Hidup di Pengasingan, Ini Sosok Putra Mahkota Iran yang Serukan Perlawanan Gulingkan Rezim Khamenei

Bangun Santoso

Rabu, 18 Juni 2025 | 16:06 WIB
Hidup di Pengasingan, Ini Sosok Putra Mahkota Iran yang Serukan Perlawanan Gulingkan Rezim Khamenei
Sosok Reza Pahlevi, mantan Putra Mahkota Iran. (bidik layar video)

Suara.com - Di tengah panasnya peperangan antara Iran dengan Israel, mendadak muncul sosok Reza Pahlevi yang menyerukan perlawanan terhadap rezmi Ali Khamenei di Teheran.

Diketahui, Reza Pahlevi adalah mantan putra mahkota dari Shah Iran yang digulingkan dalam revolusi Islam pada tahun 1979 di negara itu.

Reza Pahlevi menyatakan, orang-orang biasa di Iran yang menentang rezim pemerintah di negara itu telah 'dibangkitkan kembali' oleh serangan Israel. Di mana serangan itu disebutnya telah menewaskan sejumlah petinggi militer di negara itu.

"Republik Islam telah mencapai akhir dan sedang dalam proses keruntuhan. Khamenei, seperti tikus yang ketakutan, telah bersembunyi di bawah tanah dan telah kehilangan kendali atas situasi. Apa yang telah dimulai tidak dapat diubah lagi. Masa depan cerah, dan bersama-sama, kita akan melewati perubahan tajam dalam sejarah ini," ujar Reza Pahlevi dalam unggahannya di X (dulu Twitter).

Ia juga menyebut bahwa semua warga negara yang tak berdaya yang telah dirugikan dan menjadi korban hasutan dan delusi Khamenei. Selama bertahun-tahun, ia menyatakan telah berusaha mencegah api peperangan di Iran.

"Aparat represif rezim itu mulai runtuh. Yang dibutuhkan sekarang adalah pemberontakan nasional untuk mengakhiri mimpi buruk ini untuk selamanya," kata Pahlevi.

"Sekaranglah saatnya untuk bangkit; saatnya untuk merebut kembali Iran. Mari kita semua maju—dari Bandar Abbas ke Bandar Anzali, dari Shiraz ke Isfahan, dari Tabriz ke Zahedan, dari Mashhad ke Ahvaz, dari Shahr-e Kord ke Kermanshah—dan mengakhiri rezim ini," tambah dia.

Sosok Reza Pahlevi

Reza Pahlevi lahir di Teheran, Iran pada 31 Oktober 1960. Saat itu ia bergelar Putra Mahkota Iran atau Crown Prince of Iran. Ia meninggalkan negaranya pada 1978 dan menempuh pendidikan di Amerika Serikat atau setahun sebelum pecah revolusi Islam Iran.

baca juga

Sejak saat itu ia tak pernah kembali ke negaranya hingga saat ini.

Sebagai seorang pangeran muda, Reza Pahlavi dipersiapkan untuk menggantikan ayahnya. Ia mengenyam pendidikan di Iran sebelum dikirim ke Amerika Serikat untuk pelatihan sebagai pilot jet tempur. Namun, takdir berkata lain. Revolusi 1979 tidak hanya mengakhiri 2.500 tahun monarki Persia, tetapi juga mengubah total jalan hidupnya.

Setelah ayahnya wafat di Mesir pada tahun 1980, Reza Pahlavi, pada usia 20 tahun, mendeklarasikan dirinya sebagai "Shah Iran" di pengasingan, sebuah gelar simbolis yang menegaskan posisinya sebagai kepala Dinasti Pahlavi.

Visi Politik: Iran yang Sekuler, Demokratis, dan Referendum

Berbeda dari citra seorang monarkis absolut, Reza Pahlavi secara konsisten mengadvokasikan sistem pemerintahan yang demokratis dan sekuler untuk Iran di masa depan. Visi utamanya adalah:

1. Transisi Damai: Ia menyerukan pembangkangan sipil tanpa kekerasan dan persatuan nasional untuk melumpuhkan rezim dari dalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: MUI Dukung Israel Serang Iran, Sebut Syiah Kafir Halal Dimusnahkan, Benarkah?

