Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Harga Rumah dan Tanah di Sekitaran Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi dan Kuningan

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 02 Juli 2025 | 19:30 WIB
Harga Rumah dan Tanah di Sekitaran Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi dan Kuningan
Warga berjalan melewati kawasan Transport Hub Dukuh Atas, Jakarta, Selasa (30/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi, dan Kuningan menjadi area – area sentral penghubung kawasan perkantoran di DKI Jakarta. Ketiga stasiun ini merupakan stasiun paling sibuk di Jakarta selama hari – hari kerja. Dengan krusialnya peran stasiun tersebut, harga rumah dan tanah di sekitar stasiun Dukuh Atas, Setiabudi, dan Kuningan pun meroket.

Melansir siaran resmi situs rumah 123, kehadiran dan pengembangan infrastruktur transportasi publik seperti LRT Jabodebek, LRT Jakarta, dan MRT Jakarta terbukti mendorong minat masyarakat terhadap permintaan properti di kawasan sekitar stasiun. Berdasarkan data terbaru dari Rumah123, tren permintaan properti di area terdampak pengembangan transportasi ini terus menunjukkan pertumbuhan positif, khususnya pada kuartal I 2025.

Dukuh Atas, Setiabudi, dan Kuningan masuk dalam Area 1 dalam pengembangan sistem transportasi LRT di DKI Jakarta. Pertumbuhan minat permintaan properti di Area 1 naik 4,2 persen. Penambahan minat ini juga sejalan dengan pertumbuhan harga yang melonjak 4,8 persen.

Minat masyarakat terhadap properti di sekitar jaringan LRT Jabodebek mengalami lonjakan signifikan sejak kuartal III 2023. Berdasarkan catatan Rumah123, permintaan meningkat tajam di beberapa area strategis, terutama Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Depok. Pada waktu itu, kenaikan dipicu dengan mulai beroperasinya LRT Jabodebek dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap kemudahan akses ke pusat kota.

Memasuki pertengahan tahun 2024, tren pertumbuhan yang semula agresif mulai bergerak ke arah yang lebih stabil. Data kuartal I 2025 menunjukkan minat permintaan terhadap properti di sekitar kawasan jalur LRT Jabodebek masih tumbuh dengan laju yang lebih terkendali.

Dari sisi pertumbuhan median harga, kenaikan terjadi pada kuartal IV 2024, yang mengindikasikan adanya jeda waktu antara pergerakan sentimen positif masyarakat yang perlahan mempengaruhi kenaikan harga.

Daftar Harga Rumah

Melansir situs Rumah 123, harga rumah di Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi, dan Kuningan sangat tinggi. Rumah di kawasan Sudirman, hanya sejengkal dari hub Dukuh Atas dan Setiabudi dengan luas tanah 214 m2 dan luas bangunan 300 m2 dijual seharga Rp13 miliar. Rumah tersebut berada di kawasan komersil ibu kota. Rumah mewah tersebut memiliki sembilan kamar tidur dengan dua kamar mandi.

Untuk rumah yang lebih sederhana dengan luas tanah 144 m2 dan luas bangunan 180 m2 dijual dengan harga selangit, Rp3,2 miliar. Rumah ini memiliki halaman depan yang luas, halaman samping, dan belakang. Bagian dalamnya terdiri dari empat kamar tidur dan empat kamar mandi. Anda harus siapkan uang Rp15 jutaan untuk angsuran pembelian rumah ini per bulannya, dengan tenor 20 tahun. Untuk tenor 15 tahun, angsurannya mencapai Rp19 jutaan.

Ada lagi rumah tua di kawasan Jalan Jenderal Sudirman yang cocok untuk usaha dengan harga Rp5 miliar. Luas tanahnya 166 m2 dan luas bangunan 250 m2. Di dalamnya terdapat delapan kamar tidur dan tiga kamar mandi.

Temuan paling mahal adalah rumah di kawasan Plaju dengan harga Rp99 miliar. Rumah ini super strategis karena berdekatan dengan Stasiun Dukuh Atas, Sudirman, Thamrin, Grand Indonesia, dan BNI City. Luas tanahnya 575 m2 dengan luas bangunan 200 m2. Kemudian, rumah tersebut dilengkapi dengan 4 kamar tidur dan 2 kamar mandi.

Beralih sekitar 7 km dari Sudirman, ada kawasan Kuningan yang juga tak kalah tajir melintir. Rumah – rumah elite dijual dengan harga di atas Rp16 miliar. Sebagai contoh rumah dengan luas tanah 600 m2 dan banguan 400-an m2 dibanderol Rp16 miliar. Fasilitasnya 5 kamar tidur dan 3 kamar mandi. Rumah di kawasan yang sama dengan luas tanah 300 m2 dan luas bangunan 515 m2 dipatok Rp26 miliar. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah dan Tanah di Sekitar LRT dan MRT Jakarta Laris Manis, Permintaan Meroket!

Rumah dan Tanah di Sekitar LRT dan MRT Jakarta Laris Manis, Permintaan Meroket!

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 14:43 WIB

Mulai Rp 300 Ribu Per Jam, 3 Rekomendasi Lapangan Mini Soccer Paling Murah di Jakarta

Mulai Rp 300 Ribu Per Jam, 3 Rekomendasi Lapangan Mini Soccer Paling Murah di Jakarta

Bola | Minggu, 22 Juni 2025 | 10:36 WIB

3 Rekomendasi Lapangan Futsal Paling Murah di Jakarta Selatan, Cuma Rp 15 Ribuan Per Jam

3 Rekomendasi Lapangan Futsal Paling Murah di Jakarta Selatan, Cuma Rp 15 Ribuan Per Jam

Bola | Minggu, 22 Juni 2025 | 09:34 WIB

Bukan MBR, Bukan Sultan: Bagaimana Kelas Menengah Bisa Punya Rumah di Jakarta?

Bukan MBR, Bukan Sultan: Bagaimana Kelas Menengah Bisa Punya Rumah di Jakarta?

Video | Sabtu, 21 Juni 2025 | 09:00 WIB

Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Siap Bantu Bali Bangun MRT, Tapi ...

Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Siap Bantu Bali Bangun MRT, Tapi ...

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 18:28 WIB

Pramono Bakal Tambah Lagi Rute Transjabodetabek, Kini Bekasi-Dukuh Atas

Pramono Bakal Tambah Lagi Rute Transjabodetabek, Kini Bekasi-Dukuh Atas

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 20:04 WIB

Terkini

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 21:40 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB