Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Shell Rugi Rp 456 Miliar Akibat Volatilitas Harga Minyak

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Minggu, 27 Juli 2025 | 14:15 WIB
Shell Rugi Rp 456 Miliar Akibat Volatilitas Harga Minyak
Suasana di SPBU Shell Mampang Prapatan, Jakarta, Sabtu (1/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Shell diperkirakan akan melaporkan laba yang lebih rendah dalam beberapa bulan terakhir. Perusahaan raksasa energi ini terus berjuang melawan volatilitas harga minyak dan berupaya mengembalikan uang tunai kepada para pemegang sahamnya.

Perusahaan yang terdaftar di FTSE 100 ini diperkirakan akan melaporkan laba yang disesuaikan sebesar 3,74 miliar dolar AS untuk kuartal kedua. Angka ini menurun tajam dibandingkan dengan 6,29 miliar dolar AS yang dihasilkan pada periode yang sama tahun lalu.

Dilansir The Independent, ini berarti perusahaan menghasilkan laba sebesar 9,3 miliar dolar AS untuk paruh pertama tahun 2025. Para analis memperkirakan perusahaan mengalami kerugian sebesar 28 juta dolar AS atau sekitar Rp456 miliar untuk kuartal ini, dari laba sebesar 1,1 miliar dolar AS pada tahun sebelumnya.

Hal ini terjadi di tengah fluktuasi harga minyak dalam beberapa bulan terakhir di tengah lingkungan geopolitik yang tidak menentu. Harga anjlok ke level terendah dalam empat tahun pada bulan April menyusul pengumuman tarif oleh Presiden AS Donald Trump, yang meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya perang dagang global.

Shell kini memperkirakan produksi akan berada pada kisaran 900.000 hingga 940.000 barrel setara minyak per hari (boed). Angka ini sedikit disesuaikan dari panduan sebelumnya yang diberikan dalam laporan kuartal pertama, yakni 890.000 hingga 950.000 boed.

Produksi LNG diperkirakan akan mencapai 6,4 juta hingga 6,8 juta metrik ton, turun tipis dari rentang sebelumnya yakni 6,3 juta hingga 6,9 juta ton. Meski koreksi ini tergolong moderat, Shell tidak memberikan penjelasan rinci mengenai alasan penyesuaian ini. Seorang juru bicara Shell menolak memberikan komentar saat dimintai keterangan lebih lanjut.

Perusahaan yang dikenal sebagai pedagang LNG terbesar di dunia ini juga memperkirakan hasil perdagangan gas terintegrasi akan "jauh lebih rendah" dibandingkan kuartal pertama.

Sementara itu, Shell menaikkan batas bawah panduan output untuk divisi hulu yang berfokus pada minyak menjadi 1,66 juta hingga 1,76 juta boed, dari panduan sebelumnya 1,56 juta hingga 1,76 juta boed. Namun, divisi ini diperkirakan akan mencatatkan kerugian sekitar 200 juta dolar AS akibat penghapusan biaya eksplorasi.

Di divisi pemasaran, laba disesuaikan diperkirakan akan lebih tinggi pada kuartal kedua dibanding kuartal pertama, meski volume penjualan diproyeksikan sedikit lebih rendah, yakni 2,6 juta hingga 3 juta barrel per hari (bpd), turun dari proyeksi sebelumnya 2,6 juta hingga 3,1 juta bpd.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Harga BBM di SPBU Shell, BP, dan Vivo Hari Ini (Update 14 Juli 2025)

Daftar Harga BBM di SPBU Shell, BP, dan Vivo Hari Ini (Update 14 Juli 2025)

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 09:42 WIB

Menteri ESDM Bahlil Usul ke DPR ICP 2026 di Kisaran 60 sampai 80 Dolar AS per Barel

Menteri ESDM Bahlil Usul ke DPR ICP 2026 di Kisaran 60 sampai 80 Dolar AS per Barel

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 08:02 WIB

Setelah Naik Tinggi Imbas Perang Iran-Israel, Harga Minyak Dunia Akhirnya Stabil

Setelah Naik Tinggi Imbas Perang Iran-Israel, Harga Minyak Dunia Akhirnya Stabil

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 07:41 WIB

Terkini

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:54 WIB

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:40 WIB

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:11 WIB

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:49 WIB

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:57 WIB

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:22 WIB

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:16 WIB

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:56 WIB