PTPN I Proyeksi Tanam 50 Ribu Hektare Tanaman Kelapa

Iwan Supriyatna

Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:01 WIB
PTPN I Proyeksi Tanam 50 Ribu Hektare Tanaman Kelapa
Ilustrasi Kelapa. (Pixabay/nipananlifestyle)

Suara.com - Mendukung Ketahanan Pangan Nasional, PTPN I berencana mengembangkan komoditas kelapa dengan proyeksi mencapai 50 ribu hektare.

Komoditas baru pada Subholding Supporting Co PTPN Group ini akan memanfaatkan lahan cadangan milik PTPN I.

Lahan tersebut tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tenggara.

Aksi tanam pohon kelapa ini dirancang sebagai program jangka menengah yang akan dimulai September 2025.

Proyeksi ini disampaikan Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas di Jakarta, Jumat (25/7/25). Ia mengatakan, Program Ketahanan Pangan Nasional yang digelorakan Presiden Prabowo Subianto tidak hanya soal beras, minyak goreng, dan gula putih, tetapi beberapa bahan pangan pendukung lainnya yang juga perlu untuk diakselerasi.

"Mungkin ada yang beranggapan, kedaulatan pangan itu hanya berfokus pada beras, minyak goreng, dan gula putih saja. Padahal, ada juga bahan pangan pendukung lainnya yang perlu untuk diciptakan ekosistemnya, termasuk hilirisasi komoditas kelapa sehingga stok bahan pangan tersebut dapat mencukupi kebutuhan masyarakat dengan harga yang stabil. Itulah mengapa kami mengambil prakarsa untuk mengembangkan komoditas kelapa. Sebab, kita tahu ketergantungan konsumsi kita terhadap kelapa cukup tinggi," kata Teddy.

Teddy juga menjelaskan, kuliner khas Nusantara cenderung menyukai makanan dengan cita rasa gurih yang diperoleh dari bahan kelapa.

Ia menyebut makanan khas Padang yang sangat terkenal di seluruh pelosok, bahkan di luar negeri, dengan dominan menggunakan bumbu santan kelapa.

Demikian juga masakan khas daaerah lainnya dan aneka penganan lain. Fakta itu menjawab tentang permintaan kelapa yang tinggi.

baca juga

Sementara, pengelolaan dan pengembangan kebun kelapa rakyat belum sepenuhnya berjalan dengan baik dalam memenuhi kebutuhan.

"Secara kasat mata, kita bisa lihat di masyarakat betapa permintaan bahan kelapa cukup tinggi. Misalnya kuliner Nusantara yang identik dengan cita rasa bumbu santan kelapa dalam olahan makanan, seperti makanan Padang atau makanan khas daerah lainnya. Karena itu, PTPN I melihat peluang usaha yang prospek terhadap komoditas kelapa ini, sekaligus mendukung program ketahanan pangan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tambah Teddy.

Meskipun demikian, rencana pengembangan komoditas kelapa PTPN I ini memerlukan kajian secara komprehensif.

Teddy menyampaikan, program pengembangan komoditas kelapa telah dirancang dan dikerjakan oleh Divisi Teknis Terkait PTPN I serta menggandeng lembaga riset independen, baik dalam kajian studi kalayakan sampai teknis budi daya yang mutakhir.

"Proyeksi pengembangan komoditas kelapa ini akan dikaji secara komprehensif sehingga target dan tujuan program ini tepat sasaran, khususnya dalam hal ketahanan pangan dan keberlanjutan usaha PTPN I. Untuk mendukung kajian tersebut, kami akan menggandeng lembaga riset independen," tutup Teddy.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Perusahaan PTPN I Aris Handoyo menegaskan, rencana pengembangan komoditas kelapa pada lahan cadangan PTPN I akan melalui proses kajian yang komprehensif, sehingga memenuhi aspek-aspek lingkungan, sosial kemasyarakatan, dan kepatuhan terhadap regulasi (ESG, Environmental, Social, and Governance).

"Lahan cadangan kami cukup luas dan tersebar di beberapa provinsi yang menjadi wilayah kerja PTPN I. Program ini diawali dengan proses kajian yang komprehensif sehingga terpenuhi aspek ESG, yakni aspek regulasi, aspek lingkungan, aspek kebermanfaatan, dan aspek keberlanjutan. PTPN I berharap, program ini bisa berjalan dengan baik sehingga mendukung program kertahanan pangan dan stabilitas harga pangan Nasional,” tegas Aris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan Amran Sebut Ada Peluang Emas Ekspor CPO RI ke AS usai Kesepakatan Tarif

Mentan Amran Sebut Ada Peluang Emas Ekspor CPO RI ke AS usai Kesepakatan Tarif

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2025 | 16:19 WIB

PTPN I Tunjukkan Strategi SDM sebagai Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan

PTPN I Tunjukkan Strategi SDM sebagai Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Minggu, 13 Juli 2025 | 11:30 WIB

Dikeluhkan Warga, Pramono Minta Air PAM di Pulau Kelapa Dibenahi: Sebenarnya Simpel, tapi...

Dikeluhkan Warga, Pramono Minta Air PAM di Pulau Kelapa Dibenahi: Sebenarnya Simpel, tapi...

News | Jum'at, 04 Juli 2025 | 14:18 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×