Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jepang Butuh 3 Bulan Turunkan Harga Beras

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 26 Juni 2025 | 11:53 WIB
Jepang Butuh 3 Bulan Turunkan Harga Beras
Ilustrasi beras [freepik.com]

Suara.com - Jepang akhirnya menurunkan harga berasnya yang sebelumnya melambung tinggi. Adapun, harga beras rata-rata di Jepang turun di bawah 4.000 yen per 5 kilogram untuk pertama kalinya dalam sekitar tiga setengah bulan menjadi 3.920 yen.

Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mencatat penurunan ini dikarenakan dengan peningkatan distribusi stok yang kemungkinan membantu harga mulai stabil Selama tujuh hari hingga 15 Juni.

Harga beras rata-rata yang dijual di supermarket di seluruh negeri turun 256 yen per 5 kg dari minggu sebelumnya, turun ke kisaran 3.000 yen untuk pertama kalinya sejak minggu yang berakhir pada 2 Maret.

Menteri Pertanian Shinjiro Koizumi mengatakan kepada wartawan bahwa penurunan tersebut sebagian disebabkan oleh pelepasan cadangan beras tambahan, dengan menyatakan bahwa "pesan yang jelas dari pemerintah terbukti efektif," katanya dilansir Japan Today, Rabu (25/6/2025).

Sementara itu, pangsa pasar beras campuran, termasuk beras cadangan, naik 6 poin persentase menjadi 50 persen.

Perdana Menteri Shigeru Ishiba telah berjanji untuk menurunkan harga eceran rata-rata 5 kg beras ke kisaran 3.000 yen pada akhir Juni.

Tahun lalu, sebuah rumah tangga mengonsumsi 60,20 kg beras, menurut data belanja konsumen pemerintah. Bahkan setelah penurunan terakhir, harga beras rata-rata tetap hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Harga konsumen inti Jepang pada bulan Mei naik 3,7 persen dari tahun sebelumnya, menandai kenaikan terbesar dalam lebih dari dua tahun, dengan harga beras mencetak rekor baru untuk bulan kedelapan berturut-turut dengan lonjakan 101,7 persen karena kekurangan pasokan.

Sementara itu, pada hari Senin, langkah-langkah diberlakukan untuk melarang penjualan kembali beras yang dibeli di toko eceran guna memastikan bahwa konsumen memiliki akses ke beras dengan harga yang stabil.

Berdasarkan larangan tersebut, mereka yang menjual beras dengan harga lebih tinggi dari yang mereka bayarkan menghadapi hukuman satu tahun penjara atau denda hingga 1 juta yen, atau keduanya.

Sebelumnya, Harga beras di Jepang telah mencapai rekor tertinggi selama lima bulan berturut-turut. Biaya rata-rata beras yang dijual kepada pedagang grosir oleh koperasi pertanian dan lainnya naik 69% pada Januari dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kementerian Pertanian Jepang mengatakan harga rata-rata 60 kilogram beras di semua merek mencapai 25.927 yen atau sekitar Rp2,8 juta. Harga tersebut naik sekitar 8 dolar dari Desember, dan merupakan harga tertinggi sejak 2006.

Berdasarkan varietasnya, harga beras premium Nanatsuboshi dari Hokkaido meningkat 88%year-on-year (yoy). Diikuti oleh beras Akitakomachi dari Prefektur Akita, yang naik 80%, dan beras Hitomebore dari Prefektur Iwate yang naik 67%.

Sementara harga beras Koshihikari dari Prefektur Niigata berada di kisaran 48.300 yen (Rp5,2 juta) hingga 48.500 yen (Rp5,3 juta) per 60 kilogram per 26 Februari. Harga ini sedikit berubah dari bulan sebelumnya, menurut firma riset pasar beras Beikoku Databank.

Kementerian mengaitkan lonjakan harga tersebut dengan persaingan di antara pembeli untuk mengamankan pasokan. Pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk melepaskan beras dari stoknya guna menstabilkan distribusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Jaksa Ikut Urusi Pangan

Ketika Jaksa Ikut Urusi Pangan

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 11:24 WIB

Selamat Tinggal Striker Timnas Indonesia dari Liga Jepang, Zahra Muzdalifah Selesai di Cerezo Osaka

Selamat Tinggal Striker Timnas Indonesia dari Liga Jepang, Zahra Muzdalifah Selesai di Cerezo Osaka

Bola | Rabu, 25 Juni 2025 | 16:50 WIB

5 Fakta Menarik Watashi no Otto to Kekkon Shite, Dibintangi Takeru Satoh

5 Fakta Menarik Watashi no Otto to Kekkon Shite, Dibintangi Takeru Satoh

Your Say | Rabu, 25 Juni 2025 | 10:11 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB