Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pesawat Putar Balik, Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan ke Doha

Achmad Fauzi

Selasa, 24 Juni 2025 | 17:58 WIB
Pesawat Putar Balik, Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan ke Doha
Ilustrasi: Pesawat Garuda Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia menghentikan sementara penerbangan ke Doha, Qatar, menyusul penutupan ruang udara oleh otoritas penerbangan Qatar.

Keputusan ini imbas situasi geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah, setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke pangkalan militer Amerika Serikat yang berlokasi di Qatar.

Direktur Niaga dan Bisnis Garuda Indonesia, Ade R. Susardi, menjelaskan bahwa penutupan ruang udara tersebut terjadi secara mendadak dan diberlakukan pada malam hari, sehingga pesawat Garuda yang tengah mengudara menuju Doha terpaksa kembali ke Indonesia.

"Ya kan airspace-nya ditutup tadi malam. Kemarin kan sama Qatar airspace ditutup, tapi kita diinformasinya pesawat udah terbang," ujar Ade saat ditemui di Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (24/6/2025).

Serangan Iran ke pangkalan militer AS di Qatar (X)
Serangan Iran ke pangkalan militer AS di Qatar (X)

Ade menuturkan, setelah menerima pemberitahuan resmi dari otoritas penerbangan Qatar, pihak Garuda segera menginstruksikan kokpit untuk memutar balik pesawat yang sudah lepas landas menuju Doha.

Pesawat tersebut akhirnya mendarat di Bandara Kualanamu, Medan, untuk pengisian bahan bakar, sebelum kembali terbang ke Jakarta.

"Karena udah terbang yaudah dikasih tahu ke kokpit, terus balik lagi deh pesawatnya. Terus balik tadi malam, mendarat Kualanamu, di Medan, segala macam, isi bensin baru dibawa ke Jakarta," kata Ade.

Garuda Indonesia memutuskan untuk menghentikan operasional rute Jakarta–Doha selama kurang lebih satu minggu.

Selama periode penghentian sementara ini, tim operasional Garuda akan terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait potensi pembukaan kembali ruang udara Qatar.

baca juga

"Jadi kita saat ini kita memang akan melihat situasinya. Sementara kita akan stop dulu sekitar satu minggu sambil memperhatikan tetap ya. Jadi tim kita akan memonitor situasi segala macam. Pada saat itu dia dikatakan mungkin udah lebih baik. Both side-nya pasti kita akan terbang lagi," imbuh Ade.

Sebelumnya, Iran melancarkan serangan rudal ke pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di Qatar pada Senin, 23 Juni 2025. Setidaknya dalam serangan tersebut, ada enam rudal yang ditembakkan dan ledakannya terdengar di Doha.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menerangkan, serangan tersebut diarahkan ke Al-Udeid. Ini merupakan salah satu pangkalan udara militer di barat daya Doha, Qatar yang juga dikenal sebagai bandara Abu Nakhlah.

Pangkalan ini menampung Angkatan Udara Qatar, Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF), Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF), dan pasukan asing lainnya. Al-Udeid juga menjadi menjadi markas besar Komando Pusat AS.

Al-Udeid menampung markas besar Komando Pusat AS dan ribuan personel Amerika, yang berfungsi sebagai apa yang disebut Garda sebagai "aset strategis terbesar tentara teroris Amerika di kawasan Asia Barat."

Fasilitas tersebut menjadi markas besar Komando Pusat AS dan berfungsi sebagai pusat operasi Amerika di seluruh kawasan, termasuk misi di Irak, Suriah, dan Afghanistan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhirnya Garuda Indonesia Dapat Dana Segar Rp 6,6 Triliun dari Danantara, Buat Apa?

Akhirnya Garuda Indonesia Dapat Dana Segar Rp 6,6 Triliun dari Danantara, Buat Apa?

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 17:03 WIB

Amerika Serang Iran, Maskapai Tutup Rute Penerbangan Timur Tengah

Amerika Serang Iran, Maskapai Tutup Rute Penerbangan Timur Tengah

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 12:03 WIB

Lagi, Pesawat Mendarat Darurat Imbas Isu Bom, TNI Lakukan Tindakan Darurat

Lagi, Pesawat Mendarat Darurat Imbas Isu Bom, TNI Lakukan Tindakan Darurat

Bisnis | Minggu, 22 Juni 2025 | 10:04 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×