Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emiten Tekstil Indonesia Berguguran, Asia Pacific Fibers (POLY) Tutup Permanen Pabrik Karawang!

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 22 Juli 2025 | 08:04 WIB
Emiten Tekstil Indonesia Berguguran, Asia Pacific Fibers (POLY) Tutup Permanen Pabrik Karawang!
Ilustrasi. Emiten tekstil raksasa, PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY), secara mengejutkan mengumumkan penutupan permanen pabriknya di Karawang. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Industri tekstil dalam negeri kembali berduka. Emiten tekstil raksasa, PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY), secara mengejutkan mengumumkan penutupan permanen pabriknya di Karawang.

Langkah pahit ini menjadi alarm keras bagi sektor padat karya yang tengah terseok-seok di tengah badai lesunya permintaan dan gempuran impor tekstil murah.

Dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/7/2025), POLY mengaku sudah tak sanggup lagi menghadapi tekanan maha berat. Lesunya permintaan produk industri, baik dari pasar domestik maupun mancanegara, ditambah dengan maraknya serbuan tekstil impor dengan harga yang jauh lebih kompetitif, membuat POLY harus angkat tangan dan mengibarkan bendera putih untuk fasilitas produksinya di Karawang.

Manajemen POLY menjelaskan, keputusan sulit ini diambil setelah menghadapi berbagai tantangan bisnis yang bertubi-tubi. Kelebihan kapasitas global di industri tekstil, kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat (AS) yang memberatkan, hingga kenaikan harga bahan baku menjadi deretan faktor eksternal yang menghimpit perusahaan.

Di dalam negeri, POLY juga mengeluhkan ketidakpastian kebijakan pemerintah, seperti penerapan bea anti-dumping dan revisi peraturan importasi yang belum juga sesuai harapan di luar negeri. Ini menunjukkan betapa kompleksnya permasalahan yang dihadapi produsen tekstil lokal.

"Oleh karena itu, perusahaan akan mendeklarasikan penutupan permanen unit produksi ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk merevisi proyeksi bisnisnya berdasarkan operasi pabrik Kaliwungu-Kendal di masa mendatang," terang Manajemen POLY.

Manajemen POLY juga telah berupaya keras menyelesaikan restrukturisasi utang dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) demi mencapai kesepakatan akhir atas perbaikan proposal yang diajukan. Namun, proses ini ternyata membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan.

Meskipun perusahaan terus berupaya menjaga dan memelihara fasilitas produksi pabrik kimia dan serat di Karawang agar suatu saat dapat dioperasionalkan kembali, biaya pemeliharaan fasilitas unit produksi tersebut ternyata sangat tinggi.

"Penghentian produksi yang berlangsung lebih dari enam bulan membuat operasionalisasi kembali fasilitas unit produksi kami di Karawang menjadi tidak layak secara teknis dan komersial," imbuhnya, membeberkan alasan pragmatis di balik penutupan ini.

Penutupan unit produksi di Karawang ini tentu saja akan berdampak signifikan pada pendapatan penjualan POLY di tahun 2025 dan tahun-tahun berikutnya. Karenanya, perseroan berencana merevisi proyeksi keuangannya sesuai dengan keterbatasan operasional sebagai dampak penutupan unit produksi Karawang ini.

Fokus kini beralih ke Pabrik Kaliwungu-Kendal. Perseroan akan segera meninjau ulang dan mereposisi kembali produk-produk dan faktor pendukung lainnya yang ada di unit produksi tersebut. Manajemen juga bertekad untuk meneruskan proses restrukturisasi yang sedang berlangsung, demi mencapai kesepakatan dengan para kreditur dan investor. Harapannya, mereka bisa mendapatkan pendanaan untuk meningkatkan produksi di Kaliwungu.

"Keputusan ini sangat penting bagi keberlanjutan usaha di masa depan dan perseroan meminta dukungan dan kerjasama dari semua pihak terkait dan pemangku kepentingan," pungkas Manajemen POLY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun, Pakar Hukum Sebut Putusan Hakim 'Ngaco'! Kenapa?

Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun, Pakar Hukum Sebut Putusan Hakim 'Ngaco'! Kenapa?

News | Senin, 21 Juli 2025 | 18:21 WIB

Babak Baru Kasus Gula Impor: Tom Lembong Bersiap Banding, Bagaimana Sikap Kejagung?

Babak Baru Kasus Gula Impor: Tom Lembong Bersiap Banding, Bagaimana Sikap Kejagung?

News | Senin, 21 Juli 2025 | 17:37 WIB

Emiten Grup Salim ICBP Bakal Raup Berkah dari Kesepakatan Baru Tarif Trump

Emiten Grup Salim ICBP Bakal Raup Berkah dari Kesepakatan Baru Tarif Trump

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 16:04 WIB

Terkini

MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah

MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:56 WIB

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:57 WIB

Indonesia Tak Bisa Ekspor Listrik ke Singapura Tahun Ini, Airlangga Bongkar Alasannya

Indonesia Tak Bisa Ekspor Listrik ke Singapura Tahun Ini, Airlangga Bongkar Alasannya

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:24 WIB

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:59 WIB

Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi

Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:44 WIB

Purbaya Target Defisit APBN 1,8-2,4 Persen di 2027

Purbaya Target Defisit APBN 1,8-2,4 Persen di 2027

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:43 WIB

Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana

Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:19 WIB

Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi

Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:11 WIB

Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor

Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:01 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana

Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:45 WIB