Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Di Tengah Seruan Boikot! Anak Haji Isam Borong Saham KFC Senilai Rp54 Miliar

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 04 Juli 2025 | 16:56 WIB
Di Tengah Seruan Boikot! Anak Haji Isam Borong Saham KFC Senilai Rp54 Miliar
Ilustrasi. Di tengah seruan boikot, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), emiten yang menaungi waralaba KFC Indonesia, secara mengejutkan melepas 15 persen saham PT Jagonya Ayam Indonesia (JAI) kepada perusahaan afiliasi keluarga crazy rich Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad, alias Haji Isam.

Suara.com - Di tengah seruan boikot, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), emiten yang menaungi waralaba KFC Indonesia, secara mengejutkan melepas 15 persen saham PT Jagonya Ayam Indonesia (JAI) kepada perusahaan afiliasi keluarga crazy rich Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad, alias Haji Isam.

Perusahaan yang kini memiliki porsi di JAI itu adalah PT Shankara Fortuna Nusantara. Dan yang bikin heboh, salah satu pemegang saham utamanya adalah anak Haji Isam sendiri, Liana Saputri, yang tercatat menggenggam 45 persen saham Shankara Fortuna Nusantara. Sisanya dipegang oleh Putra Rizky Bustaman (45 persen) dan Bani Adityasuny Ismiarso (10 persen).

Menukil dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/7/2025), FAST menjual 41.877 lembar saham baru Seri A, atau sekitar 15 persen saham JAI, dengan nilai transaksi mencapai Rp54,44 miliar.

"Setara dengan 15 persen dari seluruh saham yang telah diterbitkan oleh JAI," tulis Manajemen Fast Food, dalam keterangan resminya.

Meskipun sebagian saham telah beralih tangan, Fast Food menegaskan bahwa mereka masih menjadi pengendali utama JAI dengan kepemilikan saham sebesar 55 persen. Ini berarti Fast Food tetap akan menikmati keuntungan dari efisiensi harga pasokan daging ayam dan olahan daging ayam dari JAI yang terintegrasi.

Tak hanya itu, FAST juga tetap akan menerima sebagian keuntungan dari usaha peternakan ayam terintegrasi JAI yang mencakup seluruh rantai pasok: mulai dari perkebunan, pabrik pakan, penetasan ayam, pembesaran ayam, rumah potong ayam, hingga industri pengolahan daging ayam.

"Adapun dengan pelaksanaan Transaksi, dapat membuka ruang bagi pelibatan pihak lain dalam memperluas daya saing, kegiatan operasional ataupun kemampuan finansial JAI," imbuhnya.

Manajemen Fast Food menjelaskan, transaksi strategis ini membuka peluang besar bagi pelibatan pihak lain untuk meningkatkan daya saing, kegiatan operasional, dan kemampuan finansial JAI. Ini juga merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendukung ekspansi dan kelancaran operasional KFC ke depan.

Pengalihan saham ini diharapkan dapat memperkuat struktur pendanaan JAI, mendukung pertumbuhan bisnis, pengembangan jaringan usaha, dan mempercepat pelaksanaan proyek-proyek strategis yang telah direncanakan.

Dengan struktur kepemilikan yang baru ini, JAI diharapkan dapat lebih fleksibel dan efisien dalam menjalankan kegiatan usahanya, namun tetap sejalan dengan visi dan arah strategis Fast Food sebagai pengendali.

"Dengan struktur kepemilikan yang baru, diharapkan fleksibilitas dan efisiensi dalam menjalankan kegiatan usaha JAI dapat lebih ditingkatkan, namun tetap sejalan dengan visi dan arah strategis Perseroan sebagai pengendali dari JAI," pungkas manajemen.

Asal tahu saja, gerakan boikot terhadap KFC terjadi karena anggapan bahwa KFC memiliki afiliasi dengan Israel dan mendukung tindakan Israel terhadap Palestina. Di Indonesia, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) yang mengelola KFC, mengalami kerugian signifikan akibat boikot ini, termasuk penurunan penjualan dan penutupan beberapa gerai. Meskipun demikian, KFC Indonesia menegaskan bahwa mereka adalah perusahaan lokal yang sepenuhnya dimiliki oleh warga negara Indonesia dan tidak mendukung Israel.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi HP Murah Anyar, Tecno Spark 40 Bawa Fast Charging 45 W

Jadi HP Murah Anyar, Tecno Spark 40 Bawa Fast Charging 45 W

Tekno | Jum'at, 04 Juli 2025 | 15:08 WIB

Xiaomi Pad 7S Pro Resmi Meluncur, Usung Chip Baru Xring 01 dan Fast Charging 120 Watt

Xiaomi Pad 7S Pro Resmi Meluncur, Usung Chip Baru Xring 01 dan Fast Charging 120 Watt

Your Say | Senin, 30 Juni 2025 | 17:57 WIB

Spesifikasi Power Bank Magnetic Innergie Qi2 45W, Dilengkapi Tiga Mode Fast Charging

Spesifikasi Power Bank Magnetic Innergie Qi2 45W, Dilengkapi Tiga Mode Fast Charging

Tekno | Jum'at, 27 Juni 2025 | 22:02 WIB

Terkini

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:12 WIB

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 14:59 WIB

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:44 WIB

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:35 WIB

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB