Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Beda Nasib! Warga Korea Terima Bansos Rp4,7 Juta, Indonesia Cuma Rp300 Ribu dan Beras

Chandra Iswinarno, Rina Anggraeni

Senin, 07 Juli 2025 | 12:02 WIB
Beda Nasib! Warga Korea Terima Bansos Rp4,7 Juta, Indonesia Cuma Rp300 Ribu dan Beras
Ilustrasi bendera Korea Selatan. Pemerintah Korsel akan memberikan bantuan sosial (bansos) kepada warganya jutaan rupiah. [Unsplash/Stephanie Nakagawa]

Suara.com - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) akan mulai mendistribusikan bantuan tunai kepada seluruh warga negaranya mulai 21 Juli mendatang.

Program ini merupakan bagian dari langkah stimulus ekonomi guna mendorong daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global.

Kebijakan ini menyusul persetujuan Kabinet atas anggaran tambahan sebesar 23,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp389 triliun yang telah disahkan oleh Majelis Nasional Korea pada Jumat lalu.

Program bansos ini menjadi komponen utama dari anggaran tambahan pertama di bawah kepemimpinan Presiden Lee Jae-myung.

Dalam skema bantuan tersebut, setiap warga negara Korea Selatan yang berdomisili di dalam negeri pada 18 Juni akan menerima bantuan tunai satu kali sebesar 150.000 won atau setara dengan Rp1,7 juta.

Mengutip Korea Herald, bantuan tambahan juga diberikan berdasarkan tingkat pendapatan.

Individu dalam rumah tangga hampir miskin dan keluarga dengan orang tua tunggal akan memperoleh 300.000 won atau sekitar Rp3,5 juta.

Sementara penerima tunjangan hidup dasar akan mendapatkan bantuan senilai 400.000 won atau sekitar Rp4,7 juta.

Untuk mendukung pembangunan yang merata, warga yang tinggal di luar wilayah metropolitan Seoul, termasuk Provinsi Gyeonggi dan Incheon, akan mendapatkan tambahan sebesar 30.000 won.

baca juga

Warga yang bermukim di 84 komunitas pedesaan dan nelayan yang masuk dalam daftar wilayah dengan penurunan populasi signifikan juga akan menerima tambahan 50.000 won.

Secara prinsip, warga negara asing dikecualikan dalam program ini. Namun, penduduk tetap, imigran yang menikah dengan warga lokal, serta individu yang diakui sebagai pengungsi, tetap termasuk dalam daftar penerima manfaat.

Penyaluran bantuan, yang disebut sebagai kupon konsumsi, akan berlangsung selama delapan minggu hingga 12 September.

Warga dapat memilih metode penerimaan, yakni melalui kartu kredit atau debit, kartu prabayar, maupun sertifikat hadiah dari pemerintah daerah.

Pemerintah Korsel juga telah menjadwalkan pembayaran putaran kedua antara 22 September hingga 31 Oktober.

Pada tahap ini, tambahan 100.000 won akan diberikan kepada 90 persen penerima dari kelompok pendapatan terbawah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Legislator PDIP Soroti Dugaan Bank Persulit Pencairan Bansos: Sejak 2018, Masalah Masih Berulang

Legislator PDIP Soroti Dugaan Bank Persulit Pencairan Bansos: Sejak 2018, Masalah Masih Berulang

News | Senin, 07 Juli 2025 | 06:13 WIB

Dana Bansos Dipakai Judi Online? Mensos Gus Ipul: Kita Coret, Gitu Aja

Dana Bansos Dipakai Judi Online? Mensos Gus Ipul: Kita Coret, Gitu Aja

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 18:24 WIB

550 Ribu Rekening Bansos Terindikasi Judol! PPATK Kejar Penerima dan Modus Jual Beli Rekening

550 Ribu Rekening Bansos Terindikasi Judol! PPATK Kejar Penerima dan Modus Jual Beli Rekening

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 16:14 WIB

Terkini

Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO

Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:28 WIB

Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M

Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:27 WIB

DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas

DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:27 WIB

RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham

RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:39 WIB

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:56 WIB

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:55 WIB

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:38 WIB

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB

PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus

PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:06 WIB