CEK FAKTA: MUI Dukung Israel Serang Iran, Sebut Syiah Kafir Halal Dimusnahkan, Benarkah?

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 14:16 WIB

Sri Mulyani: Geopolitik Memanas, Bank Sentral Dunia Dihadapkan Dilema Suku Bunga

Sri Mulyani: Geopolitik Memanas, Bank Sentral Dunia Dihadapkan Dilema Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 13:46 WIB

Menperin Sebut Perang Iran-Israel Bisa Bikin Industri Dalam Negeri Kocar-kacir

Menperin Sebut Perang Iran-Israel Bisa Bikin Industri Dalam Negeri Kocar-kacir

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 12:43 WIB

Iran-Israel Saling Serang, Harga Minyak Dunia Lompat Tinggi Lagi

Iran-Israel Saling Serang, Harga Minyak Dunia Lompat Tinggi Lagi

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 08:27 WIB

Bandara Ditutup, 42 WNI Ziarah Terjebak di Israel: Begini Upaya Evakuasi

Bandara Ditutup, 42 WNI Ziarah Terjebak di Israel: Begini Upaya Evakuasi

Video | Rabu, 18 Juni 2025 | 01:35 WIB

Perang Iran-Israel Bikin Sri Mulyani Was-was, Kenapa?

Perang Iran-Israel Bikin Sri Mulyani Was-was, Kenapa?

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 18:17 WIB

Ajak Indonesia Boikot Produk Zionis, Dubes Iran: Kami Hanya Membela Diri dari Agresi Israel

Ajak Indonesia Boikot Produk Zionis, Dubes Iran: Kami Hanya Membela Diri dari Agresi Israel

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 18:06 WIB

Terkini

Financial Anxiety: Saat Memikirkan Uang Lebih Melelahkan dari Mencari Uang

Financial Anxiety: Saat Memikirkan Uang Lebih Melelahkan dari Mencari Uang

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 17:45 WIB

SAR Perluas Pencarian 129 Penumpang KM Virgo Transport 8

SAR Perluas Pencarian 129 Penumpang KM Virgo Transport 8

Foto | Kamis, 17 September 2026 | 17:42 WIB

Tren Aplikasi Ringkasan Buku: Solusi Hemat Waktu atau Ancaman Daya Kritis?

Tren Aplikasi Ringkasan Buku: Solusi Hemat Waktu atau Ancaman Daya Kritis?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 17:40 WIB

Akui Data Bansos Belum Akurat, Mensos Janji Tuntaskan Aduan Warga dalam Sepekan

Akui Data Bansos Belum Akurat, Mensos Janji Tuntaskan Aduan Warga dalam Sepekan

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:37 WIB

Daftar Penerima MBG Dirombak, 1.653 Sekolah Dicoret!

Daftar Penerima MBG Dirombak, 1.653 Sekolah Dicoret!

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:36 WIB

Soal Beras Fortifikasi Palsu: Pakar UGM Sebut Tak Bisa Dibedakan dengan Mata dan Lidah

Soal Beras Fortifikasi Palsu: Pakar UGM Sebut Tak Bisa Dibedakan dengan Mata dan Lidah

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:32 WIB

Draf Regulasi Tak Kunjung Diproses Setneg, Natalius Pigai Mengaku Sudah Hopeless

Draf Regulasi Tak Kunjung Diproses Setneg, Natalius Pigai Mengaku Sudah Hopeless

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:25 WIB

Pembahasan RUU Pemilu Masih Tahap Awal, DPR Tegaskan Belum Ada Keputusan

Pembahasan RUU Pemilu Masih Tahap Awal, DPR Tegaskan Belum Ada Keputusan

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:20 WIB

Prabowo Silakan KPK Tindak Anak Buah, Jubir Sebut Korupsi Mencekik Pelayanan Publik

Prabowo Silakan KPK Tindak Anak Buah, Jubir Sebut Korupsi Mencekik Pelayanan Publik

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:17 WIB

Review Film Once We Were Us: Ternyata Cinta Saja Tak Selalu Cukup

Review Film Once We Were Us: Ternyata Cinta Saja Tak Selalu Cukup

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 17:15 WIB

×