Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Amerika Serang Iran, Maskapai Tutup Rute Penerbangan Timur Tengah

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 23 Juni 2025 | 12:03 WIB
Amerika Serang Iran, Maskapai Tutup Rute Penerbangan Timur Tengah
Ilustrasi pesawat (Pixabay)

Suara.com - Maskapai penerbangan komersial di seluruh dunia membatalkan rute penerbangannya di kawasan Timur Tengah. Hal ini dikarenakan usai Amerika Serikat menyerang Iran.

Salah satu maskapai Singapore Airlines (SIAL.SI) yang paling terkenal menunda penerbangan rute di kawasan Timur Tengah. Sebab, situasi yang panas terhadap agresi Israel dan Iran yang "tidak pasti" sehingga bisa membahayakan penerbangan.

Padahal, rute Timur Tengah menjadi lebih penting untuk penerbangan antara Eropa dan Asia sejak wilayah udara Rusia dan Ukraina ditutup karena perang. Apalagi; situs web pelacakan penerbangan FlightRadar24 menunjukkan ruang kosong di atas Iran, Irak, Suriah, dan Israel yang tidak dilalui oleh pesawat.

Selain itu, maskapai, Air France KLM (AIRF.PA) mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka membatalkan penerbangan ke dan dari Dubai dan Riyadh pada hari Minggu dan Senin. Hal itu juga dikuti oleh British Airways, yang dimiliki oleh IAG ICAG.L juga membatalkan penerbangan ke dan dari Dubai dan Doha untuk hari Minggu.

Mereka masih meninjau situasi, katanya dalam sebuah pernyataan pada Minggu malam, ketika ditanya tentang penerbangan selanjutnya. Serangan rudal dan pesawat nirawak di sejumlah zona konflik yang terus bertambah menimbulkan risiko tinggi bagi lalu lintas penerbangan.

Apalagi, sebuah organisasi yang memantau risiko penerbangan, Safe Airspace, situs web yang dikelola oleh OPSGROUP, memperingatkan pada hari Minggu bahwa serangan AS terhadap situs nuklir Iran dapat meningkatkan ancaman bagi operator Amerika di wilayah tersebut.

Beberapa hari sebelum serangan AS, American Airlines (AAL.O) menangguhkan penerbangan ke Qatar dan United Airlines (UAL.O) melakukan hal yang sama dengan penerbangan ke Dubai.

Maskapai penerbangan juga khawatir tentang potensi lonjakan harga minyak setelah serangan AS, yang akan meningkatkan biaya bahan bakar jet.

Sementara itu, Israel meningkatkan penerbangan untuk membantu para pelancong yang terlantar di dalam dan luar negeri.

Otoritas Bandara negara itu mengatakan bahwa apa yang disebut penerbangan penyelamatan ke negara itu akan diperluas pada hari Senin dengan 24 penerbangan sehari. Meskipun, setiap penerbangan akan dibatasi hingga 50 penumpang.

Maskapai penerbangan Israel El Al pada hari Minggu mengatakan telah menerima permohonan untuk meninggalkan negara itu dari sekitar 25.000 orang dalam waktu sekitar satu hari.

Sebagai informasi, Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap tiga fasilitas nuklir di Iran, memicu lonjakan ketegangan geopolitik yang segera berdampak pada prospek ekonomi global, terutama harga minyak dan gas.

Para analis memperingatkan bahwa inflasi bisa meningkat kembali, dan harga minyak duniahampir pasti akan melonjak. Harga minyak diperkirakan naik sekitar USD 5 per barel saat pasar dibuka Minggu malam waktu AS.

"Kami memperkirakan harga minyak $80 pada pembukaan," ujar Andy Lipow dari Lipow Oil Associates, seperti dikutip dari CNN, Senin (23/6/2025).

Sejak Agustus 2024, harga minyak AS sebagian besar berada di kisaran USD 60 hingga USD 75 per barel dan belum menyentuh level USD 80 sejak Januari lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Serang Iran, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus USD 100 per Barel

AS Serang Iran, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus USD 100 per Barel

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 07:44 WIB

Siapa Heinz von Foerster? Ilmuan AS yang Prediksi Kiamat 13 November 2026

Siapa Heinz von Foerster? Ilmuan AS yang Prediksi Kiamat 13 November 2026

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 21:49 WIB

Viral Timeline Kiamat usai Amerika Serang Iran, 'Imam Mahdi' jadi Trending

Viral Timeline Kiamat usai Amerika Serang Iran, 'Imam Mahdi' jadi Trending

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 21:38 WIB

Terkini

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB