Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bank Milik Pemerintah Iran Lumpuh, Diserang Hacker Israel

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 18 Juni 2025 | 16:53 WIB
Bank Milik Pemerintah Iran Lumpuh, Diserang Hacker Israel
Ilustrasi. Bank Sepah, salah satu bank milik pemerintah Iran, dilaporkan lumpuh total akibat serangan siber yang diklaim dilakukan oleh kelompok peretas

Bank Sepah, salah satu bank milik pemerintah Iran, dilaporkan lumpuh total akibat serangan siber yang diklaim dilakukan oleh kelompok peretas anti-pemerintah Iran, Gonjeshke Darande atau Predatory Sparrow. 

Suara.com - Kelompok yang diduga kuat memiliki kaitan dengan Israel ini mengklaim telah merusak data Bank Sepah sebagai respons atas dugaan pembiayaan aktivitas militer Iran oleh bank tersebut.

Serangan ini terjadi di tengah memanasnya hubungan antara Israel dan Iran, menyusul serangkaian serangan rudal yang saling dilancarkan kedua negara pekan lalu. Reuters melaporkan bahwa meskipun klaim serangan belum dapat diverifikasi secara independen, situs resmi Bank Sepah tidak dapat diakses sejak kemarin. Anak perusahaan bank tersebut di London juga belum memberikan tanggapan terkait insiden ini.

Media Israel melaporkan bahwa nasabah Bank Sepah mengalami kesulitan mengakses rekening mereka. Sementara itu, Gonjeshke Darande belum menanggapi pesan yang dikirimkan melalui media sosial.

Kelompok peretas ini bukan kali pertama muncul. Sebelumnya, Gonjeshke Darande pernah mengklaim bertanggung jawab atas serangan siber terhadap pabrik baja Iran pada tahun 2022 yang mengakibatkan kebakaran besar. Mereka juga dikaitkan dengan serangan siber berskala besar pada tahun 2021 yang melumpuhkan pom bensin di seluruh Iran.

Para ahli siber menilai serangan semacam ini tergolong sangat canggih dan biasanya hanya dapat dilakukan oleh aktor negara, bukan peretas biasa. Meskipun Israel tidak pernah secara resmi mengakui keterlibatannya dengan Gonjeshke Darande, media Israel seringkali menyebut kelompok ini sebagai entitas yang terkait dengan Tel Aviv.

Insiden ini menyoroti dimensi baru dalam konflik antara Iran dan Israel, di mana medan pertempuran tidak hanya terjadi di darat dan udara, tetapi juga di ranah siber yang semakin canggih. Perkembangan lebih lanjut mengenai pemulihan sistem Bank Sepah dan investigasi terhadap serangan ini masih dinanti.

Sebelumnya, kilang minyak terbesar di Israel, Bazan, mengumumkan pada Senin (16/6/2025) malam waktu setempat bahwa seluruh operasionalnya di Pelabuhan Haifa telah ditutup sepenuhnya. 

Keputusan ini menyusul kerusakan parah yang diakibatkan oleh serangan rudal Iran, yang juga menewaskan tiga karyawan perusahaan.

baca juga

Mengutip Xinhua, Selasa (17/6/2025) serangan fajar tersebut memicu kebakaran besar di kompleks strategis Bazan. Rekaman video menunjukkan kobaran api yang melahap fasilitas tersebut, dan hingga kini, tim pemadam kebakaran masih berjuang untuk memadamkan api yang membara.

Dalam pengajuan dokumen kepada Bursa Efek Tel Aviv, Bazan menyatakan, "Pembangkit listrik yang bertanggung jawab atas sebagian produksi uap dan listrik yang digunakan oleh fasilitas-fasilitas grup itu mengalami kerusakan yang signifikan, disertai dampak-dampak lainnya."

Lebih lanjut, perusahaan menegaskan, "Pada saat ini, semua fasilitas kilang dan anak perusahaan telah ditutup." Bazan saat ini tengah meninjau tingkat kerusakan dan dampaknya terhadap operasional, serta mencari cara terbaik untuk mengatasi situasi krisis ini. Insiden ini diperkirakan akan memiliki dampak signifikan terhadap pasokan energi di Israel.

Israel diketahui melancarkan serangan udara mendadak pada Jumat pagi (13/6/2025) yang menyasar komando militer Iran dan fasilitas nuklirnya. Pemerintah Israel menyatakan operasi militer ini akan terus ditingkatkan dalam beberapa hari mendatang.

Sebagai respons, Iran berjanji akan membalas dengan keras dan menyebut tindakan Israel sebagai pemicu konfrontasi terbesar dalam sejarah hubungan kedua negara. Iran bahkan mengancam akan "membuka gerbang neraka" sebagai bentuk balasan.

Iran menolak untuk membuka negosiasi gencatan senjata dengan Israel. Menurut seorang pejabat yang mengetahui komunikasi diplomatik tersebut, Teheran telah menyampaikan kepada mediator Qatar dan Oman bahwa perundingan hanya bisa dilakukan setelah Iran merespons serangan Israel.

"Iran memberi tahu mediator Qatar dan Oman bahwa mereka hanya akan melakukan negosiasi serius setelah Iran menyelesaikan tanggapannya terhadap serangan pendahuluan Israel," kata pejabat itu kepada Reuters, Minggu (15/6/2025), dengan syarat anonim karena sensitivitas isu ini.

Pejabat tersebut menegaskan bahwa Iran tidak bersedia membuka pembicaraan damai selagi masih berada di bawah tekanan militer. "Mereka tidak akan berunding saat diserang," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Rekomendasi Pinjaman Bank Digital Cair Cepat, Tanpa Perlu Agunan dan Syarat Mudah

8 Rekomendasi Pinjaman Bank Digital Cair Cepat, Tanpa Perlu Agunan dan Syarat Mudah

Tekno | Rabu, 18 Juni 2025 | 16:22 WIB

Kabur ke Prancis, Warga Israel Diteriaki 'Free Palestine'

Kabur ke Prancis, Warga Israel Diteriaki 'Free Palestine'

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 16:15 WIB

Hidup di Pengasingan, Ini Sosok Putra Mahkota Iran yang Serukan Perlawanan Gulingkan Rezim Khamenei

Hidup di Pengasingan, Ini Sosok Putra Mahkota Iran yang Serukan Perlawanan Gulingkan Rezim Khamenei

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 16:06 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×