagai pencapaian, khususnya dalam pengembangan kawasan ekonomi khusus, serta di sektor pertanian, pariwisata, tenaga kerja, dan transportasi. Ini menunjukkan fundamental kuat yang menjadi landasan bagi kolaborasi yang lebih dalam.

Danantara dikabarkan tengah bersiap untuk menggebrak pasar saham dengan rencana buyback (pembelian kembali) saham bank-bank BUMN.
Danantara dikabarkan tengah bersiap untuk menggebrak pasar saham dengan rencana buyback (pembelian kembali) saham bank-bank BUMN.

Namun, titik fokus utama yang menarik perhatian adalah ketika Prabowo secara eksplisit menyebut nama Temasek.

"Kami menantikan kolaborasi yang erat antara Temasek dan Danantara di semua sektor, khususnya di bidang energi terbarukan, kawasan industri berkelanjutan, serta pengembangan wilayah Batam, Bintan, dan Karimun dalam sektor energi rendah karbon dan infrastruktur strategis," tutur Prabowo.

Pernyataan Prabowo yang menginginkan Danantara meniru Temasek bukan sekadar wacana. Ini adalah isyarat strategis bahwa pemerintah bertekad untuk menjadikan Danantara sebagai lokomotif investasi nasional yang agresif, profesional, dan berorientasi jangka panjang, layaknya Temasek yang telah berhasil mengakumulasi kekayaan negara Singapura melalui investasi cerdas di berbagai sektor global.

Temasek dikenal dengan model investasinya yang mandiri, berorientasi komersial, dan fokus pada pertumbuhan jangka panjang. Mereka berinvestasi pada perusahaan-perusahaan terkemuka di berbagai sektor, baik di dalam maupun luar negeri, dengan tujuan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

baca juga

Tak hanya itu Prabowo juga secara khusus menyampaikan pujian setinggi langit kepada Singapura yang telah bertahan sebagai investor nomor satu di Indonesia selama satu dekade terakhir.

"Singapura mungkin tetap menjadi investor utama kami. Dan tahun lalu, saya kira investasi dari Singapura mencakup sepertiga dari seluruh investasi asing langsung di Indonesia," sebut Prabowo.

Tak hanya mengapresiasi dalam angka, Prabowo juga menghaturkan terima kasih secara langsung kepada PM Wong, menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kolaborasi strategis ini. "Terima kasih atas kepercayaan yang Anda berikan kepada kami, dan kami ingin terus memperkuat kolaborasi dan kemitraan ini," imbuhnya.

Dalam data yang dirilis BKPM, Singapura diketahui menyumbang investasi paling besar selama kuartal I 2025, dengan jumlah investasi sebesar US$ 4,6 miliar atau sekitar Rp 74,5 triliun (kurs Rp 16.200). Posisi ini telah diduduki Singapura dalam waktu sekitar 10 tahun lamanya atau satu dekade terakhir.

Posisi kedua ditempati Hong Kong dengan nilai investasi sebesar US$ 2,2 miliar. Selanjutnya, posisi ketiga ada China dengan investasi sebesar US$ 1,8 miliar. Disusul Malaysia dengan investasi sebesar US$ 1 miliar dan Jepang dengan investasi US$ 1 miliar.

Sepanjang triwulan I 2025, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp 465,2 triliun. Dari jumlah tersebut, Penanaman Modal Asing (PMA) mengambil porsi sebesar Rp 230,4 triliun atau 49,5%.

Sementara itu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) memiliki porsi 50,5%, senilai Rp 234,8 triliun. Rosan menyebut kondisi tersebut tidak menandakan bahwa investasi asing menurun, tetapi lebih kepada PMDN yang meningkat jauh lebih tajam di awal tahun 2025 ketimbang PMA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo dan Lawrence Wong Saksikan Penandatanganan MoU Indonesia-Singapura, Berikut Daftarnya

Prabowo dan Lawrence Wong Saksikan Penandatanganan MoU Indonesia-Singapura, Berikut Daftarnya

News | Senin, 16 Juni 2025 | 16:26 WIB

10 Tahun Bertakhta sebagai Investor Nomor 1 di RI, Prabowo Beri Hormat ke Singapura

10 Tahun Bertakhta sebagai Investor Nomor 1 di RI, Prabowo Beri Hormat ke Singapura

Bisnis | Senin, 16 Juni 2025 | 16:16 WIB

Giant Sea Wall: Solusi Krisis Iklim atau Proyek Bisnis Raksasa?

Giant Sea Wall: Solusi Krisis Iklim atau Proyek Bisnis Raksasa?

Liks | Senin, 16 Juni 2025 | 16:07 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda

Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas

Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!

Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026

Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:28 WIB

Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya

Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:

Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi

Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat

3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:14 WIB

Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan

Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:12 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham

IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:11 WIB

×